Senin, 16 Mei 2011

fanfict ONKEY - BROKE UP

“kita…kita putus” kata jinki


Eh??


“putus??” ulang ku, menatap jinki tak percaya


“ne..” jinki mengangguk


“wae?” Tanya ku lagi


“aku bosan…aku rasa kita tak cocok lagi..terima kasih atas slama ini kibum..annyeong” jinki mengangguk singkat kemudian berbalik pergi..


Tunggu..


Aku tak mengerti..


Bukankah slama ini aku sudah mencurahkan sgala kasih sayang dan waktuku untukmu???


Saat kau lelah aku salalu ada disampingmu


Saat kau butuh pertolongan aku membantumu


Saat kau tak bisa tidur dan kesepian aku menemanimu


Saat kau sedih aku menghapus airmatamu


Apalagi yang kurang??


Aku tak pernah marah atau protes atau kesal atas perlakuanmu


Saat kau tak membalas pesan atau telpon ku aku hanya diam


Saat kau tak dating di kencan kita aku tak marah


Saat kau lupa ulang tahun ku aku bersikap seperti biasa


Saat kau tak menemaniku saat aku sedih atau kesepian aku tak kesal


Bahkan saat kau bersama yeoja lain, hati ini tak hancur


Apa lagi yang kurang??


Apa??


Kini..kurasakan hatiku sakit..hatiku hancur berkeping keeping..


Ah, apakah kau meninggalkanku karna yeoja yang kulihat bermesraan bersama mu 3hari yang lalu itu??


Kalau bisa aku ingin berteriak marah padamu..


Ingin memakimu..


Ingin membunuhmu..


Tapi AKU MENCINTAIMU DAN AKU TAK BISA MEMBENCIMU KARNA ITU


Tolong


Tolong lihat aku jinki!!!


Tatap aku!!!


Katakan semua ini bohong!!


Tolong..tolonglah, kumohon jangan tinggalkan aku jinki !!!


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Sakit..


Sangat sakit saat perpisahan itu dating..


Sangat sakit saat cinta itu memilih untuk pergi, tak lagi tumbuh dan bersemi diantara keduanya..


Meratapi nasib tak ada gunanya, hanya pedih dan derita yang tersisa..


Lalu, apakah kita bia menyebut hal ini sebagai takdir??


Takdir yang hanya diketahui oleh sang khalik..karna takdir lah yang bisa memisahkan segalanya..


“mianhae…jongmal mianhae” sedu sedan jinki saat menapaki halaman rumahnya..


Jujur ia menyesali keputusan yang diambilnya..sangat menyesal malah..mencampakkan seseorang yang begitu berharga dan berarti untuknya layaknya manusia yang tak punya hati..sungguh ia menyesalinya..


Tapi..


Ini semua karna..


TAKDIR


ARGGGHHH


Jinki berteriak histeris,,kedua tangannya langsung mencengkram erat kepalanya yang serasa mau meledak..sakit..sampai ke ubun ubun dan semua bagian otaknya, tak peduli itu otak besar maupun otak kecilnya..bahkan kini jinki berguling guling ditanah, kesakitan, sementara kakinya mulai menghentak hentakkan tanah…tak kuasa menahan sakitnya..tak kuasa menahan takdir ini..tak berdaya menerima semua ini..argh..jangan lagi..hentikan..tolong hentikan…sakit..sangat sakit..tanpa aba aba darah segar mulai mengalir dari hidung bangirnya yang indah..dan menjadi pemandangan yang menyedihkan saat darah itu bercampur airmata yang mengalir di pipi kemudian jatuh ke tanah..


ARRGGGHHH


Berteriak lebih keras saat sakit itu dating lagi..bahkan lebih dari tadi..jinki mulai membentur benturkan kepalanya di tanah,,berharap sakit itu hilang..berharap rasa sakit itu lenyap..


TAKDIR


Inilah yang memaksanya untuk menjadi iblis pada kibum..meninggalkannya..mencampakkanya…menduakan cintanya…karna takdirnya akan berakhir tak lama lagi…


Im so sorry but I love you


 +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Aku masih disini..


Masih berada ditempat tadi…


Masih menatap kosong lurus kedepan…


ketika cinta hendak beranjak pergi,…pasti ia akan meninggalkan luka,….dalam dan memedihkan…merah dan berdarah..,busuk dan bernanah,…aku sangat ingin berkata pada cinta,…agar ia tetap berada disampingku,…mengukir hati seperti dulu,….mengulum senyum malu-malu,…tapi, cinta berkata padaku,…"aku sudah lelah,perlu dunia baru..” 


ya…itu benar..cinta telah meninggalkanku..


tak da yang bisa kulakukan untuk menghalangi kepergiannya..kecuali..menangis..


Karena airmata adalah satu satunya cara bagaimana mata berbicara ketika bibir tak mampu menjelaskan apa yg telah membuat perasaanmu terluka 


Ya..saat ini aku terluka…terluka karna cinta…


Hati ini masih bertanya Tanya kenapa jinki pergi walaupun aku sudah tau alasannya..apaka ini yang disebut penolakan?? Atau pemberontakan?? Atau ketidak adilan??


Molla…yang aku tau, aku telah jatuh…jatuh kedalam lubang yang paling dalam..tesesat tanpa arah...gelap tanpa penerangan..karna penunjuk itu telah pergi..karna cahaya itu telah pergi…


Ya..ia telah pergi…


++++++++++++++++++++++++++


“bertahanlah nak” isak nyonya lee saat berlari larian dikoridor rumah sakit..menyusul ranjang pasien yang juga melajudi koridor yang sama, didorong para perawat..jinki masih meronta ronta…kemeja soft bluenya kini telah bercampur tanah, darah dan keringat..entah sudah berapa lama ia menahan rasa sakit itu…


“maaf nyonya…anda silahkan tunggu disini” kata perwat saat mereka telah memasuki kamar pemeriksaan..


“tapi aku ibunya” isak nyonya lee lagi..


“kami tau nyonya…tapi ini sudah peraturannya..” kata perawat lagi, menutup pintu itu tepat didepan nyonya lee..meinggalkan nyonya lee yang kini telah bersandar di pilar rumah sakit yang kokoh..menangisi keadaan putra semata wayangnya itu..


“umma tau sakitnya nak…bertahanlah” doa sang ibu…


+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Tap


Tap


Tap


Akhirnya kaki ini melangkah juga..meskipun tanpa arah..masih dengan tatapan kosong..bagaikan zombie..bagaikan perahu tanpa nahkoda..


Tap


Tiba tiba langkahku terhenti…


Tempat ini..


Bukankah ini tempat saat pertama kali kita bertemu??



Sama..masih sama seperti dulu…bahkan pohon sakura ini masih tumbuh dengan indahnya..air sungai yang mengalir dibawah jembatan kecil ini, masih jernih seperti dulu…


Aku masih ingat…

dulu aku hampir terjatuh dari jembatan ini karna terlalu bersemangat saat ingin melihat sungai di bawah sana..untungnya ada kau jinki, makanya aku masih hidup sampai sekarang..kau mengulurkan tanganmu, berteriak padaku untuk meraihnya..dengan takut takut aku meraih tanganmu..tapi tak sampai..aku pasrah, kalau memang ini ajalku..namun kau tak menyerah, kau membungkukkan badanmu, mengulurkan tanganmu lagi..berteriak dengan muka merah agar aku mencobanya lagi..”jangan menyerah”katamu..aku yang tengah terisak, mencoba lagi meraih tanganmu..hupp. dapat..segera kau menarikku keatas..perlahan kurasakan tubuhku mulai terangkat dan bruuuk, aku jatuh tepat diatas badanmu..kau tampak kelelahan, keringat bercucuran diwajahmu..kemudian kau menarikku ke dekapan mu, mengusap kepalaku lembut berusaha menenangkanku…aku masih terisak dipelukanmu..aku mengucapkan terima kasih padamu..dan sejak hari itu aku menyukaimu…pahlawanku..dan ternyata gayung bersambut, kau juga menyukaiku dan bahkan menyatakannya padaku..kau tau jinki, hari itu ku jadikan sebagai hari yang sangat penting bagiku, karna akhirnya cintaku terbalas..


namun tak kusangka..kini semua berakhir begitu saja..kenapa aku menangis lagi…hati ini sakit jinki ah..benarkah?? benarkah kau meninggalkanku karna orang yang dulu pernah ku lihat bersama mu?? Benarkah kau berpaling dari ku?? Benarkah jinki ah???? Haruskah aku mempercayai semuanya, bahwa kau takkan kembali lagi padaku??


Apakah ini takdirku??


+++++++++++++++++++++++++++


Dirumah sakit, tampak dokter dan perawat berlalu lalang di depan kamar operasi..seorang wanita separuh baya tampak menangis hebat diruang tunggu..memanggil manggil nama putra nya..


“kita mulai operasinya tuan lee” perintah dokter dan segera operasi pun dimulai..


+++++++++++++++++++++++++


Kibum ah..


Kau tau..


Aku sengaja berlaku kejam padamu setelah aku tau bahwa takdir ku ternyata kelam..tanpa harapan..


Kibum ah..


Kau tau..


Aku masih mencintaimu..


Aku divonis kanker otak..stadium 4…


Kau tau, saat pertama kali yang terpikir saat aku mendengar ini adalah kamu…bagaimana caranya aku memberitahu mu bahwa aku akan mati dalam waktu dekat ?? bahwa aku akan meninggalkanmu selamanya??


Tapi, aku tak ingin membuatmu susah karna kondisiku ini…biarlah aku yang menanggungnya sendiri..karna itulah aku memutuskan untuk membuatmu meninggalkanku..aku tak dating saat kita kencan..aku tak dating saat ulang tahunmu..bahkan aku bersandiwara berselingkuh dengan sepupuku..aku hanya berharap kau meninggalkanku..


Namun, bisa kulihat bahwa kau benar benar mencintaiku..buktinya kau tetap bersikap biasa saja padaku bahkan setelah mengetahui semua kejahatanku padamu..kau tetap disisiku seperti kibum yang biasanya, yang penuh cinta..


Sungguh aku berterima kasih padamu atas cintamu yang tulus padaku..tapi maaf, aku tak pantas lagi menerimanya..makanya, aku memutuskanmu..meninggalkanmu…biarkanlah aku sendiri..


Aku tau ini memang egois..


Tapi..


Maafkan aku kibum ah..ini semua karna aku begitu mencintaimu..mengertilah aku ne??


Ah baby..temukanlah cinta yang baru..temukanlah cinta yang benar benar mengertimu..cinta yang takkan meninggalkanmu lagi..cinta yang takkan pernah membuatmu menagis lagi..cinta yang akan slalau membuatmu hangat…ok??


Annyeong kibum ah…


PPPIIIIIIIIIIIIIPPPPPPPPPPPPPPPPP


“dokter, kita kehilangan pasien” teriak perawat, membuat dokter panik..dan membuat seorang ibu diluar sana menangis histeris..


++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Jinki ah..


Kau tau..


Jika memang itu keputusanmu, aku akan mencoba menerimanya walaupun pahit…


Terima kasih kau telah mengenalkan cinta padaku..cinta tak hanya mengenal kata senang suka dan bahagia..tapi juga mengenal sakit pedih dan siksa..


Jinki ah..


Saat ini, aku berdiri di sini..di tempat kenangan kita kau ingat??


Jinki ah..


Kau tau..


Seberapa kejamnya kau padaku, sampai detik ini tak melunturkan cintaku padamu..


Jinki ah..


kau tau, aku hampa tanpa dirimu..tak berarti tanpamu..


Jinki ah..


Jika aku terjatuh lagi, akankah kau mengulurkan tanganmu lagi dan berusah payah menarikku??


Annyeong jinki ah..


BYYUUUURRR


“tolong..ada orang jatuh” teriak seorang yeoja muda


+++++++++++++++++++++++++++


Skali lagi..takdir jua lah yang menentukan semuanya…


Takdir jua lah yang kembali mempertemukan kedua sejoli itu di alam baka..


Haruskah kita berterima kasih pada takdir??




THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar