Senin, 16 Mei 2011

fanfict ONKEY - NOW WE...sekuel of CONFESSION

PIIIPP

PIIPPP

"cepat siapkan alat pacu jantung" triak dokter sohn..beberapa perawat tampak berlarian panik mengambil peralatan yang akan digunakan..

"satu..dua..tiga"

buuukk

masih belum ada reaksi..

"skali lagi..satu..dua..tiga" printah dokter sohn

buuukk

PIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIPP

bunyi panjang itu mengakhiri segalanya...diikuti ratapan seseorang..

"ANDWAEEEE...APPAAA"

ya....lee yesung telah kembali kepada Nya..


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“selamat jalan lee yesung…selamat jalan..semoga kau tenang di sisi Nya..amiin” pendeta mengakhiri doanya *mian,author g tw aslinya gmn*

Seerrrrr

Hujan yang turun membasahi bum semakin deras..para pelayat berbaju hitam mulai meninggalkan pemakaman itu…menyisakan beberapa orang yang masih setia disitu…

“umma..ayo pulang..umma harus istirahat” bujuk daesung, merangkul bahu kecil ummanya..ryeowook yang tampak kacau mengangguk lemah…ia melingkarkan tangannya di pinggang daesung..masih lemah..lemah karna yesung meninggalkannya untuk selamanya…

“jinki??” panggil daesung, menoleh pada jinki yang tengah duduk di sebelah makam yesung

“duluan saja hyung..aku masih mau disini” kata jinki, sedikit mengeraskan suaranya agar terdengar di tengah hujan yang deras ini…

“kau bisa sakit nak” khawatir ryeowook yang kini telah beranjak dari sisi daesung, memegang pundak anaknya

“taka pa umma..aku bisa memakai payung ini” kata jinki, memaksakan senyuman, walaupun yang tercipta senyuman getir..

Ryeowook memandang anaknya itu, mengecup kepala anaknya dan kembali memegang daesung..ia begitu rapuh sekarang..sebenarnya ia masih ingin disisi yesung, tapi daesung memaksanya pulang..annyeong nae sarang..

Jinki menatap lagi nisan yesung…

“appa” panggil jinki

“maaf..maaf aku tak bisa menepati janjiku..maaf appa” isak jinki, menggenggam tanah kubur appanya..

“maafkan aku tak bisa membawa pulang kibum..maaf appa”

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“kibum ah” panggil joongki

“kibum ah”

“ah..ne honey?”

Joongki tersenyum kemudian merengkuh tubuh anaenya itu..mendekapnya erat dari belakang..

“apa yang kau pikirkan?” Tanya joongki, menyandarkan dagunya di bahu kibum..

“nothing” jawab kibum, menoleh pada joongki

“memikirkan jinki kah??”

“ti..tidak..aku tak memikirkannya” bantah kibum segera, memalingkan wajahnya dari joongki..

Joongki tersenyum..ia tau betul anaenya ini slalu memikirkan jinki..kadang ia mendapati kibum tengah memandang foto jinki..ia cemburu jelas..tapi ia memakluminya, karna ia pernah merasakan hal yang sama saat chae rim *author eksis x)* meninggalkannya dulu…prasaan kehilangan..prasaan sakit karna dikhianati..prasaan benci ..namun ia tak bisa membencinya, karna ia terlalu mencintainya..

Joongki melepaskan dekapannya, membalikkan tubuh kibum, memegang pipi tirus kibum…

“honey..jujurlah pada dirimu sendiri..” kata joongki

“kalau kau memang masih mencintainya a…”

Grebb

“aku tak mencintainya lagi..aku hanya mencintaimu..jangan pernah menyebut namanya lagi” bentak kibum dalam pelukan joongki…badannya bergetar..joongki menghela nafasnya, mengelus punggun kibum lembut..aku hanya tak ingin melihatmu menderita kibum ah…

+++++++++++++++++++++++++++++++

“hyuung, aku tak bisa’ tolak jinki

“hyung mohon..hyung juga tak bisa mengurus semuanya sendiri..kau cukup memimpin satu perusahaan..ayo lah jinki a” pinta daesung

Jinki memandang daesung..hyungnya itu sekarang kurusan..apa karna kelelahan??

“baiklah hyung” jinki mengiyakan permintaan daesung…ia berjanji tak kan mengecewakan appa nya dan keluarganya lagi..ia kan memulai segalanya..dari awal

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“yoogeun macuk dulu mommy..bye bye” yoogeun berjingkrak jingkrak senang…

Kibum tak memperhatikan sebuah motor yang melaju kencang sampai

CKKKKIIIIIIT

BRAAAAKK

“YOOGEUN AH” teriak kibum saat melihat tuguh aegyanya melambung anggun kemudian jatuh bersimbah darahm..berlari menyongsong aegya nya dengan airmata berlinang..mendekap tubuh mungil yang tak sadarkan diri itu, tak mempedulikan dirinya yang juga bersimbah darah

“YOOGEUN AH..BANGUN NAK” histerisnya

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Tap taap tap

‘yoogeun ah” isak kibum sembari menelusuri koridor rumah sakit dengan yoogeun di ranjang pasien..

“maaf anda tidak boleh masuk” larang seorang perawat

“TAPI IA ANAKKU” histeris kibum, menatap berang perawat yang melarangnya

“KIBUM AH” panggil joongki berlari menyongsong kibum

“joongki” kibum mendekap joongki erat..menumpahkan tangisannya disana..

“yoogeun ah..yoogeun” isak kibum terbata..

Joongki mendekap kibum lebih erat, mengusap punggung anaenya

“aku..aku lengah..aku bodoh..” kibum menyalahkan dirinya atas kecelakaan yoogeun..bagaimana seorang ibu bisa lengah akan anaknya?? Bagaimana seorang ibu bisa membiarkan aegyanya terluka??

“maaf apa anda keluarga korban??” Tanya perawat

“iya..aku ibunya..kami orangtuanya..bagaimana keadaan anakku??” Tanya kibum segera

“anak anda kekurangan darah..persediaan darah rumah sakit kebetulan sedang kosong..”

“apaa?? Andwaee” pekik kibum histeris..golongan darahnya berbeda dengan yoogeun..joongki?? sudah pasti beda..hanya…

+++++++++++++++++++++++++++++

PRAAANNG

Ah..jinki tak sengaja menyenggol gelas di meja kerjanya..ada apa ini?? Kenapa prasaannya tak karuan..

Aww, jarinya yang kecil tergores oleh pecahan gelas, mengalirkan darah..

“tuan lee, ada tamu untuk anda..dan dia bilang ini penting”

“biarkan ia masuk” kata jinki, setelah membuang pecahan gelas itu ditempat sampah, kembali duduk di kursi empuknya

Cklekk

“jinkiah..tolong aku” isak kibum

Kibum?? Itu kibum kan?? Astaga. Kenapa banyak noda darah dibajunya??

Jinki berlari menyongsong kibum, merangkulnya lembut dan mengajaknya masuk

“apa yang bisa aku bantu?” Tanya jinki segera

“aku..aku butuh darahmu jinki..yoogeun kecelakaan dan ia kekurangan darah..” jelas kibum, masih terisak

Aku??

“kenapa bukan kau atau ..jo..joongki ssi?” Tanya jinki heran

“karna..karna…”

++++++++++++++++++++++++++++++

“syukurlah anda tepat waktu..kondisi yoogeun sudah mulai membaik” kata dokter ahn yang menangani yoogeun

Syukurlah..

Bruuuk

Kibum merosot, bersandar di dinding…syukurlah yoogeun sudah membaik…
.

.

.

Jinki mendekati pintu ruangan gawat darurat yang transparan…memandangi sosok yoogeun yang terbaring..benarkah?? benarkah semuanya??

Flashback

““kenapa bukan kau atau ..jo..joongki ssi?” Tanya jinki heran

“karna..karna…”

“karna apa kibum ah??” Tanya jinki lagi, prasaanya makin tak karuan

“KARNA IA ANAK MU JINKI..DAN AKU TAK TAU HARUS KEMANA LAGI..TOLONG AKU JINKI AH, TOLONG YOOGEUN”

Kibum mengutarakan semuanya…membuka rahasia yang katanya akan ia bawa keliang kubur..ia tak sanggup lagi..ia tak ingin kehilangan orang yang dicintainya lagi

“kajja kita kerumah sakit”

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Anakku..itu anakku yang sedang terbaring..anakku..

“hiks”

Menangis..ia menangis..tak menyangka ia menceraikan kibum saat ia tengah hamil..tuhan, ampuni aku..aku telah menelantarkan anak dan istriku..aku pantas mendapatkan hukuman

“jinki ssi?” seseorang menepuk bahunya pelan..cepat jinki menghapus airmatanya, menoleh pada orang itu

“song joongki ssi?”

“ne..tak kusangka kau mengingat namaku..” kata joongki, kini memandang yoogeun yang terbaring didalam..

“soal yoogeun..benar, yoogeun itu anakmu..aku..aku tau tak berhak ikut campur masalah ini..aku tak mau tau alas an kau mencampakkan mereka..yang aku tau, sekarang mereka adalah keluargaku..anak dan istriku..kalau kau memang ingin keljelasan dari semua ini, pergilah menemui kibum..tapi jangan sekarang..ia begitu rapuh saat ini..berikanlah ia waktu sampai ia siap..dan, terima kasih atas pertolonganmu..” joongki membungkuk hormat pada jinki..kemudian beranjak pergi..

“ah..kau bisa menemui yoogeun kapanpun kau mau..annyeong” lanjut joongki, berjalan kea rah kibum yang tampak letih..

Anakku..yoogeun anakku..maafkan appa nak…

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

“jadi..bagaimana keadaan yoogeun sekarang??” Tanya jinki, dua minggu setelah kejadian yang lalu..kibum menyeruput lemon teanya, memilih tak memandang jinki..

“yoogeun sudah sehat..ia sudah kembali bersekolah” jawab kibum pelan

Canggung..mereka berdua canggung setelah kenyataannya terungkap

“aku…”

“aku takkan menanyakan alasan mengapa kau menyembunyikan ini semua dariku..aku..lagi lagi aku meminta maaf padamu..karna telah mengusirmu saat kau seharusnya butuh perlindungan..maafkan aku kibum ah” lirih jinki menunduk

Demi apa

Kibum sangat membenci jinki..tapi ia terlalu mencintainya…tuhaan, bantu ia..

“aku sudah pernah bilang, aku sudah memaafkanmu..aku terpaksa menyembunyikan ini karna aku tak mau kehilangan orang yang aku cintai lagi.aku tak mau…” jelas kibum berurai airmata..jinki segera memeluk kibum..tuhan,aku manusia hina..aku begitu tega membuat orang yang dikasihinya menderita..ampuni aku tuhan..

“aku..bolehkah aku bertemu dengan yoogeun?” Tanya jinki pelan..ia ingin memeluk aegya nya itu..ingin berjumpa dengat malaikatnya..

“ayo kita kesekolah yooegun”

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“MOMMY” girang yoogeun saat mommynya menjemputnya..segera saja ia memeluk mommynya erat..

‘yoogeun ah..ada yang ingin bertemu denganmu”kata kibum pelan..”siapa mommy?” Tanya nya..

“annyeong yoogeun ah” sapa jinki

“annyeong uncle” balas yoogeun riang, berlari memeluk jinki

Sekarang jinki bisa merasakan wangi orange yang sama..mengeratkan pelukannya, mengecup pipi chubby yoogeun

“tenapa uncle menangis??” Tanya yoogeun polos

“bukan uncle yoogeun ah, tapi appa…jinki appa”  kata joongki tiba tiba

“daddy” pekik yoogeun kegirangan, melepaskan pelukannya pada jinki dan berlari kea rah joongki, melompat ke pelukannya

“maksud daddy??” Tanya yoogeun polos, mengerjapkan matanya lucu

“uncle ini adalah daddy yoogeun yang sebenarnya” jelas joongki, membuat jinki tak percaya dan kibum terdiam

“daddy yoogeun kan song joongki daddy” ucap yoogeun polos..joongki tersenyum, lalu mengecup bibir imut yoogeun sekilas..

“begini sayang..jinki appa adalah daddy yoogeun yang sebenarnya..karna sesuatu, joongki daddy juga menjadi daddy nya yoogeun” jelas joongki

“ooo..beditu..aciiik, yoogeun punya dua daddy” pekik yoogeun senang, memeluk leher joongki senang..

“nah, daddy mau mengobrol dengan mommy dan jinki appa dulu..yoogeun tunggu di mobil jinki appa ya..”joongki mendudukkan yoogeun di jok belakang dan kembali ke tempat kibum dan jinki..

“nah sekerang..mari kita luruskan semuanyaa” kata joongki

“tapi..joongki ah” kata kibum

“sstt, diam dulu honey…kibum ah, aku tau kau masih mencintai jinki sampai sekarang..aku tau tiap malam kau menangisinya..aku tau betapa inginnya kau mengatakan kepada yoogeun bahwa appanya adalah jinki, tapi aku juga tau kau takut mengecewakan..tapi kibum ah, aku lebih takut saat melihatmu menderita seperti ini..aku mencintaimu..sangat mencintaimu..karna itu aku ingin kai kembali pada jinki” ujar joongki, menatap kibum dan jinki bergantian..

“apa?? Tapii..” ucapan kibum terpotong saat joonki mengecup lembut bibirnya..

“aku sudah bilang jujurlah pada dirimu..kau jelas lebih membutuhkan jinki..aku mohon kembali padanya” pinta joongki..

Kibum terisak dan memeluk joongki erat..joongki benar, kibum membutuhkan jinki

“terima kasih atas cintamu slama ini kibum ah..karna kau juga aku bisa bangkit dari keterpurukanku dulu” bisik joongki..kibum menganggunk dalam di dada joongki..”terima kasih juga kau mau menerima dan mencintaiku honey” balas kibum..joongki tersenyum, mengusap kepala kibum lembut

“lee jinki ssi..ku kembalikan kibum dan yoogeun padamu..jangan kau sia siakan lagi mereka..oke” tegas joongki pada jinki diikuti senyuman..

“pasti” jinki menjabat tangan joongki erat..ia janji akan membahagiakan kibum n yoogeun

“yoogeun ah..daddy harus kembali lagi ke keluar negeri..mulai sekarang, yoogeun tinggal dengan jinki appa, ok..jangan nakal..dengarkan kata mommy dan jinki appa..tetaplah menjadi anak kebanggaan daddy, ok?” pinta joongki saat menemui yoogeun untuk terakhir kalinya

“OK CAPTAIN!!! Yoogeun beljanji dadi anak pintal dan baik..ati ati daddy..yoogeun tayang daddy” yoogeun mengecup bibir joongki, kemudian tertawa..

“nah, sampai jumpa jinki..kibum..sampai bertemu lagi” ucap joongki, memeluk singkat kibum dan jinki kemudian bergegas masuk kemobilnya, meninggalkan mereka bertiga..

“kibum ah..aku..aku berjanji takkan mengecewakan mu lagi..aku berjanji takkan meninggalkan kalian lagi..sekarang..sekarang bisakah kita seperti dulu lagi?” pinta jinki menatap kibum lembut..

Kibum hanya memeluk jinki erat, tanpa berkata kata..cukup airmata yang mengalir..

“bisakah..bisakah kita mengulang semuanya dari awal” Tanya jinki lagi

“berjanjilah bahwa kau takkan pernah meninggalkanku lagi” pinta kibum

“aku janji..aku janji baby” janji jinki

Baby..sudah berapa lama ia tak mendengar panggilan manis itu

“baiklah..kita akan mengulang semuanya dari awal..saranghae lee jinki” kata kibum pada akhirnya..

“na do saranghae, kim kibum”

Sore siang itu smakin indah dengan bersatunya kembali sejoli yang saling mencintai itu..semoga..semoga cinta mereka bahagia selamanya..tak ada lagi dusta, tak ada lagi pengkhianatan..

“MOMMY!!! APPA!! AYOO TEPAT TITA PULAAAANG”triak yoogeun


THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar