“eunggg” jinki berdengung kecil..membuka matanya perlahan..mengedarkan pandangannya ke sekitarnya..kenapa semuanya bewarna putih??
Jinki duduk perlahan…”arghh” erang jinki seraya memegang kepalanya yang masih terasa sakit dan pusing..perasaan geli tiba tiba mendera tangan kiri jinki..
”key??”gumam jinki tak percaya saat mendapati key tertidur disampingnya...
“anda sudah sadar??” seorang perawat menyeruak masuk untuk mengecek perkembangan jinki..
“ya..” gumam jinki
“sejak kapan ada kucing di sini?? Oh iya..teman anda yang katanya akan menyelesaikan tagihan pengobatan anda mana??” Tanya perawat itu lagi sambil memeriksa tekanan darah jinki..
“teman??” ulang jinki
“iya teman anda..seorang namja cantik..permisi” jelas perawat itu lagi, kali ini sambil menyusupkan thermometer di armpit jinki
“namja cantik…tunggu dulu..aku diantar namja cantik??” Tanya jinki lagi
“iya tuan..ia membopong anda mati matian dan tanpa alas kaki..kakinya bahkan terluka..ia menjadi bahan pembicaraan para perawat karna rupanya yang tampan tapi cantik..boleh saya keluarkan kucingnya??” Tanya si perawat
“biarkan saja ia disini” pinta jinki
“mm..oke..suhu tubuh anda sudah turun..saya permisi dulu” ujar si perawat sambil melangkah pergi..meninggal jinki dengan segudang pemikiran..
Yang jinki ingat, saat mendekati jam pulang kerja, jinki merasa tubuhnya panas dan kepalanya pusing..beruntung jinki diantar sopir kantor ke apartemennya..ia juga ingat menyapa key..kemudian ia masuk kamar dan mengunci pintu..lalu tiba tiba rasa sakit yang sangat menyerang kepala dan dadanya..ia berteriak kesakitan..kemudian terjatuh berguling guling dilantai..mencengkram erat kepala dan dadanya..samar samar ia mendengar sesuatu mendobrak pintunya keras yang belakangan ia ketahui sesuatu itu adalah key,dari eongannya yang memekakkan telinga…lama jinki berteriak kesakitan sampai ia mendengar pintu terbuka keras dan seseorang meneriakkan namanya kemudian memeluk jinki..pandangan jinki mulai kabur..ia sempat melihat sosok yang menolongnya itu..sepertinya si penolong naked, terlihat dari kulit putih bersihnya yang terekspos dan pergi sebentar kemudian yang jinki rasakan ia telah berada di punggung si penolong..kemudian jinki jatuh pingsan..yah, hanya itu..
Dan sekarang..tiba tiba ia sudah berada di rumah sakit..dan kenapa key yang bisa ada disini..lagi pula ia juga penasaran dengan sosok namja cantik yang kata perawat tadi sudah menolongnya..apakah mereka orang yang sama??? Sepertinya begitu..firasat jinki juga mengatakan bahwa mereka orang yang sama..namja cantik?? Bahkan jadi bahan pembicaraan para perawat..ah, jinki jadi penasaran..
Prasaan geli menjalar di tangan jinki..jinki mengalihkan perhatiannya pada key yang tengah meregangkan tubuhnya..jinki tersenyum..ia tak tau bagaiman key bisa mengikutinya sampai kerumah sakit..tapi jinki senang, ia tak sendirian..jinki membawa key ke dekapannya..mengelus elus kepala kucing imut itu..
“meong” eong key, membuka matanya yang biru..merasa heran saat tau dirinya dalam dekapan jinki..dalam dekapan jinki???
Key membuka matanya lebar..oh no..ia menjadi kucing lagi..hahhh, sedikit kecewa..karna..karna jinki belum melihat sosok manusianya..jinki???
Key memutar badannya..dilihatnya jinki sudah sadar dan kini tengah asik membelai bulu bulu halus key..syukurlah jinki baik baik saja..yah walaupun jinki tak sempat melihat sosok manusianya, key tetap bersyukur dapat menyelamatkan jinki dengan sosok manusianya walaupun mungkin hanya sekali dalam seumur hidup..tak apalah..ini semua demi jinki..
“nae key..hari ini aneh skali..aku jatuh pingsan dan tibatiba ada namja cantik yang menolongku..ahhh..aku jadi ingin bertemu dengannya..membalas kebaikannya..”ujar jinki dengan pandangan menerawang sambil mengelus elus key yang dalam pelukannya..
“here I am jinki..here I am..”batin kibum..
Jinki masih menatap kosong kedepan masih mengelus elus key..”kau tak perlu membalas kebaikan ku jinki..karna aku ikhlas melakukan ini semua..karna kau sangat baik padaku…”batin key lagi
“dan juga karna aku mencintaimu..aku tak ingin melihat orang yang aku cintai menderita” batin key lagi sambil menatap jinki..
.
Tuhan, salahkah aku bila mencintai makhluk mu yang bernama lee jinki ini???
.
.
.
.
“uhuk uhuk uhuk”
Jinki memegangi dadanya yang ikutan sakit akibat batuk yang menyerangnya..sepulang dari rumah sakit malah kondisinya mulai memburuk..key smakin khawatir dengan keadaan jinki ini..
“meong~” key mengeong khawatir..
“aku baik baik saja key..tidak perlu kerumah sakit” tegas jinki..entah ikatan batin apa yang sudah terjalin diantara mereka, jinki entah kenapa memahami eongan key belakangan ini..
“MEONG~”key mengeong keras, mencakar kursi makan yang terbuat dari kayu..kali ini sedikit memaksa jinki..
“ok ok ok..aku kerumah sakit..”jinki mengalah dan mengambil petbox key, kemudian berjalan menuju parkiran tempat mobilnya berada..dan melaju menuju rumah sakit..
“maaf anda dilarang membawa peliharaan ke dalam ruang periksa” tegas seorang dokter..jinki mengangguk, kemudian meletakkan petbox key didepan pintu ruang periksa..”aku kedalam dulu..uhuk..uhuk..jangan nakal” ucap jinki sambil masuk kedalam ruang periksa..entah ini kebetulan atau disengaja, pintu ruang periksa tidak tertutup rapat, jadi key bisa mendengar percakapan dokter pasien itu..
“jadi dok..saya sebenarnya mengidap penyakit apa?? Belakangan ini saya sering batuk batuk dan disertai sesak nafas walaupun tidak akut..dan 4 hari yang lalu saya pingsan akibat sakit kepala dan sakit yang temat sangat di dada..padahal dulu saya baik baik saja..” jinki menyampaikan keluhannya..
“hmm…sepertinya anda menderita asma dan mulai bergerak kearah bronchitis..”jelas si dokter, PARK JUNG SOO
“bronchitis??”ulang key
Jinki terkejut dengan diagnosa dokter park..pasalnya seumur hidup ia belum pernah dinyatakan mengidap asma..apalagi bronchitis..
“tapi dok..bagaimana mungkin bisa?? Selama ini saya sehat sehat saja..memang saya pernah merasa sesak nafas tapi itu dulu dok” sangkal jinki
“mm..sepertinya ada yang menstimulasi asma anda hingga kambuh kembali..apa anda memelihara kucing??” Tanya dokter park, memajukan badannya ke hadapan jinki
DEG
“jadi..jadi ini semua karna aku..??” pelan key
“aku..ak..tapi apa hubungannya dengan kucing dok??” jinki bertanya balik
“bulu kucing dapat menjadi alergi bagi penderita asma” jelas dokter lagi
Jinki terhenyak..sungguh saat ini tubuhnya begitu lemas entah kenapa
“saya sarankan anda segera membuang kucing anda sebelum penyakit anda bertambah parah..saya akan memberikan resep..tapi yang perlu anda ingat mencega lebih baik daripada mengobati..obat itu racun, prilaku hidup sehat yang perlu” dokter park mengakhiri sesi Tanya jawab dengan menyerahkan sehelai resep pada jinki..
“terima kasih dokter park” jinki berjalan lesu dan perhatiannya terpaku pada pintu yang ternyata tak tertutup rapat, lebih tepatnya pada petbox di luar sana..segera menjinjing petbox itu dan melangkah menuju apotik rumah sakit ini..menunggu namanya dipanggil dalam diam..dan meluncur pulang setelah menyelesaikan segala sesuatunya..
Sesampainya di rumah, entah kenapa jinki merasa sepi tanpa eongan manja key..apa kucingnya itu mendengar semuanya??
“nae key..kenapa diam saja?” Tanya jinki seraya mengeluarkan key dari petbox, key langsung melenggang menuju kandangnya..
“hei..hei apa kau sakit??”Tanya jinki lagi yang heran dengan diamnya key..
“kau mencemaskan ku?? Tak usah dipikirkan..ini bukan salahmu”lanjut jinki..mungkin semua orang menganggap jinki gila berbicara dengan binatang..tapi sejak jinki merasa ia mempunyai ikatan batin dengan key, ia yakin key mengerti segala sesuatu yang jinki ucapkan..
Key hanya diam..tiba tiba dirasakannya sentuhan hangat jinki..ahh, key ingin menangis..
“key..ini semua bukan salahmu..akan aku buktikan semua diagnosis dokter park salah..aku akan sehat..ok??” jinki berusaha menenangkan key
Key mengerjapkan matanya kemudian berbalik pada jinki..
“meoowww” key mencoba mengeong seperti biasa, menyuruh jinki meminum obat kemudian istirahat..
“ok..ok..aku akan minum obat dan istirahat..aku pergi dulu..good night nae key..chu~” jinki melayangkan kecupannya pada kepala key..membuatnya batuk lagi..
“gwencanayo..hehe..night baby” jinki melangkah menjauhi key..
“hiks..hiks..” key menangis pelan..sungguh ia tak menyangka ia lah penyebab jinki sakit..sungguh ia tak bermaksud membuat jinki sakit dengan kehadirannya..ia hanya ingin dengan kehadirannya dapat mewarnai hari hari jinki yang dulu sepi..dan apa tadi kata dokter, penyakit ini bisa bertambah parah??
“jinki…jinki” ratap key…ia tak ingin lagi membuat jinki makin sakit..ia harus berkorban..agar orang yang dicintainya sembuh..
.
.
.
.
Jinki terjaga oleh sinar matahari yang menggelitiknya..tersenyum senang saat merasakan nafasnya kembali normal tidak berdengung seperti kemaren malam..melangkahkan kakinya menuju tempat pemberhentian pertamanya, kandang key..
“key..”panggil jinki sambil tersenyum senang, tapi kaget mendapati kandang key kosong melompong..jinki mulai panic..ia cari kesana kemari..tapi nihil, key tak ada..oh tuhan, jangan sampai key pergi..jinki berlari kea rah tangga darurat..siapa tau key masih disekitar sini..
Sementara itu, key tampak bersembunyi dibelakang tong sampah besar di belakang apartemen jinki..ia bersembunyi dari jinki yang memanggilny dari tadi..sungguh key ingin menyahuti panggilan jinki, tapi ia harus pergi dari kehidupan jinki..ini semua demi kebaikan jinki..ini semua demi kelangsungan hidup jinki..key, menoleh pada jinki yang tampak panic..menatapnya lama, kemudian membalikkan badan..melangkah pergi meninggalkan jinki yang masih meneriak kan namanya..
“annyeong jinki ah”
.
.
.
.
Sudah seminggu key meninggalkan jinki..sudah seminggu pula hidup key terasa hampa tanpa kehadiran majikan yang paling disayanginya itu..key berkelana kesana kemari..memutuskan untuk tidak memiliki majikan untuk saat ini, mengingat dan menimbang kejadian buruk yang menimpa jinki..saat melewati perempatan key melihat selebaran yang tertempel di tiang lampu jalan..
“telah hilang, kucing angora berbulu putih bersih dengan warna bola mata biru..apabila menemukannya segera melapor pada LEE JINKI 07-123-2324 atau pada pos polisi terdekat..”
Ah, jadi jinki masih mencarinya..kenapa..kenapa jinki tak melupakannya saja??
Jinki..ah, key begitu merindukannya..arggh, kenapa hati key menjadi tak karuan?? Ah, kerumah jinki saja..walaupun aku hanya bisa melihatnya dri jauh, setidaknya dpat mengobati rasa rindu ini, batin key..kemudian key melangkah cepat sesekali melompat ke apartemen jinki..
Key akhirnya sampai di depan gedung apartemen jinki yang menjulang tinggi..ia tak mungkin masuk dengan mudahnya..key putuskan untuk bersembunyi di parkiran, tempat jinki biasanya memarkirkan mobilnya..lama sekali key menunggu tapi batang hidung jinki tak tampak sama sekali..
“tuan lee masih dirumah sakit ya?? Kasian sekali karna mencari kucingnya ia sampai jatuh sakit akibat asma yang dideritanya..” kata sebuah suara
“benar..sudah seminggu lebih ia dirumah sakit xxx..pasti kucing itu sangat berarti baginya..” kata suara kedua
“jinki..” isak key dan tanpa membuang waktu key berlari secepat mungkin kerumah sakit..sesekali melompati jalanan..ia ingin bertemu jinki nya..
.
.
“hosh..hosh..hosh” nafas key berderu hebat..ia lelah tapi ia harus menemukan jinki dulu..kenapa firasatnya mengatakan jinki berada di ruangan yang paling ujung itu??
Segera key berlari ke ujung..berharap benar itu kamar jinki dan hup, meloncat ke pinggiran jendela dan hampir terjatuh saat melihat pasien dikamar itu..benar itu lee jinki..benar itu majikannya..
“jinki..”isak key..ia tak lagi dapat menahan airmatanya melihat alat bantu pernafasan terpasang pada jinki..”ini semua salahku..huhuhuuhu..andai kita tak bertemu, pasti kau takkan seperti ini” isak key
“tuhan..sembuhkan jinki tuhan..aku ingin sekali berada disampingnya..tapi aku takut aku smakin membuatnya sakit..tuhan..aku tak tau lagi harus bagaimana..tuhan bantu aku dan jinki..sembuhkan ia” doa key sambil menatap jinki pilu..
Sriiiinnng
Cahaya putih lagi lagi menimpa key..membuat tubuh mungil itu terpental ke bawah..key membuka matanya dan…ia berubah menjadi manusia kembali..
“terima kasih tuhan” isak key dan segera berlari menerobos rumah sakit, mencari kamar jinki..itu dia..cklek, key membuka pintunya pelan..takut membangunkan jinki..ya tuhan, lagi lagi key menangis saat menyaksikan kondisi jinki dari dekat..tubuh itu tak lagi kekar..tampak bekas suntikan di tangannya..key menyongsong jinki..menautkan jemarinya di jemari jinki..menyiumi jemari itu seraya menangis..
“jinki..jinki..sadarlah” isak key..sungguh ia tak bermaksud membuat jinki seperti ini..
“key..key” igau jinki
Key menegakkan kepalanya..”ya jinki..here I am..” panggil key
“key..jangan pergi..huks..”igau jinki lagi
“jinki sadarlah..here I am..keymu..maafkan aku telah membuatmu menderita..aku mohon sadarlah jinki..aku takkan pergi lagi..”isak key..hatinya sakit melihat orang yang dicintainya menderita akibat ulahnya sendiri..
Seolah itu manteranya, jinki membuka matanya perlahan..membuat key sedikt berteriak senang..mendekatkan wajahnya pada jinki..
“kau..siapa??” Tanya jinki lemah
“ini aku jinki..aku key..”jawab key
“key ku seekor kucing..key ku..”
“key mu telah berubah menjadi manusia..tuhan mengijinkanku menjadi manusia jinki ah..lihat..lihat mataku..” key mencoba meyakinkan jinki..memang itu konyol tapi setidaknya.
“mata bi..ru..itu hanya milik..nae key”lirih jinki
“benar ini aku..aku key mu..aku tau kau sulit percaya..tapi ini aku…”ucap key..
Jinki menatap sosok namja cantik dihadapannya itu..bukankah..bukankah itu namja yang menolongnya tempo hari..dan mata biru itu..jinki yakin hanya key seorang yang memilikinya..itu key nya!! Key nya kembali
“key..key..” panggil jinki..mengangkat tangannya hendak meraih wajah key..key menyambut tangan jinki dan menempelkan tangan hangat itu di wajahnya..
“iya jinki..ini aku key” isak key
Jinki membawa key dalam pelukannya seperti biasa..dan tangis keduanya pun meledak..
“maafkan aku telah membuatmu menderita jinki..maafkan aku..”isak key..
Jinki melepas pelukannya, mencoba duduk bersandar dan menatap key dalam..
“ini bukan salahmu..jadi jangan seperti itu..justru kau telah membawa warna dalam hidupku..berjanjilah jagan pernah memikirkan untuk pergi lagi dari ku key..berjanjilah..” kata jinki
“aku berjanji..aku takkan pergi lagi..karna kini aku manusia seutuhnya..aku akan slalu ada disisimu ..menjadi sandaranmu..menjadi pelindungmu..menjadi~ eumph” kata kata key terpotong saat bibirnya bertemu dengan bibir tebal jinki..mmm, jadi begini rasanya..rasanya begitu manis..
“kau cukup menjadi kekasihku..kekasih yang aku cintai seumur hidupku..kekasih yang juga mencintaiku seumur hidupnya.,,maukah??” pinta jinki
Lagilagi key menangis..tapi kali ini tangisan bahagia..karna ia menjadi manuia seutuhnya..dan ia menjadi kekasih jinki yang sangat dicintainya..
“I do..” key pun berhambur dalam pelukan jinki..
Tuhan terima kasih atas keajaiban ini, doa mereka berdua dalam hati
THE END
Jumat, 20 Januari 2012
fanfict ONKEY - HERE I AM part 2
“nah nae key…aku berangkat kerja dulu…jangan nakal oke..annyeong” jinki mengelus kepala key yang tengah duduk di lantai..key menggoyangkan ekornya tanda senang…dan blaaam, pintu pun ditutup..
Hap hap hap hap
Key berlarian, meloncat pada pinggiran jendela apartemen jinki..melihat kebawah..itu dia mobil jinki..mobil hitam itu melaju menjauhi apartemen…hahhh, key sendirian lagi..
Key meloncat turun dan berjalan ke kandangnya..semacam tempat tidur mini lah..merebahkan tubuhnya sembari menggoyangkan ekornya yang panjang..
Sudah 2 minggu key tinggal bersama jinki..yang key tangkap, jinki adalah namja berumur 25 tahun yang meniti karir di suatu prusahaan terkemuka di seoul..jinki hidup terpisah dari orang tuanya yang tinggal di italia..jinki tak memiliki saudara kandung..jinki sangat menyukai ayam goreng seperti key..hmm, dan jinki SINGLE
“hihiihihihi” key terkekeh pada kata single..key kembali teringat kejadian belakangan ini..dimana jinki begitu baik padanya dan memperlakukan key bak manusia..tak skalipun jinki membentaknya, bahkan saat key tak sengaja menyenggol gelas minuman soda jinki suatu hari..key yang sudah ketakutan langsung melingkarkan badannya, tak berani menatap jinki..
“hei..tak usah takut..ini bukan salahmu sepenuhnya..aku juga salah tak mengacuhkan mu” kata jinki menenangkan key yang meringkuk ketakutan..dibawanya ke dalam dekapan jinki yang hangat..sesekali jinki mengelus tubuh key..membuat key menatap jinki dengan takut takut..tapi yang key temui malah senyuman hangat jinki..ahhh, membuat rasa takut yang menyerang key sedikit berkurang..
Pernah suatu kali, jinki entah kenapa bercerita tentang masa lalunya..tentang wanita yang sangat dicintainya, sampai ia tau bahwa wanita itu ternyata bermain hati dibelakangnya..jinki menceritakannya sambil menangis..dan dalam keadaan mabuk…ahh, ingin skali key berubah menjadi manusia..key akan ada disamping jinki..menjadi sandarannya..menghapus airmatanya..tapi sayang, ia hanyalah seekor kucing dan yang bisa dilakukannya hanyalah mendengarkan cerita jinki..dan tetap berada disamping jinki..key harap hal itu dapat membantu jinki yah walaupun itu hal kecil..
Pernah juga, waktu itu jinki pulang dalam keadaan senang..sesampainya dirumah jinki langsung memluk key, mengajaknya berdansa..konyol memang, tapi entah kenapa key menyukainya..bahkan jinki bersenandung keras..memutar mutarkan badannya sampai terjatuh, kemudian tertawa lagi..hei hei hei, apa jinki sudah gila???
“aku bukannya gila key..tapi aku senaaaang skali..akhirnya aku dipromosikan” jelas jinki,seolah olah bisa membaca pikiran key…
Jinki membawa key ke hadapannya..ahhh, mata sipit itu..hidung bangir itu..wajah tampan itu..kenapa begitu sempurna dimata key???
“kau tau..aku sudah menunggu lama untuk dipromosikan, key..dan sekarang, dreams come true” senang jinki lagi..mendekatkan wajahnya pada wajah key..menatap key lama..
“aku baru sadar..ternyata matamu indah sekali..bewarna biru, begitu menentramkan..entah kenapa sejak kehadiranmu, hidupku jadi lebh berarti”lanjut jinki
Seandainya key manusia, sekarang pasti wajahnya merah padam mendengar ucapan jinki barusan..arrgggh, ottoke???
Lama jinki menatap key…”gomawo telah hadir dalam hidup ku”..dan…
CHU~~
Jinki mengecup kepala key lembut..kemudian membawa key dalam pelukannya..tindakan jinki barusan berhasil membuat key membatu..tuhan, bolehkah ia berbahagia?? Boleh kah ia jatuh cinta pada jinki..
BRAAAKK
Suara keras itu sontak mengagetkan key..lah, kenapa jinki sudah pulang?? Key melihat ke jam dinding bewarna toska..ternyata sudah jam9..ya ampuun, seharian ini dihabiskan key dengan memikirkan jinki???
Jinki melangkah kedalam..dan segera key berlari menyongsong kedatangan jinki..bersiap siap melompat dalam pelukannya yang hangat..tapi jinki berlalu..tak mengacuhkannya..membuat key terperangah..ada apa dengan jinki??
Bukkk
Jinki menjatuhkan tubuhnya di sofa..membuang jasnya sembarangan tempat..membuka ikatan dasi yang dipakainya dan menanggalkan dua kancing atas kemeja putihnya..kemudian menyandarkan kepalanya di sofa..menempelkan tangan kanannya di wajahnya, menutup kedua matanya..tampak lelah sekali..keringat tampak memenuhi wajah tampannya..
“meong” key melangkah mendekati jinki..melompat kesebelah jinki..menatap jinki dengan khawatir..tampaknya, eongan key menyadarkan jinki, membuat jinki menoleh pada key..hei sejak kapan jinki pucat pasi begitu???
Jinki tersenyum..”aku..aku baik baik saja….hanya…lelah” ucap jinki menjawab pandangan khawatir key..”aku akan istirahat dikamar..oke” perlahan jinki bangun..hei..jalan jinki juga sempoyongan..tampak jinki mengerjap ngerjapkan matanya serta memegang kepalanya..karna khawatir key mengikuti jinki sampai..
Blammm
Jinki menutup pintu kamarnya..tak memberikan akses masuk bagi key..karna tak ingin mengganggu jinki, key pun memilih untuk kembali kekandangnya…saat baru melangkahkan kakinya, key mendengar suara sesuatu yang berat jatuh…
“ARGGGHHHH” jinki berteriak kesakitan…key segera berlari ke pintu kamar jinki..mengeong sekeras kerasnya..teriakan kesakitan jinki bertambah keras..terdengar sangat menyakitkan..
Duk duk duk
Key menggedor gedor pintu dengan kepalanya..sungguh saat ini ia ingin menangis..ia takut..ia coba melompat meraih gagang pintu..tapi terlalu tinggi..ia terus mencoba..tapi tetap nihil..
“JINKIIII” begitulah kira kira arti eongan key..ia menangis sekarang..baru kali ini ia mendengar jinki berteriak kesakitan seperti ini..
“tuhan..tolong aku..tolong jinki..tuhan..aku takut ia memburuk” isak key..masih menggedor gedor pintu..ia tau, badan mungilnya takkan sanggup mendobrak pintu tebal itu..bagaimana ini??? Menelpon?? Bagaimana caranya?? Key tak bisa memencet no telpon..berteriak??? apartemen ini kedap suara..sungguh ia tak tau lagi harus bagaimana..ia harus menyelamatkan jinki..
Sriiiiinnngggg
Cahaya yang menyilaukan tiba tiba menimpa tubuh key..membuat tubuh mungil itu bak tenggelam dalam cahaya yang terang benderang..dan entah dari mana asap putih bak awan menyelimutinya..apalagi ini, pikir key..disaat genting seperti ini..argghh..key hanya bisa berdoa sambil menutup matanya…
Kepulan asap itu menghilang..key membuka matanya dan..mengapa dunia rasanya begitu tinggi???
Key melihat ke bawah..dua kaki..he???? kakinya ada dua??? Key melihat kearah cermin yang kebetulan berada di hadapannya..
“ugh” key menutup mulutnya..ia..ia menjadi manusia..dua tangan..dua kaki..tak memiliki ekor..berkulit putih bersih layaknya salju..dengan rambut hitam legam yang smakin membuatnya keliahatan sempurna..ia tak percaya dengan apa yang terjadi..bagaimana bisa..bagaimana bisa ia menjadi manusia??
“selamatkan dia”
Bisikan itu menyadarkan key yang segera berlari menuju kamar jinki..mencoba mendobrak lagi pintu tebal itu dan..kriettt, berhasil terbuka..
“JINKI” pekik key saat melihat jinki tergolek lemah di lantai dengan tangan memegang dada dan kepalanya..triakan kesakitan meskipun lemah masih terdengar dari mulutnya..segera key menyongsong jinki, membawa jinki ke dekapannya..ada prasaan geli saat tubuh panas jinki mengenai tubuh polos key..
“panas sekali..bertahan lah” panic key..key harus membawa jinki kerumah sakit..tanpa pikir panjang, key mengambil celana tidur dan jaket jinki yang tergantung, kemudian membopong jinki…berlari menuju lift..
“aish…liftnya rusak” kesal key..tanpa pikir panjang key yang tengah membopong jinki yang setengah sadar berlari menuruni tangga..key tak peduli betapa beratnya beban di punggungnya, ia tetap berlari secepat mungkin…ia harus menyelamatkan jinki..
“argggh..sudah larut malam..aku juga tak bisa menyetir..lari saja..jinki, bertahanlah” panic kibum mendapati jalanan yang sepi..ia menoleh ke arah jinki kemudian berlari dan terus berlari dengan jinki dipunggungnya dan ketakutan yang membuncah didadanya..ia takut..sungguh takut bila sesuatu yang lebih buruk dari ini menimpa jinki…
“DOKTER!!! SUSTER!!! TOLONG!!!”triak key saat ia sampai di lobi rumah sakit…beberapa perawat dating dan segera membantu key, membaringkan tubuh jinki yang tak sadarkan diri di ranjang pasien..
“silahkan tunggu diluar” pinta seorang perawat pada key..key menurut saja..ia menunggu diluar IGD dengan gelisah…tuhan selamatkan jinki…”auuu” mengeluh kesakitan saat menyadari kakinya mengeluarkan banyak darah..ia lupa memakai sandal atau sepatu saat berlari tadi..bagaimana mungkin ia memikirkan sepatu atau sandal disaat genting bukan??
“mmm…nona..aih, maaf..tuan..sebaiknya anda mengobati kaki anda juga” ucap seorang perawat..ia salah mengenali key, yang ternyata seorang namja..perawat itu mengira key yeoja karna kecantikan yang dimilikinya melebihi seorang yeoja..key hanya diam mengikuti perawat itu…membiarkan kakinya diobati perawat..karna hati dan pikirannya kini hanya tertuju pada satu orang, LEE JINKI
“pasien sudah membaik..saat ini sudah dipindahkan ke ruang rawat inap” ujar dokter jang joon ha pada key..key mengangguk berterima kasih pada dokter dan perawat yang membantunya
“anu..anda harus membayar tagihannya terlebih dahulu” ucap seorang perawat ber name tag SHIN AE..
“ba..baiklah..tapi ijinkan aku bertemu dengannya dulu” pinta key..perawat shin ae, mengangguk singkat serta memberitahu lokasi kamar jinki..key berjalan perlahan menuju kamar rawat jinki, mengingat kakinya yang masih sakit..ah itu dia..
Cklekkk
Key membuka pintu perlahan..sedikit takjub bahwa ia bisa melakukannya dengan mudah..menatap jinki yang terbaring dengan sendu..key duduk disebelah jinki..dengan ragu, menggenggam tangan jinki erat..
“jinki..lee jinki..” panggilnya..ia masih canggung bersuara..seperti bukan suaranya yang biasa..key memandang jinki, keringat tampak menghiasi wajah tampannya yang terlelap..key mengambil tissue yang tersedia dirumah sakit, dan mengelap kening jinki..
“jinki..aku..aku menjadi manusia sekarang” lirih key…
“kau tau..mimpi ku menjadi nyata..mimpiku menjadi manusia menjadi kenyataan..ini suatu keajaiban..” lanjut key..kini jemarinya bermain diwajah jinki..menelusuri wajah tampan itu..lembut..kulit jinki begitu lembut dan panas badannya mulai menurun.."kini aku bisa menyentuhmu"..
“kau tau..betapa inginnya aku menjadi manusia, agar aku bisa menemanimu..bisa menjadi sandaranmu hingga kau tak perlu seperti ini..”lanjut key..
“jinki..aku menyukaimu..cepat sembuh..supaya kau bisa melihatku..bisa melihat sosok manusia ku..” ujar key..mengecup kening jinki lembut, kemudian jatuh terlelap di samping jinki, dengan tangan saling bertautan…
++++++++++++++++++++++++++++
TBC
Hap hap hap hap
Key berlarian, meloncat pada pinggiran jendela apartemen jinki..melihat kebawah..itu dia mobil jinki..mobil hitam itu melaju menjauhi apartemen…hahhh, key sendirian lagi..
Key meloncat turun dan berjalan ke kandangnya..semacam tempat tidur mini lah..merebahkan tubuhnya sembari menggoyangkan ekornya yang panjang..
Sudah 2 minggu key tinggal bersama jinki..yang key tangkap, jinki adalah namja berumur 25 tahun yang meniti karir di suatu prusahaan terkemuka di seoul..jinki hidup terpisah dari orang tuanya yang tinggal di italia..jinki tak memiliki saudara kandung..jinki sangat menyukai ayam goreng seperti key..hmm, dan jinki SINGLE
“hihiihihihi” key terkekeh pada kata single..key kembali teringat kejadian belakangan ini..dimana jinki begitu baik padanya dan memperlakukan key bak manusia..tak skalipun jinki membentaknya, bahkan saat key tak sengaja menyenggol gelas minuman soda jinki suatu hari..key yang sudah ketakutan langsung melingkarkan badannya, tak berani menatap jinki..
“hei..tak usah takut..ini bukan salahmu sepenuhnya..aku juga salah tak mengacuhkan mu” kata jinki menenangkan key yang meringkuk ketakutan..dibawanya ke dalam dekapan jinki yang hangat..sesekali jinki mengelus tubuh key..membuat key menatap jinki dengan takut takut..tapi yang key temui malah senyuman hangat jinki..ahhh, membuat rasa takut yang menyerang key sedikit berkurang..
Pernah suatu kali, jinki entah kenapa bercerita tentang masa lalunya..tentang wanita yang sangat dicintainya, sampai ia tau bahwa wanita itu ternyata bermain hati dibelakangnya..jinki menceritakannya sambil menangis..dan dalam keadaan mabuk…ahh, ingin skali key berubah menjadi manusia..key akan ada disamping jinki..menjadi sandarannya..menghapus airmatanya..tapi sayang, ia hanyalah seekor kucing dan yang bisa dilakukannya hanyalah mendengarkan cerita jinki..dan tetap berada disamping jinki..key harap hal itu dapat membantu jinki yah walaupun itu hal kecil..
Pernah juga, waktu itu jinki pulang dalam keadaan senang..sesampainya dirumah jinki langsung memluk key, mengajaknya berdansa..konyol memang, tapi entah kenapa key menyukainya..bahkan jinki bersenandung keras..memutar mutarkan badannya sampai terjatuh, kemudian tertawa lagi..hei hei hei, apa jinki sudah gila???
“aku bukannya gila key..tapi aku senaaaang skali..akhirnya aku dipromosikan” jelas jinki,seolah olah bisa membaca pikiran key…
Jinki membawa key ke hadapannya..ahhh, mata sipit itu..hidung bangir itu..wajah tampan itu..kenapa begitu sempurna dimata key???
“kau tau..aku sudah menunggu lama untuk dipromosikan, key..dan sekarang, dreams come true” senang jinki lagi..mendekatkan wajahnya pada wajah key..menatap key lama..
“aku baru sadar..ternyata matamu indah sekali..bewarna biru, begitu menentramkan..entah kenapa sejak kehadiranmu, hidupku jadi lebh berarti”lanjut jinki
Seandainya key manusia, sekarang pasti wajahnya merah padam mendengar ucapan jinki barusan..arrgggh, ottoke???
Lama jinki menatap key…”gomawo telah hadir dalam hidup ku”..dan…
CHU~~
Jinki mengecup kepala key lembut..kemudian membawa key dalam pelukannya..tindakan jinki barusan berhasil membuat key membatu..tuhan, bolehkah ia berbahagia?? Boleh kah ia jatuh cinta pada jinki..
BRAAAKK
Suara keras itu sontak mengagetkan key..lah, kenapa jinki sudah pulang?? Key melihat ke jam dinding bewarna toska..ternyata sudah jam9..ya ampuun, seharian ini dihabiskan key dengan memikirkan jinki???
Jinki melangkah kedalam..dan segera key berlari menyongsong kedatangan jinki..bersiap siap melompat dalam pelukannya yang hangat..tapi jinki berlalu..tak mengacuhkannya..membuat key terperangah..ada apa dengan jinki??
Bukkk
Jinki menjatuhkan tubuhnya di sofa..membuang jasnya sembarangan tempat..membuka ikatan dasi yang dipakainya dan menanggalkan dua kancing atas kemeja putihnya..kemudian menyandarkan kepalanya di sofa..menempelkan tangan kanannya di wajahnya, menutup kedua matanya..tampak lelah sekali..keringat tampak memenuhi wajah tampannya..
“meong” key melangkah mendekati jinki..melompat kesebelah jinki..menatap jinki dengan khawatir..tampaknya, eongan key menyadarkan jinki, membuat jinki menoleh pada key..hei sejak kapan jinki pucat pasi begitu???
Jinki tersenyum..”aku..aku baik baik saja….hanya…lelah” ucap jinki menjawab pandangan khawatir key..”aku akan istirahat dikamar..oke” perlahan jinki bangun..hei..jalan jinki juga sempoyongan..tampak jinki mengerjap ngerjapkan matanya serta memegang kepalanya..karna khawatir key mengikuti jinki sampai..
Blammm
Jinki menutup pintu kamarnya..tak memberikan akses masuk bagi key..karna tak ingin mengganggu jinki, key pun memilih untuk kembali kekandangnya…saat baru melangkahkan kakinya, key mendengar suara sesuatu yang berat jatuh…
“ARGGGHHHH” jinki berteriak kesakitan…key segera berlari ke pintu kamar jinki..mengeong sekeras kerasnya..teriakan kesakitan jinki bertambah keras..terdengar sangat menyakitkan..
Duk duk duk
Key menggedor gedor pintu dengan kepalanya..sungguh saat ini ia ingin menangis..ia takut..ia coba melompat meraih gagang pintu..tapi terlalu tinggi..ia terus mencoba..tapi tetap nihil..
“JINKIIII” begitulah kira kira arti eongan key..ia menangis sekarang..baru kali ini ia mendengar jinki berteriak kesakitan seperti ini..
“tuhan..tolong aku..tolong jinki..tuhan..aku takut ia memburuk” isak key..masih menggedor gedor pintu..ia tau, badan mungilnya takkan sanggup mendobrak pintu tebal itu..bagaimana ini??? Menelpon?? Bagaimana caranya?? Key tak bisa memencet no telpon..berteriak??? apartemen ini kedap suara..sungguh ia tak tau lagi harus bagaimana..ia harus menyelamatkan jinki..
Sriiiiinnngggg
Cahaya yang menyilaukan tiba tiba menimpa tubuh key..membuat tubuh mungil itu bak tenggelam dalam cahaya yang terang benderang..dan entah dari mana asap putih bak awan menyelimutinya..apalagi ini, pikir key..disaat genting seperti ini..argghh..key hanya bisa berdoa sambil menutup matanya…
Kepulan asap itu menghilang..key membuka matanya dan..mengapa dunia rasanya begitu tinggi???
Key melihat ke bawah..dua kaki..he???? kakinya ada dua??? Key melihat kearah cermin yang kebetulan berada di hadapannya..
“ugh” key menutup mulutnya..ia..ia menjadi manusia..dua tangan..dua kaki..tak memiliki ekor..berkulit putih bersih layaknya salju..dengan rambut hitam legam yang smakin membuatnya keliahatan sempurna..ia tak percaya dengan apa yang terjadi..bagaimana bisa..bagaimana bisa ia menjadi manusia??
“selamatkan dia”
Bisikan itu menyadarkan key yang segera berlari menuju kamar jinki..mencoba mendobrak lagi pintu tebal itu dan..kriettt, berhasil terbuka..
“JINKI” pekik key saat melihat jinki tergolek lemah di lantai dengan tangan memegang dada dan kepalanya..triakan kesakitan meskipun lemah masih terdengar dari mulutnya..segera key menyongsong jinki, membawa jinki ke dekapannya..ada prasaan geli saat tubuh panas jinki mengenai tubuh polos key..
“panas sekali..bertahan lah” panic key..key harus membawa jinki kerumah sakit..tanpa pikir panjang, key mengambil celana tidur dan jaket jinki yang tergantung, kemudian membopong jinki…berlari menuju lift..
“aish…liftnya rusak” kesal key..tanpa pikir panjang key yang tengah membopong jinki yang setengah sadar berlari menuruni tangga..key tak peduli betapa beratnya beban di punggungnya, ia tetap berlari secepat mungkin…ia harus menyelamatkan jinki..
“argggh..sudah larut malam..aku juga tak bisa menyetir..lari saja..jinki, bertahanlah” panic kibum mendapati jalanan yang sepi..ia menoleh ke arah jinki kemudian berlari dan terus berlari dengan jinki dipunggungnya dan ketakutan yang membuncah didadanya..ia takut..sungguh takut bila sesuatu yang lebih buruk dari ini menimpa jinki…
“DOKTER!!! SUSTER!!! TOLONG!!!”triak key saat ia sampai di lobi rumah sakit…beberapa perawat dating dan segera membantu key, membaringkan tubuh jinki yang tak sadarkan diri di ranjang pasien..
“silahkan tunggu diluar” pinta seorang perawat pada key..key menurut saja..ia menunggu diluar IGD dengan gelisah…tuhan selamatkan jinki…”auuu” mengeluh kesakitan saat menyadari kakinya mengeluarkan banyak darah..ia lupa memakai sandal atau sepatu saat berlari tadi..bagaimana mungkin ia memikirkan sepatu atau sandal disaat genting bukan??
“mmm…nona..aih, maaf..tuan..sebaiknya anda mengobati kaki anda juga” ucap seorang perawat..ia salah mengenali key, yang ternyata seorang namja..perawat itu mengira key yeoja karna kecantikan yang dimilikinya melebihi seorang yeoja..key hanya diam mengikuti perawat itu…membiarkan kakinya diobati perawat..karna hati dan pikirannya kini hanya tertuju pada satu orang, LEE JINKI
“pasien sudah membaik..saat ini sudah dipindahkan ke ruang rawat inap” ujar dokter jang joon ha pada key..key mengangguk berterima kasih pada dokter dan perawat yang membantunya
“anu..anda harus membayar tagihannya terlebih dahulu” ucap seorang perawat ber name tag SHIN AE..
“ba..baiklah..tapi ijinkan aku bertemu dengannya dulu” pinta key..perawat shin ae, mengangguk singkat serta memberitahu lokasi kamar jinki..key berjalan perlahan menuju kamar rawat jinki, mengingat kakinya yang masih sakit..ah itu dia..
Cklekkk
Key membuka pintu perlahan..sedikit takjub bahwa ia bisa melakukannya dengan mudah..menatap jinki yang terbaring dengan sendu..key duduk disebelah jinki..dengan ragu, menggenggam tangan jinki erat..
“jinki..lee jinki..” panggilnya..ia masih canggung bersuara..seperti bukan suaranya yang biasa..key memandang jinki, keringat tampak menghiasi wajah tampannya yang terlelap..key mengambil tissue yang tersedia dirumah sakit, dan mengelap kening jinki..
“jinki..aku..aku menjadi manusia sekarang” lirih key…
“kau tau..mimpi ku menjadi nyata..mimpiku menjadi manusia menjadi kenyataan..ini suatu keajaiban..” lanjut key..kini jemarinya bermain diwajah jinki..menelusuri wajah tampan itu..lembut..kulit jinki begitu lembut dan panas badannya mulai menurun.."kini aku bisa menyentuhmu"..
“kau tau..betapa inginnya aku menjadi manusia, agar aku bisa menemanimu..bisa menjadi sandaranmu hingga kau tak perlu seperti ini..”lanjut key..
“jinki..aku menyukaimu..cepat sembuh..supaya kau bisa melihatku..bisa melihat sosok manusia ku..” ujar key..mengecup kening jinki lembut, kemudian jatuh terlelap di samping jinki, dengan tangan saling bertautan…
++++++++++++++++++++++++++++
TBC
fanfict ONKEY - HERE I AM part 1
Tap tap tap tap
Kaki mungil itu melangkah pelan saat melewati lorong yang gelap..walaupun hatinya diselimuti ketakutan, tapi ia harus tetap melangkah..dengan pandangan lurus ke depan, ia kuatkan hati dan pikirannya untuk tetap melangkah..
Cahaya apa itu??? Ah syukurlah…ada toko yang masih buka selarut ini…ia percepat langkahnya menuju sumber cahaya itu..ternyata cahaya itu berasal dari rumah makan…
Kruyuuuukkk
Ah, ia lapar..memegang perutnya yang berbunyi..sudah 2 hari ia tak makan..melangkahkan kaki kea rah jendela rumah makan..tampak beberapa orang sedang menikmati makanannya..sluurp, menelan ludahnya saat seorang namja separuh baya, yang tampaknya supir bus, melahap ayam goreng dengan nikmatnya..arggggh, membuat perutnya smakin berbunyi…
Tapi apa daya, ia tak bisa masuk..ia tak punya uang sepeser pun..lagi pula, siapa yang mau menerimanya?? Melangkahkan kakinya gontai ke bagian belakang toko yang sepi dan temaram, hanya diterangi lampu jalanan yang menguning..
Hei hei hei..bukankah yang dibuang pelayan itu makanan?? Ayam!!! Kesukaannya!! Segera saja ia berlari dengan semangat..tak memperdulikan itu hanya makanan sisa..yang penting, perutnya terisi..
TAP
“mau kemana manisss??”
Perkataan itu sontak menghentikan langkahnya..memandang takut kepada sumber suara
“iya maniss…mau kemana selarut ini??? Ah….makanan itu?? Itu milik kami”
Shiit!!! Ada dua ternyata..ia mundur perlahan…arggh, sial..disaat seperti ini…
“kau tau manis..ini daerah kami..jadi…”
HAP
“LEPASKAN!!”ia berteriak saat mereka mulai melompat kearahnya..salah satu dari mereka bahkan menindihnya..keduanya hanya tertawa nyaring…
“kalau tidak apa??? Kau akan berteriak begitu?? Teriak saja..toh tak ka nada yang bisa mendengarmu” sindir mereka..
Ia tau, berteriak sampai kerongkongannya kering atau pita suaranya putus takkan ada yang mendengarnya…ia mulai ketakutan..tampak airmata mulai tertumpuk di ujung matanya yang indah..
Tuhan, tolonglah makhluk mu
“kau cantik…tapi sayang, kau harus pergi..selamat tinggal manis” melayang kan senjata pembunuh dan..
PLTAKKKK
“HUSSSH” kata sebuah suara
PLTAAAKK
Lemparan batu itu membuat mereka pergi…
“dasar..ternyata sesame kucing juga saling menyiksa” ucapnya heran..mendekatkan dirinya pada kucing berbulu putih susu itu, dan membawanya dalam dekapannya..
“kasian..liat kaki mu terluka..aku akan mengobatimu dirumah” lanjut namja itu lagi, membawa masuk kucing putih itu dalam mantelnya, berharap kucing itu tak kan kedinginan..kemudian melangkah pulang, kejalanan kelam…
.
.
.
.
Kalian pasti heran..aku ini apa sebenarnya??
Yah, aku seekor kucing yang dianugrahi bulu putih bersih oleh Tuhan..cantik memang, semua orang yang melihatku pasti mengatakannya…saat ini aku tak memiliki majikan..karna…yoseob, majikanku tlah beranjak dewasa dan tak membutuhkan ku lagi..jadi ia membuangku 2 tahun yang lalu..selama 2 tahun itu lah aku berjuang hidup dijalanan..menghadapi banyak tantangan yang takkan pernah kalian bayangkan bahkan dalam mimpi skalipun…
“nah..selesai..mmmm…bulu mu putih bersih tapi sedikit kotor..kajja aku akan memandikanmu” ucap jinki setelah membalut luka di kaki kanan kucing itu..kemudian mengangkatnya ke kamar mandi dan memandikannya…sungguh, ia rindu saat saat seperti ini..yoseobi…bagaimana kabarmu sekarang?? Ia masih ingat saat saat dulu yoseob memandikannya..menyenandungkan..
“Here I am yeogi Here I am
Here I am naega yeogie yeogi inneunde
Here I am jigeum Here I am
Here I am jigeum yeogie naega inneunde
nal da jwodo mojara
nal beoryeodo mojara
naega neol eolmamankeum saranghaneunjireul
moreul geoya ama neon Here I am”
Eh??? Kenapa persis sama dengan lagu kesukaan yoseobi??
Aku pandangi lagi jinki, namja yang memungutku..hei..ia tampan..dan..suaranya lebih bagus dari yoseob..seperti suara malaikat..ahhh, begitu menentramkan..ku tutup mataku perlahan, menikmati alunan suaranya yang merdu..meresapi tiap kata katanya…
“hei..senangkah??” Tanya jinki..mungkin ia heran melihatku yang notabene seekor kucing tersenyum sendiri..aku hanya mengeong manja..ah, aku benar benar menyukai suaranya >///
Setelah memandikan ku, jinki mengajakku ke dapurnya yang bersih..meletakkan ku di kursi makan dan mengambil kotak dari lemari es dan lemari makanan yang menempel didinding..
MAKANAN!!!!
“untung makanan kucing heechul hyung masih tersisa satu kotak..nah, ayo makan..kau pasti kelaparan” jinki menuangkan susu dan makanan itu ke mangkuk dan meletakkannya di hadapanku..
Akhirnya..akhirnya aku makan juga!!! Aku mengeong senang, sebagai ucapan terima kasih ku pada jinki…kuahap kilat makanan dan susu itu..mmm lezaatt
Jinki tersenyum melihat tingkah laku kucing yang baru saja dipungutnya itu..entah kenapa kucing itu lucuuuu sekali..mulai dari caranya makan..caranya mengeong…arggh, apa ada yang salah dengannya??
“makan yang banyak” senyum jinki sambil mengelus elus kepala kucing itu..
Hangat..entah kenapa belaian jinki terasa hangat..aku menoleh padanya yang kini tenggah tersenyum..astaga..senyumannya manis sekali..argggghhhhh, ia makin tampan
“mmm….karna sekarang kau milikku maka aku akan memberimu nama..mmmm bagaimana kalau KEY??” ucapnya sambil menatapku dekaaat sekali..
Key??? Nama yang unik dan bagus..aku mengeong senang tanda setuju
“ok key…nae key..cepat habiskan makanan mu dan kita tidur..hoaaammmm ini sudah terlalu malam” kuap jinki..cepat cepaat ku habiskan makananku dan taraaa semuanya habis tanpa sisa
“kau patuh juga..ayoooo kita tidur…besok aku harus bangun pagi…kajjjaaaa” jinki menggendong ku dan melangkah kekamarnya..kamarnya luaass sekali..dan juga mewah..argh aku jadi takut mengotori kasurnya..dimana aku akan tidur??
“kau tidur disampingku saja..” kata jinki sambil meletakkan ku di sampingnya..ku rengganngkan tubuh ku sebelum berbaring…jinki menyelimuti kami berdua..
“nite key” ucap jinki kemudian tertidur dengan cepatnya..
Kutegakkan kepalaku, memandang kea rah jinki..entah ini keberuntungan atau tidak, yang jelas aku bersyukur tuhan mempertemukanku dengan jinki..pria yang berbaik hati memungutku dan menjadikanku peliharaannya..dan entah kenapa aku punya prasaan menyenangkan padanya..sepertinya aku mulai menyukainya..argghh ottoke??? Ah, molla…aku benar benar mengantuk
“meong” aku mengeong mengucapkan slamat tidur pada jinki..entah ia masih mendengar dan mengerti maksud ku atau tidak, tapi aku harap ucapanku tersampaikan padanya..dan akupun menyusul jinki kea lam mimpi…
++++++++++++++++++++++++++++++
TBC
Kaki mungil itu melangkah pelan saat melewati lorong yang gelap..walaupun hatinya diselimuti ketakutan, tapi ia harus tetap melangkah..dengan pandangan lurus ke depan, ia kuatkan hati dan pikirannya untuk tetap melangkah..
Cahaya apa itu??? Ah syukurlah…ada toko yang masih buka selarut ini…ia percepat langkahnya menuju sumber cahaya itu..ternyata cahaya itu berasal dari rumah makan…
Kruyuuuukkk
Ah, ia lapar..memegang perutnya yang berbunyi..sudah 2 hari ia tak makan..melangkahkan kaki kea rah jendela rumah makan..tampak beberapa orang sedang menikmati makanannya..sluurp, menelan ludahnya saat seorang namja separuh baya, yang tampaknya supir bus, melahap ayam goreng dengan nikmatnya..arggggh, membuat perutnya smakin berbunyi…
Tapi apa daya, ia tak bisa masuk..ia tak punya uang sepeser pun..lagi pula, siapa yang mau menerimanya?? Melangkahkan kakinya gontai ke bagian belakang toko yang sepi dan temaram, hanya diterangi lampu jalanan yang menguning..
Hei hei hei..bukankah yang dibuang pelayan itu makanan?? Ayam!!! Kesukaannya!! Segera saja ia berlari dengan semangat..tak memperdulikan itu hanya makanan sisa..yang penting, perutnya terisi..
TAP
“mau kemana manisss??”
Perkataan itu sontak menghentikan langkahnya..memandang takut kepada sumber suara
“iya maniss…mau kemana selarut ini??? Ah….makanan itu?? Itu milik kami”
Shiit!!! Ada dua ternyata..ia mundur perlahan…arggh, sial..disaat seperti ini…
“kau tau manis..ini daerah kami..jadi…”
HAP
“LEPASKAN!!”ia berteriak saat mereka mulai melompat kearahnya..salah satu dari mereka bahkan menindihnya..keduanya hanya tertawa nyaring…
“kalau tidak apa??? Kau akan berteriak begitu?? Teriak saja..toh tak ka nada yang bisa mendengarmu” sindir mereka..
Ia tau, berteriak sampai kerongkongannya kering atau pita suaranya putus takkan ada yang mendengarnya…ia mulai ketakutan..tampak airmata mulai tertumpuk di ujung matanya yang indah..
Tuhan, tolonglah makhluk mu
“kau cantik…tapi sayang, kau harus pergi..selamat tinggal manis” melayang kan senjata pembunuh dan..
PLTAKKKK
“HUSSSH” kata sebuah suara
PLTAAAKK
Lemparan batu itu membuat mereka pergi…
“dasar..ternyata sesame kucing juga saling menyiksa” ucapnya heran..mendekatkan dirinya pada kucing berbulu putih susu itu, dan membawanya dalam dekapannya..
“kasian..liat kaki mu terluka..aku akan mengobatimu dirumah” lanjut namja itu lagi, membawa masuk kucing putih itu dalam mantelnya, berharap kucing itu tak kan kedinginan..kemudian melangkah pulang, kejalanan kelam…
.
.
.
.
Kalian pasti heran..aku ini apa sebenarnya??
Yah, aku seekor kucing yang dianugrahi bulu putih bersih oleh Tuhan..cantik memang, semua orang yang melihatku pasti mengatakannya…saat ini aku tak memiliki majikan..karna…yoseob, majikanku tlah beranjak dewasa dan tak membutuhkan ku lagi..jadi ia membuangku 2 tahun yang lalu..selama 2 tahun itu lah aku berjuang hidup dijalanan..menghadapi banyak tantangan yang takkan pernah kalian bayangkan bahkan dalam mimpi skalipun…
“nah..selesai..mmmm…bulu mu putih bersih tapi sedikit kotor..kajja aku akan memandikanmu” ucap jinki setelah membalut luka di kaki kanan kucing itu..kemudian mengangkatnya ke kamar mandi dan memandikannya…sungguh, ia rindu saat saat seperti ini..yoseobi…bagaimana kabarmu sekarang?? Ia masih ingat saat saat dulu yoseob memandikannya..menyenandungkan..
“Here I am yeogi Here I am
Here I am naega yeogie yeogi inneunde
Here I am jigeum Here I am
Here I am jigeum yeogie naega inneunde
nal da jwodo mojara
nal beoryeodo mojara
naega neol eolmamankeum saranghaneunjireul
moreul geoya ama neon Here I am”
Eh??? Kenapa persis sama dengan lagu kesukaan yoseobi??
Aku pandangi lagi jinki, namja yang memungutku..hei..ia tampan..dan..suaranya lebih bagus dari yoseob..seperti suara malaikat..ahhh, begitu menentramkan..ku tutup mataku perlahan, menikmati alunan suaranya yang merdu..meresapi tiap kata katanya…
“hei..senangkah??” Tanya jinki..mungkin ia heran melihatku yang notabene seekor kucing tersenyum sendiri..aku hanya mengeong manja..ah, aku benar benar menyukai suaranya >///
Setelah memandikan ku, jinki mengajakku ke dapurnya yang bersih..meletakkan ku di kursi makan dan mengambil kotak dari lemari es dan lemari makanan yang menempel didinding..
MAKANAN!!!!
“untung makanan kucing heechul hyung masih tersisa satu kotak..nah, ayo makan..kau pasti kelaparan” jinki menuangkan susu dan makanan itu ke mangkuk dan meletakkannya di hadapanku..
Akhirnya..akhirnya aku makan juga!!! Aku mengeong senang, sebagai ucapan terima kasih ku pada jinki…kuahap kilat makanan dan susu itu..mmm lezaatt
Jinki tersenyum melihat tingkah laku kucing yang baru saja dipungutnya itu..entah kenapa kucing itu lucuuuu sekali..mulai dari caranya makan..caranya mengeong…arggh, apa ada yang salah dengannya??
“makan yang banyak” senyum jinki sambil mengelus elus kepala kucing itu..
Hangat..entah kenapa belaian jinki terasa hangat..aku menoleh padanya yang kini tenggah tersenyum..astaga..senyumannya manis sekali..argggghhhhh, ia makin tampan
“mmm….karna sekarang kau milikku maka aku akan memberimu nama..mmmm bagaimana kalau KEY??” ucapnya sambil menatapku dekaaat sekali..
Key??? Nama yang unik dan bagus..aku mengeong senang tanda setuju
“ok key…nae key..cepat habiskan makanan mu dan kita tidur..hoaaammmm ini sudah terlalu malam” kuap jinki..cepat cepaat ku habiskan makananku dan taraaa semuanya habis tanpa sisa
“kau patuh juga..ayoooo kita tidur…besok aku harus bangun pagi…kajjjaaaa” jinki menggendong ku dan melangkah kekamarnya..kamarnya luaass sekali..dan juga mewah..argh aku jadi takut mengotori kasurnya..dimana aku akan tidur??
“kau tidur disampingku saja..” kata jinki sambil meletakkan ku di sampingnya..ku rengganngkan tubuh ku sebelum berbaring…jinki menyelimuti kami berdua..
“nite key” ucap jinki kemudian tertidur dengan cepatnya..
Kutegakkan kepalaku, memandang kea rah jinki..entah ini keberuntungan atau tidak, yang jelas aku bersyukur tuhan mempertemukanku dengan jinki..pria yang berbaik hati memungutku dan menjadikanku peliharaannya..dan entah kenapa aku punya prasaan menyenangkan padanya..sepertinya aku mulai menyukainya..argghh ottoke??? Ah, molla…aku benar benar mengantuk
“meong” aku mengeong mengucapkan slamat tidur pada jinki..entah ia masih mendengar dan mengerti maksud ku atau tidak, tapi aku harap ucapanku tersampaikan padanya..dan akupun menyusul jinki kea lam mimpi…
++++++++++++++++++++++++++++++
TBC
Minggu, 01 Januari 2012
HAPPY NEW YEAR
ANNYEOONG~
muahahahaha..rasanya udah berabad abad g main ke blog ter CINCA iniii...huhuhu..mianhae...lagi sibuk sibuknya *aslinya sok sibuk -.-
BTW...
tahun 2011 udah berganti ke tahun 2012..banyak kali harapan dan impian di tahun baru ini..salah satunyaaaa...KKN mudah mudahan g jauh lokasinya trus penduduknya ramah, ada listrik, ada kamar mandi, g da yg aneh-aneh, ada sinyal dan waktunya cuma bentar..AMIIIIIIINNNNN *harapan smw mahasiswa
Trusss, mudah mudahan di tahun inii, perkuliahan lancar..UTS maupun UAS lancar..IP bagus...yg paling penting jadwal kuliah lebih bagus lagi,hahahaha
Hmm, mudah-mudahan g da bencana lagi yang menimpa PADANG khususnya, Indonesia dan dunia umumnya..tapi sedih juga..dihari pertama di tahun 2012 ini, jepang ditimpa musibah gempa 7.0 sr..mudahmudahan ALLAH SWT melindungi mereka semua..amiiinn
Mudah mudahan di tahun 2012 iniii makin banyak hallyu star yang konser di indonesiaaa...amiiinn..setidaknya liburan kek..kapan lagi hallyu star nyobain randang yang notabene makanan paling enak no 1 di dunia..HAHAHAHAHA *gila
mudahmudahaaan di tahun 2012, SUPER JUNIOR menang GDA lagii..mudahmudahan semua lancar..g da fanwar lagi..makin banyak SUJU dpt award..AMIIIINN
Ngomong ngomong soal SUPER JUNIOR, g lupaaaa kita ucapin
buat uri SUNGMIN OPPA~
mudahmudahan umurnya berkah..makin sukses n berjayaa..amiiinn
masih banyak sebenarnya harapan dan impian di 2012 ini..tapiii,g mungkin disebutin satu satu,hahaha...yesungdahlah..semoga semuanya tercapai..AMIIIINNN
Langganan:
Postingan (Atom)



