“mommy..”
Seorang bocah lelaki berlari lari kecil mengejar mommynya…pipinya yang berisi tampak naik turun seiring pelariannya..
Hup
Melompat dalam pelukan mommynya kemudian tertawa kecil…sang mommy balas mengecup gemas pipi aegyanya itu..menatapnya penuh kasih sayang..
“belum waktunya istirahat kan??” Tanya mommy lembut, masih memeluk aegya nya itu..
“belluum..tapi tiba tiba yoogeun tanen mommy..hehehe” cengirnya, membuat matanya yang sipit itu smakin menghilang..mommy mengacak gemas rambut aegya nya itu kemudian mengecup bibir mungilnya lagi..
“ayo..sekarang yoogeun masuk lagi ya..ntar yoogeun dihukum lhoo” pinta mommy sambil menurunkan yoogeun dari pelukannya, duduk sejajar dengan anaknya…menatap anaknya sambil tersenyum..
“okay mommy..yoogeun macuk duyuu..tunggu yoogeun yaaa”
CHUU~
Yoogeun mengecup bibir tipis mommy nya singkat kemudian berlari menuju kelasnya lagi…tampak park sonsaengnim sudah menunggunya di pintu masuk..yoogeun tampak bernegosiasi sebentar dg park sonsaengnim sebentar, kemudian masuk dengan wajah berseri seri..mommy hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan aegyanya itu..bagaimana tidak, wajah sonsaengnim tampak bersemu merah saat mereka bernegosiasi tadi..yoogeun..yoogeun..
“mommy yoogeun” panggil seseorang dari kejauhan..ah ternyata nyonya hwang…”mari kesini..”ajaknya..mau tak mau mommy yoogeun bergegas kesana dn bergabung dengan segerombalan umma yang tengah menunggui anak mereka sekolah..ya, yoogeun saat ini tengah menempuh pendidikan di TK chungdam *bo’oooongan*
Mommy yoogeun duduk diantara nyonya choi dan nyonya kim, tersenyum ke sekelilingnya..
“kibum ssi, bruntungnya memiliki aegya seperti yoogeun” puji nyonya lee..
“eh?” kaget kibum..ya kibum adalah mommy yoogeun..
“kemaren minhwa terjatuh saat bermain perosotan dan kakinya berdarah..yoogeun rela membopong minhwa ke ruang guru.aish, minhwa kan berat..tapi yoogeun bilang “no problem..yang penting minhwa selamat”..aigooo, baiknyaa” puji nyonya lee yang merupakan ibu minhwa..umma yang lain tampak terkesan dan menganggukan kepala setuju..
“ah, nyonya lee terlalu berlebihan” rendah kibum, ia tak menyangka yoogeun akan bertindak seheroik itu..dalam hati ia bangga dengan aegya satu satunya itu…
“tidak itu benar…gomawoyo..” lanjut nyonya lee lagi..kibum hanya tersenyum senang..bangga pada baby kecilnya itu..SANGAT BANGGA
“ngomong ngomong, mommy yoogeun..daddy yoogeun masih di luar negeri kah??” Tanya nyonya cho ingin tau..
DEG
Pertanyaan yang sensitive menurut kibum..daddy..daddy yoogeun..
“ne…ne..masih di swiss” kibum memaksakan senyuman yang meyakinkan..
“aigoo jauhnya..” ujar nyonya kang..tapi kibum tak mendengarkan kelanjutannya..pikirannya sedang melayang..jauh melampaui swiss..
+++++++++++++++++++++++++++++++
“bagaimana keadaan appa hyung??” Tanya jinki khawatir..daesung menghela nafas berat..tampak letih..mengaduk lattenya pelan..menyeruputnya perlahan, dan kembali menatap jinki..
“keadaan appa memburuk..sudah 2 minggu beliau koma” lirih daesung, kembali asik mengaduk lattenya yang jelas jelas sudah dingin dari tadi karna keseringan diaduk..
Deg
Koma??
Ya tuhaan…
Jinki menundukkan kepalanya..jauh di lubuk hatinya ada penyesalan mendalam..sangat menyesal..
Daesung memperhatikan dongsaengnya itu..ia iba namun bagaimana lagi..nasi sudah menjadi bubur..5 tahun..5 tahun sudah jinki dibuang oleh keluarga lee..appa mereka amat murka dengan perceraian jinki dan kibum..apalagi saat ia tau penyebab perceraian mereka karna perselingkuhan jinki..yesung merasa malu atas kelakuan putranya itu..yesung yang murka mengusir jinki dari keluarga lee..ini membuat yesung sering masuk rumah sakit karna penyakit jantung yang dideritanya kambuh..tapi ternyata, yesung sudah kompilkasi..ia juga menderita diabetes ditambah liver *ya allah, menderitanya suamikuu*
Yesung juga kerap kali pingsan karna memikirkan keberadaan kibum..ia merasa malu dengan keluarga kim yang notabene sahabat karibnya..keluarga kim malah sudah memutuskan hubungan mereka dan pindah ke prancis..2 minggu yang lalu yesung kembali jatuh pingsan namun berujung koma..
Mata jinki mulai berkaca kaca…penyesalan memang slalu datang terlambat..entah dimana akal dan prasaannya saat ia menceraikan kibum..
Bosan ia jadikan alas an..sungguh tak masuk akal…kini appa nya berjuang melawan maut karna kelakuannya..tuhan, manusia macam apa dia?? Anak durhaka skaligus suami durhaka??
Karma memang berlaku..yeojanya juga meninggalkannya dengan alas an yang sama setelah berhasil membuat jinki menjadi gembel dengan sgala macam permintaannya..kini ia pengangguran yang berjuang menyari kerja..namun sulit..hidup memang keras…
Kibum ah…kau dimana sekarang baby??
“jenguk lah appa kalau kau punya waktu..walaupun appa murka, tapi setidaknya ia bisa melihatmu setelah 5 tahun tak bersua..hyung harus kembali kerja..bye” daesung menepuk pundak jinki pelan sebelum melangkah meninggalkan café..membuat jinki meneteskan airmatanya..
Mianhae..
Mianhe appa..
Mianhae baby..
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“mommy..yoogeun mau matan soto ayaam” rengek yoogeun, memeluk kaku mommynya dari belakang..
“tidak bosankah setiap hari makan ayam??” Tanya kibum ,menoleh ke bawah
“never say never to chicken..chicken is my everything mommy” tegas yoogeun, menatap mommy nya tajam sebelum kembali memeluk kaki mommynya..kibum terkekeh kecil…bahkan kesukaan mereka sama..membuat hati kibum kembali bergetar..mengingatkannya pada seseorang yang seharusnya dihapus dari ingatannya..
Kibum membalikkan dirinya, kemudian jongkok, mensejajarkan dirinya dan yoogeun..tampak yoogeun sedang cemberut dg pipi yang gembung dan mulut yang manyun..membuat kibum mengecup gemas wajah imut aegya nya itu…
“karna yoogeun udah nolongin minhwa, mommy bakalan masakin yoogeun soto ayam special” ujar kibum, mengacak acak rambut putranya itu..
“ye yeeeee…mommy is the best..saranghae mommy” yoogeun memeluk kibum..namun karna terlalu semangat, kibum jatuh dan yoogeun berada diatasnya..tertawa dan memeluk yoogeun erat..mengecup lagi yoogeun dan menghirup wangi orange nya..
“sudah…mommy mau ke supermarket dulu..” kibum menurunkan yoogeun dan menepuk pelan butt nya..merapikan bajunya dan berjalan kekamar, mengambil dompetnya..
“yoogeun jaga rumah, ne…mommy sebentar kok” kata kibum dari dalam kamar
“ne mommy..” yoogeun senyum senyum..kini yang ada di pikirannya soto ayam special yang enaknya tiada tara..
Kibum tertawa kecil melihat yoogeun yang tengah asik berimajinasi, berjalan menuju pintu..
“mommy..daddy kapan pulangnya??”
Deg
Tangan kibum yang akan meraih gagang pintu terhenti..
“yoogeun lindu daddy, mommy..” terawang yoogeun..tampak raut wajah yoogeun berubah sedih..
“be..beberapa hari lagi daddy pulang sayang” suara kibum tercekat..tak menyangka aegya nya akan menanyakan hal ini..
“bo ong..bebelapa hali telus..” kesal yoogeun
“kemaren daddy menelpon mommy..daddy sendiri yang bilang” membalikkan badannya, berusaha tersenyum walaupun hatinya sedikit tak karuan??
“really??? Yippie..mommy ayo ke tupel juniol..eh talah..tupel malket nya..yoogeun lapaaaal” pinta yoogeun
“ne..jaga rumah ya” kibum membuka pintu..namun belum branjak, karna ia memikirkan kata yoogeun..kenapa tiba tiba yoogeun menanyakan daddy nya??
++++++++++++++++++++++++++++
Jinki berjalan lurus kea rah swalayan yang menjual buah buahan..ia berencana menjenguk appany..walaupun ia tau keluarganya akan marah, tapi ia tetap seorang anak dari yesung..ia masih punya hati, walaupun hati itu sudah sedikit membusuk..berbekal uang yang dikumpulkannya, jinki memilih parsel buah yang cukup besar..
“ayam..ayam…ayam..ah disana”
Deg
Suara itu..
Bukankah itu suara kibum??
Jinki menoleh cepat dan melihat sosok itu..
Benarkah itu kibumnya??
Kibum bergegas mendorong trolinya, jinki mengikutinya..
Wangi orange ini..
Wangi yang menyegarkannya ini..
Masih sama seperti 5 tahun yang lalu..
Itu kibumnya..pasti!!
Jinki mengamati sosok kibum yang tengah memilih ayam.
Yeppeo..tetap yeppeo..
Bagaimana keadaanmu sekarang baby??
Lama jinki melamun, tak sadar kibum telah menjauh..bahkan telah selesai membayar belanjaannya..kibum berjalan cepat menuju plataran supermarket, menyetop taksi..
Tunggu..
Tunggu aku kibum ah..
Jinki bergegas berlari, namun kibum telah pergi..
“baby…nae key…jangan tinggalkan akuu” lirih jinki..
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“nah..sekarang mommy masak dulu..yoogeun duduk yang manis yaaa” seru kibum sambil mengenakan celemek power rangersnya, kesukaan yoogeun..
“neee” ceria yoogeun yang kini telah duduk manis di meja makan
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Jinki telah sampai didepan kamar vip 001, kamar rawat appanya..ia ragu..akankah keluarganya menyambut kedatangannya..
Cklekk
Kosong, hanya ada appa nya yang terbaring tak sadarkan diri..melihat banyaknya alat yang dipasang ditubuh apppanya, hati jinki mencelos..ia tak tega melihat appanya seperti ini..
Tiit..tiiit..
Bunyi alat itu sedikit menakutkan jinki..ia takut alat itu akan berhenti berbunyi..selang oksigen..infus..sungguh, jinki ngeri melihat kondisi appanya..
Appa nya kurus..sangat kurus..ada lingkaran hitam dikantung matanya..bibirnya kering..
Tes
Tes
Tes
Jinki menangis…gara gara dirinya, appa nya seperti ini..
Anak durhaka!!
Tak henti hentinya jinki mengutuk dirinya sendiri,,,
“ap..pa…appa..” isak jinki, menggenggam lembut tangan appa nya..
“appa..” panggil jinki lagi, menciumi tangan appa nya..dingin..kenapa dingin??
“maafkan aku appa..aku tau kata maaf takkan berguna..aku tau appa bisa mendengarnya..maafkan aku appa..maafkan anakmu yang menjijikkan ini..yang meninggalkan istrinya demi selingkihannya..maafkan akuuu” isak jinki..masih menciumi tangan yesung…
Kata maaf saja takkan bisa mengembalikan kesadaran appanya..ia tau itu…tapi hanya kata maaf yang terlontar, karna ia merasa sangat bersalah…sangat bersalah dan menyesal..
“aku janji appa..aku akan mencari kibum..aku akan meminta maaf padanya..aku rela bersujud memohon maaf nya..aku janji appa..” janji jinki..
Tanpa jinki sadari, airmata menetes dari mata sipit yesung…tanda ia memaafkan anaknya..
+++++++++++++++++++++++++++++
“yoogeun macuk dulu mommy…yoogeun dandi dadi anak baik..ati ati kelumah tatitnya..tepat tembuh mommy..bye bye” yoogeun melambaikan tangannya pada kibum dan bergegas ke kelasnya…
Kibum memutuskan untuk kerumah sakit karna sejak kemaren malam ia merasa pusing..ia menitipkan yoogeun pada park sonsaengnim sbelum meninggalkan TK yoogeun...
dirumah sakit kibum segera melakukan pemeriksaan pada dokter jung kenalannya, dan hasilnya ternyata tekanan darah kibum rendah..ia kurang istirahat..
"kibum ah??"
su..suara itu??
"kau kibum kan??"
pergi..harus pergi..secepat mungkin..
greb..tangan kibum ditahan seseorang..andwae..lepaskan ia..
"kibum ah..aku mohon jangan pergi"
dan segera saja ia berada dalam dekapannya..masih sama seperti 5 tahun yang lalu..bahkan wangi bvlgarinya masih sama..tuhan, apa ini mimpi??
"lepas"
jinki malah mempererat dekapannya..
kibum memberontak..ingin secepat mungkin pergi..tak ingin dihantui masa lalu..
"jebal baby..jangan melarikan diri..jangan pergi dariku" lirih jinki
"setelah semua yang kau lakukan padaku?" badan kibum mulai gemetar..ia menggigit bibir bawahnya menahan sakit dan airmata..
"tolong dengarkan penjelasanku" ujar jinki
"pen..penjelasan apa lagi? bukankah semuanya sudah jelas??" runtuh..pertahanannya runtuh..airmatanya jatuh..ia tak sanggup menahan luka lama ini..seseorang, bantu ia mengobati luka ini..
jinki menarik kibum menuju lift, menuju ruang 001..kibum meronta melepaskan tangannya namun cengkraman jinki lebih kuat..ia pasrah saja..
cklek..pintu dibuka dan tampaklah sesorang berbaring disana..
"yes..sung ap..pa?" ucap kibum tak percaya..itu yesung appa bukan?? kenapa banyak skali alat bantu yang dipasang???
"appa koma" pelan jinki
koma?? koma jinki bilang??
kibum segera menyongsong yesung, mengenggam erat tangan appa nya tersebut...airmatanya mengalir..
"beliau begitu mengkhawatirkanmu" lanjut jinki
benarkah??
mianhae appa..jongmal mianhae aku tak menghubungi atau menemui mu slama ini...
kibum menciumi tangan yesung..menggenggamnya erat...mengelus wajah appa nya yang tak setampan dulu..mianhae appa..mianhae
"bagaimana keadaan mu sekarang??"
ckck, pertanyaan tak terduga..
"baik" kibum mengatur suaranya, agar terdengar biasa..lebih memilih memandangi yesung..
"aku..aku menyesal..menyesal atas semuanya"
cihh, hanya itu?? hanya menyesal setelah kau buat hatiku hancur berkeping keping??
"aku tau aku salah..aku tau kata maaf dan menyesal tak cukup untuk menebus semuanya.."
benar lee jinki, 100% benar
"tapi..jauh dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku minta maaf kibum ah.."
kibum masih tak bergeming, sibuk menghapus airmatanya yang kemabali mengalir..
"aku tau aku menjijikkan..suami yang tak menepati janjinya..suami rendahan..suami yang mencampakkan istrinya demi orang lain..suami yang membuat istrinya menderita..suami yang kejam..suami yang durhaka..suami iblis..suami...."
grebb
"sudah hentikan..." isak kibum, memeluk jinki erat..jinki balas memeluk kibum, tangis keduanya pecah...
"mianhae kibum ah..mianhae...aku tau aku mengecewakan mu..aku tau aku menyakitimu..bahkan aku yang menyebabkan appa ku sendiri jatuh koma karna ulahku..maafkan aku kibum ah..aku manusia rendahan..manusia hina..manusi..euummph" lagi, perkataan jinki terpotong saat kibum menautkan bibirnya lembut pada bibir jinki..sudah lama ia tak merasakan rasa manis ini..rasa manis yang memabukkannya..
kibum melepaskan tautannya, menangkup wajah jinki..menghapus airmata yang mengalir dari mata sipit jinki dengan jempolnya...mencoba tersenyum walaupun pahit..
"uljima.uljima...aku..aku sudah memaafkanmu jauh sebelum kau meminta maaf..uljima ne.." kata kibum, masih menghapus airmata jinki..karna aku mencintaimu makanya kau bisa memaafkanmu..aku benci padamu, tapi aku tetap mencintaimu...tangis jinki pecah lagi dalam pelukan kibum, memeluknya erat..takut kehilangannya lagi..
lagi..tanpa mereka sadari, yesung menangis...
++++++++++++++++++++++++++++++++
"ah..aku harus pergi.." kibum lupa, bahwa yoogeun sudah keluar sejak setengah jam yang lalu..
"aku antar ya" pinta jinki
ragu..kibum ragu..ia tak ingin jinki tau tentang yoogeun..
"ani..aku bisa sendiri.." kibum bangkit, mengecup kening yesung singkat sambil mendoakan kesembuhannya dan berjalan menuju pintu, tapi tangannya ditahan jinki..
"ayolahh" senyum jinki..ah, senyum itu..senyum manis itu..sudah berapa lama ia tak melihatnya..
ragu..ragu..
"ba..baiklah"
++++++++++++++++++++++++++++++
selama perjalanan, mereka hanya diam...hanya alunan musik yang terdengar..
"hmmm...baby.."
"bisakah berhenti memanggilku baby??"
eh??
tangan jinki sedikit tergelincir dari kemudi mobil..
"ki..kibum.."
"ne?"
ragu..ia yakin kibum belum sepenuhnya memaafkannya..
"bisa kah..bisakah kita kembali seperti dulu lagi..???" pelan jinki
lagi lagi, keduanya terdiam..
"mianhae, we can't..ah, disini..berhenti disini jinki"
eh?? apa tadi??
"jinki, berhenti disini..kita sudah sampai."
ckiiitt
jinki menghentikan mobilnya sementara kibum bergegas turun..ini?? bukankah ini taman kanak kanak?? jangan jangan...
"MOMMMYYY"
mommy??? jinki menoleh cepat..argh, benar dugaannya..anak itu memanggil kibum mommy..
"mommy lama cekali..apa mommy cudah cehat??" bocah itu memegang dahi kibum
"mommy sudah sehat sayang" kibum mengecup hidung bangir itu
"hoooyyeee..mommy cehat" memeluk erat kibum...siapa anak itu?? tunggu. kenapa wajahnya..wajahnya mirip dengan ku??
jinki turun dari mobil, mendekati ibu dan anak itu..memperhatikan lebih seksama..benar wajah mereka mirip..apa dia anakk..
"YOOGEUUN AH" sapa suara berat
yoogeun menoleh ke arah jinki..sumpah, mereka mirip..tuhan...
"DADDY" triak yoogeun senang, berlari ke arahnya..
dia memanggilku daddy? apa dia anakku??
yoogeun semakin mendekat..namun ia hanya melewati jinki.
HUP
"yoogeun lindduuuu daddy..sangat linduuu" pekik yoogeun senang, mengecup wajah daddynya..
sedikit membuat jinki kecewa dan...patah hati??
jadi.kibum telah menikah lagi??
"benar..inilah alasanku mengatakan bahwa kita tidak bisa bersama lagi..dia SONG JOONGKI..ia ayah dari..dari anakku.." kata kibum tiba tiba..ia sudah berdiri di samping jinki..jinki menatapnya tak percaya..
"aku..aku memang masih mencintaimu, tapi tak sebesar dulu...aku..aku sudah terlanjur kecewa jinki ah..aku sudah memaafkan mu, itu pasti..tapi..yah, kau tau..rasa kecewa itu masih tertanam disini" kibum menunjuk dadanya..
"terima kasih atas segalanya selama ini..aku bahagia pernah menjadi orang yang spesial di hatimu..menjadi orang yang sempat mengisi relung hatimu.."
"MOMMY AYO KITA PULAAANGG" triak yoogeun yang masih dalam pelukan daddynya..tampak bahagia...wajah mereka berdua juga mirip..
"NE..SEBENTAR" balas kibum..kibum memandang jinki.." aku senang kita bertemu lagi..aku akan terus berdoa akan kesembuhan yesung appa..sampai jumpa jinki..sampai bertemu..lagi" kibum memeluk jinki singkat dan berlari ke arah yoogeun dan joongki..
"itukah orangnya?" tanya joongki pada kibum..kibum mengangguk singkat..mengalungkan tangannya pada tangan joongki, menyandarkan kepalanya di lengan joongki..
"sudah kau katakan semuanya??" tanya joongki lagi
"akan aku bawa rahasia ini ke liang kubur ku" tegas kibum.." kajja" kibum menarik joongki..
tes
tes
tes
"semoga...semoga kalian bahagia..terima kasih masih mencintaiku kibum ah..pertemuan kita hari ini akan ku kenang..annyeong, kibum ah..annyeong nae sarang" lirih jinki, melangkahkan kakinya menuju mobil..
selamat tinggal !!!
THE END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar