Senin, 16 Mei 2011

fanfict ONKEY - BROKE UP

“kita…kita putus” kata jinki


Eh??


“putus??” ulang ku, menatap jinki tak percaya


“ne..” jinki mengangguk


“wae?” Tanya ku lagi


“aku bosan…aku rasa kita tak cocok lagi..terima kasih atas slama ini kibum..annyeong” jinki mengangguk singkat kemudian berbalik pergi..


Tunggu..


Aku tak mengerti..


Bukankah slama ini aku sudah mencurahkan sgala kasih sayang dan waktuku untukmu???


Saat kau lelah aku salalu ada disampingmu


Saat kau butuh pertolongan aku membantumu


Saat kau tak bisa tidur dan kesepian aku menemanimu


Saat kau sedih aku menghapus airmatamu


Apalagi yang kurang??


Aku tak pernah marah atau protes atau kesal atas perlakuanmu


Saat kau tak membalas pesan atau telpon ku aku hanya diam


Saat kau tak dating di kencan kita aku tak marah


Saat kau lupa ulang tahun ku aku bersikap seperti biasa


Saat kau tak menemaniku saat aku sedih atau kesepian aku tak kesal


Bahkan saat kau bersama yeoja lain, hati ini tak hancur


Apa lagi yang kurang??


Apa??


Kini..kurasakan hatiku sakit..hatiku hancur berkeping keeping..


Ah, apakah kau meninggalkanku karna yeoja yang kulihat bermesraan bersama mu 3hari yang lalu itu??


Kalau bisa aku ingin berteriak marah padamu..


Ingin memakimu..


Ingin membunuhmu..


Tapi AKU MENCINTAIMU DAN AKU TAK BISA MEMBENCIMU KARNA ITU


Tolong


Tolong lihat aku jinki!!!


Tatap aku!!!


Katakan semua ini bohong!!


Tolong..tolonglah, kumohon jangan tinggalkan aku jinki !!!


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Sakit..


Sangat sakit saat perpisahan itu dating..


Sangat sakit saat cinta itu memilih untuk pergi, tak lagi tumbuh dan bersemi diantara keduanya..


Meratapi nasib tak ada gunanya, hanya pedih dan derita yang tersisa..


Lalu, apakah kita bia menyebut hal ini sebagai takdir??


Takdir yang hanya diketahui oleh sang khalik..karna takdir lah yang bisa memisahkan segalanya..


“mianhae…jongmal mianhae” sedu sedan jinki saat menapaki halaman rumahnya..


Jujur ia menyesali keputusan yang diambilnya..sangat menyesal malah..mencampakkan seseorang yang begitu berharga dan berarti untuknya layaknya manusia yang tak punya hati..sungguh ia menyesalinya..


Tapi..


Ini semua karna..


TAKDIR


ARGGGHHH


Jinki berteriak histeris,,kedua tangannya langsung mencengkram erat kepalanya yang serasa mau meledak..sakit..sampai ke ubun ubun dan semua bagian otaknya, tak peduli itu otak besar maupun otak kecilnya..bahkan kini jinki berguling guling ditanah, kesakitan, sementara kakinya mulai menghentak hentakkan tanah…tak kuasa menahan sakitnya..tak kuasa menahan takdir ini..tak berdaya menerima semua ini..argh..jangan lagi..hentikan..tolong hentikan…sakit..sangat sakit..tanpa aba aba darah segar mulai mengalir dari hidung bangirnya yang indah..dan menjadi pemandangan yang menyedihkan saat darah itu bercampur airmata yang mengalir di pipi kemudian jatuh ke tanah..


ARRGGGHHH


Berteriak lebih keras saat sakit itu dating lagi..bahkan lebih dari tadi..jinki mulai membentur benturkan kepalanya di tanah,,berharap sakit itu hilang..berharap rasa sakit itu lenyap..


TAKDIR


Inilah yang memaksanya untuk menjadi iblis pada kibum..meninggalkannya..mencampakkanya…menduakan cintanya…karna takdirnya akan berakhir tak lama lagi…


Im so sorry but I love you


 +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Aku masih disini..


Masih berada ditempat tadi…


Masih menatap kosong lurus kedepan…


ketika cinta hendak beranjak pergi,…pasti ia akan meninggalkan luka,….dalam dan memedihkan…merah dan berdarah..,busuk dan bernanah,…aku sangat ingin berkata pada cinta,…agar ia tetap berada disampingku,…mengukir hati seperti dulu,….mengulum senyum malu-malu,…tapi, cinta berkata padaku,…"aku sudah lelah,perlu dunia baru..” 


ya…itu benar..cinta telah meninggalkanku..


tak da yang bisa kulakukan untuk menghalangi kepergiannya..kecuali..menangis..


Karena airmata adalah satu satunya cara bagaimana mata berbicara ketika bibir tak mampu menjelaskan apa yg telah membuat perasaanmu terluka 


Ya..saat ini aku terluka…terluka karna cinta…


Hati ini masih bertanya Tanya kenapa jinki pergi walaupun aku sudah tau alasannya..apaka ini yang disebut penolakan?? Atau pemberontakan?? Atau ketidak adilan??


Molla…yang aku tau, aku telah jatuh…jatuh kedalam lubang yang paling dalam..tesesat tanpa arah...gelap tanpa penerangan..karna penunjuk itu telah pergi..karna cahaya itu telah pergi…


Ya..ia telah pergi…


++++++++++++++++++++++++++


“bertahanlah nak” isak nyonya lee saat berlari larian dikoridor rumah sakit..menyusul ranjang pasien yang juga melajudi koridor yang sama, didorong para perawat..jinki masih meronta ronta…kemeja soft bluenya kini telah bercampur tanah, darah dan keringat..entah sudah berapa lama ia menahan rasa sakit itu…


“maaf nyonya…anda silahkan tunggu disini” kata perwat saat mereka telah memasuki kamar pemeriksaan..


“tapi aku ibunya” isak nyonya lee lagi..


“kami tau nyonya…tapi ini sudah peraturannya..” kata perawat lagi, menutup pintu itu tepat didepan nyonya lee..meinggalkan nyonya lee yang kini telah bersandar di pilar rumah sakit yang kokoh..menangisi keadaan putra semata wayangnya itu..


“umma tau sakitnya nak…bertahanlah” doa sang ibu…


+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Tap


Tap


Tap


Akhirnya kaki ini melangkah juga..meskipun tanpa arah..masih dengan tatapan kosong..bagaikan zombie..bagaikan perahu tanpa nahkoda..


Tap


Tiba tiba langkahku terhenti…


Tempat ini..


Bukankah ini tempat saat pertama kali kita bertemu??



Sama..masih sama seperti dulu…bahkan pohon sakura ini masih tumbuh dengan indahnya..air sungai yang mengalir dibawah jembatan kecil ini, masih jernih seperti dulu…


Aku masih ingat…

dulu aku hampir terjatuh dari jembatan ini karna terlalu bersemangat saat ingin melihat sungai di bawah sana..untungnya ada kau jinki, makanya aku masih hidup sampai sekarang..kau mengulurkan tanganmu, berteriak padaku untuk meraihnya..dengan takut takut aku meraih tanganmu..tapi tak sampai..aku pasrah, kalau memang ini ajalku..namun kau tak menyerah, kau membungkukkan badanmu, mengulurkan tanganmu lagi..berteriak dengan muka merah agar aku mencobanya lagi..”jangan menyerah”katamu..aku yang tengah terisak, mencoba lagi meraih tanganmu..hupp. dapat..segera kau menarikku keatas..perlahan kurasakan tubuhku mulai terangkat dan bruuuk, aku jatuh tepat diatas badanmu..kau tampak kelelahan, keringat bercucuran diwajahmu..kemudian kau menarikku ke dekapan mu, mengusap kepalaku lembut berusaha menenangkanku…aku masih terisak dipelukanmu..aku mengucapkan terima kasih padamu..dan sejak hari itu aku menyukaimu…pahlawanku..dan ternyata gayung bersambut, kau juga menyukaiku dan bahkan menyatakannya padaku..kau tau jinki, hari itu ku jadikan sebagai hari yang sangat penting bagiku, karna akhirnya cintaku terbalas..


namun tak kusangka..kini semua berakhir begitu saja..kenapa aku menangis lagi…hati ini sakit jinki ah..benarkah?? benarkah kau meninggalkanku karna orang yang dulu pernah ku lihat bersama mu?? Benarkah kau berpaling dari ku?? Benarkah jinki ah???? Haruskah aku mempercayai semuanya, bahwa kau takkan kembali lagi padaku??


Apakah ini takdirku??


+++++++++++++++++++++++++++


Dirumah sakit, tampak dokter dan perawat berlalu lalang di depan kamar operasi..seorang wanita separuh baya tampak menangis hebat diruang tunggu..memanggil manggil nama putra nya..


“kita mulai operasinya tuan lee” perintah dokter dan segera operasi pun dimulai..


+++++++++++++++++++++++++


Kibum ah..


Kau tau..


Aku sengaja berlaku kejam padamu setelah aku tau bahwa takdir ku ternyata kelam..tanpa harapan..


Kibum ah..


Kau tau..


Aku masih mencintaimu..


Aku divonis kanker otak..stadium 4…


Kau tau, saat pertama kali yang terpikir saat aku mendengar ini adalah kamu…bagaimana caranya aku memberitahu mu bahwa aku akan mati dalam waktu dekat ?? bahwa aku akan meninggalkanmu selamanya??


Tapi, aku tak ingin membuatmu susah karna kondisiku ini…biarlah aku yang menanggungnya sendiri..karna itulah aku memutuskan untuk membuatmu meninggalkanku..aku tak dating saat kita kencan..aku tak dating saat ulang tahunmu..bahkan aku bersandiwara berselingkuh dengan sepupuku..aku hanya berharap kau meninggalkanku..


Namun, bisa kulihat bahwa kau benar benar mencintaiku..buktinya kau tetap bersikap biasa saja padaku bahkan setelah mengetahui semua kejahatanku padamu..kau tetap disisiku seperti kibum yang biasanya, yang penuh cinta..


Sungguh aku berterima kasih padamu atas cintamu yang tulus padaku..tapi maaf, aku tak pantas lagi menerimanya..makanya, aku memutuskanmu..meninggalkanmu…biarkanlah aku sendiri..


Aku tau ini memang egois..


Tapi..


Maafkan aku kibum ah..ini semua karna aku begitu mencintaimu..mengertilah aku ne??


Ah baby..temukanlah cinta yang baru..temukanlah cinta yang benar benar mengertimu..cinta yang takkan meninggalkanmu lagi..cinta yang takkan pernah membuatmu menagis lagi..cinta yang akan slalau membuatmu hangat…ok??


Annyeong kibum ah…


PPPIIIIIIIIIIIIIPPPPPPPPPPPPPPPPP


“dokter, kita kehilangan pasien” teriak perawat, membuat dokter panik..dan membuat seorang ibu diluar sana menangis histeris..


++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Jinki ah..


Kau tau..


Jika memang itu keputusanmu, aku akan mencoba menerimanya walaupun pahit…


Terima kasih kau telah mengenalkan cinta padaku..cinta tak hanya mengenal kata senang suka dan bahagia..tapi juga mengenal sakit pedih dan siksa..


Jinki ah..


Saat ini, aku berdiri di sini..di tempat kenangan kita kau ingat??


Jinki ah..


Kau tau..


Seberapa kejamnya kau padaku, sampai detik ini tak melunturkan cintaku padamu..


Jinki ah..


kau tau, aku hampa tanpa dirimu..tak berarti tanpamu..


Jinki ah..


Jika aku terjatuh lagi, akankah kau mengulurkan tanganmu lagi dan berusah payah menarikku??


Annyeong jinki ah..


BYYUUUURRR


“tolong..ada orang jatuh” teriak seorang yeoja muda


+++++++++++++++++++++++++++


Skali lagi..takdir jua lah yang menentukan semuanya…


Takdir jua lah yang kembali mempertemukan kedua sejoli itu di alam baka..


Haruskah kita berterima kasih pada takdir??




THE END

fanfict ONKEY - NOW WE...sekuel of CONFESSION

PIIIPP

PIIPPP

"cepat siapkan alat pacu jantung" triak dokter sohn..beberapa perawat tampak berlarian panik mengambil peralatan yang akan digunakan..

"satu..dua..tiga"

buuukk

masih belum ada reaksi..

"skali lagi..satu..dua..tiga" printah dokter sohn

buuukk

PIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIPP

bunyi panjang itu mengakhiri segalanya...diikuti ratapan seseorang..

"ANDWAEEEE...APPAAA"

ya....lee yesung telah kembali kepada Nya..


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“selamat jalan lee yesung…selamat jalan..semoga kau tenang di sisi Nya..amiin” pendeta mengakhiri doanya *mian,author g tw aslinya gmn*

Seerrrrr

Hujan yang turun membasahi bum semakin deras..para pelayat berbaju hitam mulai meninggalkan pemakaman itu…menyisakan beberapa orang yang masih setia disitu…

“umma..ayo pulang..umma harus istirahat” bujuk daesung, merangkul bahu kecil ummanya..ryeowook yang tampak kacau mengangguk lemah…ia melingkarkan tangannya di pinggang daesung..masih lemah..lemah karna yesung meninggalkannya untuk selamanya…

“jinki??” panggil daesung, menoleh pada jinki yang tengah duduk di sebelah makam yesung

“duluan saja hyung..aku masih mau disini” kata jinki, sedikit mengeraskan suaranya agar terdengar di tengah hujan yang deras ini…

“kau bisa sakit nak” khawatir ryeowook yang kini telah beranjak dari sisi daesung, memegang pundak anaknya

“taka pa umma..aku bisa memakai payung ini” kata jinki, memaksakan senyuman, walaupun yang tercipta senyuman getir..

Ryeowook memandang anaknya itu, mengecup kepala anaknya dan kembali memegang daesung..ia begitu rapuh sekarang..sebenarnya ia masih ingin disisi yesung, tapi daesung memaksanya pulang..annyeong nae sarang..

Jinki menatap lagi nisan yesung…

“appa” panggil jinki

“maaf..maaf aku tak bisa menepati janjiku..maaf appa” isak jinki, menggenggam tanah kubur appanya..

“maafkan aku tak bisa membawa pulang kibum..maaf appa”

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“kibum ah” panggil joongki

“kibum ah”

“ah..ne honey?”

Joongki tersenyum kemudian merengkuh tubuh anaenya itu..mendekapnya erat dari belakang..

“apa yang kau pikirkan?” Tanya joongki, menyandarkan dagunya di bahu kibum..

“nothing” jawab kibum, menoleh pada joongki

“memikirkan jinki kah??”

“ti..tidak..aku tak memikirkannya” bantah kibum segera, memalingkan wajahnya dari joongki..

Joongki tersenyum..ia tau betul anaenya ini slalu memikirkan jinki..kadang ia mendapati kibum tengah memandang foto jinki..ia cemburu jelas..tapi ia memakluminya, karna ia pernah merasakan hal yang sama saat chae rim *author eksis x)* meninggalkannya dulu…prasaan kehilangan..prasaan sakit karna dikhianati..prasaan benci ..namun ia tak bisa membencinya, karna ia terlalu mencintainya..

Joongki melepaskan dekapannya, membalikkan tubuh kibum, memegang pipi tirus kibum…

“honey..jujurlah pada dirimu sendiri..” kata joongki

“kalau kau memang masih mencintainya a…”

Grebb

“aku tak mencintainya lagi..aku hanya mencintaimu..jangan pernah menyebut namanya lagi” bentak kibum dalam pelukan joongki…badannya bergetar..joongki menghela nafasnya, mengelus punggun kibum lembut..aku hanya tak ingin melihatmu menderita kibum ah…

+++++++++++++++++++++++++++++++

“hyuung, aku tak bisa’ tolak jinki

“hyung mohon..hyung juga tak bisa mengurus semuanya sendiri..kau cukup memimpin satu perusahaan..ayo lah jinki a” pinta daesung

Jinki memandang daesung..hyungnya itu sekarang kurusan..apa karna kelelahan??

“baiklah hyung” jinki mengiyakan permintaan daesung…ia berjanji tak kan mengecewakan appa nya dan keluarganya lagi..ia kan memulai segalanya..dari awal

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“yoogeun macuk dulu mommy..bye bye” yoogeun berjingkrak jingkrak senang…

Kibum tak memperhatikan sebuah motor yang melaju kencang sampai

CKKKKIIIIIIT

BRAAAAKK

“YOOGEUN AH” teriak kibum saat melihat tuguh aegyanya melambung anggun kemudian jatuh bersimbah darahm..berlari menyongsong aegya nya dengan airmata berlinang..mendekap tubuh mungil yang tak sadarkan diri itu, tak mempedulikan dirinya yang juga bersimbah darah

“YOOGEUN AH..BANGUN NAK” histerisnya

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Tap taap tap

‘yoogeun ah” isak kibum sembari menelusuri koridor rumah sakit dengan yoogeun di ranjang pasien..

“maaf anda tidak boleh masuk” larang seorang perawat

“TAPI IA ANAKKU” histeris kibum, menatap berang perawat yang melarangnya

“KIBUM AH” panggil joongki berlari menyongsong kibum

“joongki” kibum mendekap joongki erat..menumpahkan tangisannya disana..

“yoogeun ah..yoogeun” isak kibum terbata..

Joongki mendekap kibum lebih erat, mengusap punggung anaenya

“aku..aku lengah..aku bodoh..” kibum menyalahkan dirinya atas kecelakaan yoogeun..bagaimana seorang ibu bisa lengah akan anaknya?? Bagaimana seorang ibu bisa membiarkan aegyanya terluka??

“maaf apa anda keluarga korban??” Tanya perawat

“iya..aku ibunya..kami orangtuanya..bagaimana keadaan anakku??” Tanya kibum segera

“anak anda kekurangan darah..persediaan darah rumah sakit kebetulan sedang kosong..”

“apaa?? Andwaee” pekik kibum histeris..golongan darahnya berbeda dengan yoogeun..joongki?? sudah pasti beda..hanya…

+++++++++++++++++++++++++++++

PRAAANNG

Ah..jinki tak sengaja menyenggol gelas di meja kerjanya..ada apa ini?? Kenapa prasaannya tak karuan..

Aww, jarinya yang kecil tergores oleh pecahan gelas, mengalirkan darah..

“tuan lee, ada tamu untuk anda..dan dia bilang ini penting”

“biarkan ia masuk” kata jinki, setelah membuang pecahan gelas itu ditempat sampah, kembali duduk di kursi empuknya

Cklekk

“jinkiah..tolong aku” isak kibum

Kibum?? Itu kibum kan?? Astaga. Kenapa banyak noda darah dibajunya??

Jinki berlari menyongsong kibum, merangkulnya lembut dan mengajaknya masuk

“apa yang bisa aku bantu?” Tanya jinki segera

“aku..aku butuh darahmu jinki..yoogeun kecelakaan dan ia kekurangan darah..” jelas kibum, masih terisak

Aku??

“kenapa bukan kau atau ..jo..joongki ssi?” Tanya jinki heran

“karna..karna…”

++++++++++++++++++++++++++++++

“syukurlah anda tepat waktu..kondisi yoogeun sudah mulai membaik” kata dokter ahn yang menangani yoogeun

Syukurlah..

Bruuuk

Kibum merosot, bersandar di dinding…syukurlah yoogeun sudah membaik…
.

.

.

Jinki mendekati pintu ruangan gawat darurat yang transparan…memandangi sosok yoogeun yang terbaring..benarkah?? benarkah semuanya??

Flashback

““kenapa bukan kau atau ..jo..joongki ssi?” Tanya jinki heran

“karna..karna…”

“karna apa kibum ah??” Tanya jinki lagi, prasaanya makin tak karuan

“KARNA IA ANAK MU JINKI..DAN AKU TAK TAU HARUS KEMANA LAGI..TOLONG AKU JINKI AH, TOLONG YOOGEUN”

Kibum mengutarakan semuanya…membuka rahasia yang katanya akan ia bawa keliang kubur..ia tak sanggup lagi..ia tak ingin kehilangan orang yang dicintainya lagi

“kajja kita kerumah sakit”

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Anakku..itu anakku yang sedang terbaring..anakku..

“hiks”

Menangis..ia menangis..tak menyangka ia menceraikan kibum saat ia tengah hamil..tuhan, ampuni aku..aku telah menelantarkan anak dan istriku..aku pantas mendapatkan hukuman

“jinki ssi?” seseorang menepuk bahunya pelan..cepat jinki menghapus airmatanya, menoleh pada orang itu

“song joongki ssi?”

“ne..tak kusangka kau mengingat namaku..” kata joongki, kini memandang yoogeun yang terbaring didalam..

“soal yoogeun..benar, yoogeun itu anakmu..aku..aku tau tak berhak ikut campur masalah ini..aku tak mau tau alas an kau mencampakkan mereka..yang aku tau, sekarang mereka adalah keluargaku..anak dan istriku..kalau kau memang ingin keljelasan dari semua ini, pergilah menemui kibum..tapi jangan sekarang..ia begitu rapuh saat ini..berikanlah ia waktu sampai ia siap..dan, terima kasih atas pertolonganmu..” joongki membungkuk hormat pada jinki..kemudian beranjak pergi..

“ah..kau bisa menemui yoogeun kapanpun kau mau..annyeong” lanjut joongki, berjalan kea rah kibum yang tampak letih..

Anakku..yoogeun anakku..maafkan appa nak…

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

“jadi..bagaimana keadaan yoogeun sekarang??” Tanya jinki, dua minggu setelah kejadian yang lalu..kibum menyeruput lemon teanya, memilih tak memandang jinki..

“yoogeun sudah sehat..ia sudah kembali bersekolah” jawab kibum pelan

Canggung..mereka berdua canggung setelah kenyataannya terungkap

“aku…”

“aku takkan menanyakan alasan mengapa kau menyembunyikan ini semua dariku..aku..lagi lagi aku meminta maaf padamu..karna telah mengusirmu saat kau seharusnya butuh perlindungan..maafkan aku kibum ah” lirih jinki menunduk

Demi apa

Kibum sangat membenci jinki..tapi ia terlalu mencintainya…tuhaan, bantu ia..

“aku sudah pernah bilang, aku sudah memaafkanmu..aku terpaksa menyembunyikan ini karna aku tak mau kehilangan orang yang aku cintai lagi.aku tak mau…” jelas kibum berurai airmata..jinki segera memeluk kibum..tuhan,aku manusia hina..aku begitu tega membuat orang yang dikasihinya menderita..ampuni aku tuhan..

“aku..bolehkah aku bertemu dengan yoogeun?” Tanya jinki pelan..ia ingin memeluk aegya nya itu..ingin berjumpa dengat malaikatnya..

“ayo kita kesekolah yooegun”

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“MOMMY” girang yoogeun saat mommynya menjemputnya..segera saja ia memeluk mommynya erat..

‘yoogeun ah..ada yang ingin bertemu denganmu”kata kibum pelan..”siapa mommy?” Tanya nya..

“annyeong yoogeun ah” sapa jinki

“annyeong uncle” balas yoogeun riang, berlari memeluk jinki

Sekarang jinki bisa merasakan wangi orange yang sama..mengeratkan pelukannya, mengecup pipi chubby yoogeun

“tenapa uncle menangis??” Tanya yoogeun polos

“bukan uncle yoogeun ah, tapi appa…jinki appa”  kata joongki tiba tiba

“daddy” pekik yoogeun kegirangan, melepaskan pelukannya pada jinki dan berlari kea rah joongki, melompat ke pelukannya

“maksud daddy??” Tanya yoogeun polos, mengerjapkan matanya lucu

“uncle ini adalah daddy yoogeun yang sebenarnya” jelas joongki, membuat jinki tak percaya dan kibum terdiam

“daddy yoogeun kan song joongki daddy” ucap yoogeun polos..joongki tersenyum, lalu mengecup bibir imut yoogeun sekilas..

“begini sayang..jinki appa adalah daddy yoogeun yang sebenarnya..karna sesuatu, joongki daddy juga menjadi daddy nya yoogeun” jelas joongki

“ooo..beditu..aciiik, yoogeun punya dua daddy” pekik yoogeun senang, memeluk leher joongki senang..

“nah, daddy mau mengobrol dengan mommy dan jinki appa dulu..yoogeun tunggu di mobil jinki appa ya..”joongki mendudukkan yoogeun di jok belakang dan kembali ke tempat kibum dan jinki..

“nah sekerang..mari kita luruskan semuanyaa” kata joongki

“tapi..joongki ah” kata kibum

“sstt, diam dulu honey…kibum ah, aku tau kau masih mencintai jinki sampai sekarang..aku tau tiap malam kau menangisinya..aku tau betapa inginnya kau mengatakan kepada yoogeun bahwa appanya adalah jinki, tapi aku juga tau kau takut mengecewakan..tapi kibum ah, aku lebih takut saat melihatmu menderita seperti ini..aku mencintaimu..sangat mencintaimu..karna itu aku ingin kai kembali pada jinki” ujar joongki, menatap kibum dan jinki bergantian..

“apa?? Tapii..” ucapan kibum terpotong saat joonki mengecup lembut bibirnya..

“aku sudah bilang jujurlah pada dirimu..kau jelas lebih membutuhkan jinki..aku mohon kembali padanya” pinta joongki..

Kibum terisak dan memeluk joongki erat..joongki benar, kibum membutuhkan jinki

“terima kasih atas cintamu slama ini kibum ah..karna kau juga aku bisa bangkit dari keterpurukanku dulu” bisik joongki..kibum menganggunk dalam di dada joongki..”terima kasih juga kau mau menerima dan mencintaiku honey” balas kibum..joongki tersenyum, mengusap kepala kibum lembut

“lee jinki ssi..ku kembalikan kibum dan yoogeun padamu..jangan kau sia siakan lagi mereka..oke” tegas joongki pada jinki diikuti senyuman..

“pasti” jinki menjabat tangan joongki erat..ia janji akan membahagiakan kibum n yoogeun

“yoogeun ah..daddy harus kembali lagi ke keluar negeri..mulai sekarang, yoogeun tinggal dengan jinki appa, ok..jangan nakal..dengarkan kata mommy dan jinki appa..tetaplah menjadi anak kebanggaan daddy, ok?” pinta joongki saat menemui yoogeun untuk terakhir kalinya

“OK CAPTAIN!!! Yoogeun beljanji dadi anak pintal dan baik..ati ati daddy..yoogeun tayang daddy” yoogeun mengecup bibir joongki, kemudian tertawa..

“nah, sampai jumpa jinki..kibum..sampai bertemu lagi” ucap joongki, memeluk singkat kibum dan jinki kemudian bergegas masuk kemobilnya, meninggalkan mereka bertiga..

“kibum ah..aku..aku berjanji takkan mengecewakan mu lagi..aku berjanji takkan meninggalkan kalian lagi..sekarang..sekarang bisakah kita seperti dulu lagi?” pinta jinki menatap kibum lembut..

Kibum hanya memeluk jinki erat, tanpa berkata kata..cukup airmata yang mengalir..

“bisakah..bisakah kita mengulang semuanya dari awal” Tanya jinki lagi

“berjanjilah bahwa kau takkan pernah meninggalkanku lagi” pinta kibum

“aku janji..aku janji baby” janji jinki

Baby..sudah berapa lama ia tak mendengar panggilan manis itu

“baiklah..kita akan mengulang semuanya dari awal..saranghae lee jinki” kata kibum pada akhirnya..

“na do saranghae, kim kibum”

Sore siang itu smakin indah dengan bersatunya kembali sejoli yang saling mencintai itu..semoga..semoga cinta mereka bahagia selamanya..tak ada lagi dusta, tak ada lagi pengkhianatan..

“MOMMY!!! APPA!! AYOO TEPAT TITA PULAAAANG”triak yoogeun


THE END

fanfict ONKEY - OUR MEETING sekuel of CONFESSION

“mommy..”

Seorang bocah lelaki berlari lari kecil mengejar mommynya…pipinya yang berisi tampak naik turun seiring pelariannya..

Hup

Melompat dalam pelukan mommynya kemudian tertawa kecil…sang mommy balas mengecup gemas pipi aegyanya itu..menatapnya penuh kasih sayang..

“belum waktunya istirahat kan??” Tanya mommy lembut, masih memeluk aegya nya itu..

“belluum..tapi tiba tiba yoogeun tanen mommy..hehehe” cengirnya, membuat matanya yang sipit itu smakin menghilang..mommy mengacak gemas rambut aegya nya itu kemudian mengecup bibir mungilnya lagi..

“ayo..sekarang yoogeun masuk lagi ya..ntar yoogeun dihukum lhoo” pinta mommy sambil menurunkan yoogeun dari pelukannya, duduk sejajar dengan anaknya…menatap anaknya sambil tersenyum..

“okay mommy..yoogeun macuk duyuu..tunggu yoogeun yaaa”

CHUU~

Yoogeun mengecup bibir tipis mommy nya singkat kemudian berlari menuju kelasnya lagi…tampak park sonsaengnim sudah menunggunya di pintu masuk..yoogeun tampak bernegosiasi sebentar dg park sonsaengnim sebentar, kemudian masuk dengan wajah berseri seri..mommy hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan aegyanya itu..bagaimana tidak, wajah sonsaengnim tampak bersemu merah saat mereka bernegosiasi tadi..yoogeun..yoogeun..
“mommy yoogeun” panggil seseorang dari kejauhan..ah ternyata nyonya hwang…”mari kesini..”ajaknya..mau tak mau mommy yoogeun bergegas kesana dn bergabung dengan segerombalan umma yang tengah menunggui anak mereka sekolah..ya, yoogeun saat ini tengah menempuh pendidikan di TK chungdam *bo’oooongan*

Mommy yoogeun duduk diantara nyonya choi dan nyonya kim, tersenyum ke sekelilingnya..

“kibum ssi, bruntungnya memiliki aegya seperti yoogeun” puji nyonya lee..

“eh?” kaget kibum..ya kibum adalah mommy yoogeun..

“kemaren minhwa terjatuh saat bermain perosotan dan kakinya berdarah..yoogeun rela membopong minhwa ke ruang guru.aish, minhwa kan berat..tapi yoogeun bilang “no problem..yang penting minhwa selamat”..aigooo, baiknyaa” puji nyonya lee yang merupakan ibu minhwa..umma yang lain tampak terkesan dan menganggukan kepala setuju..

“ah, nyonya lee terlalu berlebihan” rendah kibum, ia tak menyangka yoogeun akan bertindak seheroik itu..dalam hati ia bangga dengan aegya satu satunya itu…

“tidak itu benar…gomawoyo..” lanjut nyonya lee lagi..kibum hanya tersenyum senang..bangga pada baby kecilnya itu..SANGAT BANGGA

“ngomong ngomong, mommy yoogeun..daddy yoogeun masih di luar negeri kah??” Tanya nyonya cho ingin tau..

DEG

Pertanyaan yang sensitive menurut kibum..daddy..daddy yoogeun..

“ne…ne..masih di swiss” kibum memaksakan senyuman yang meyakinkan..

“aigoo jauhnya..” ujar nyonya kang..tapi kibum tak mendengarkan kelanjutannya..pikirannya sedang melayang..jauh melampaui swiss..

+++++++++++++++++++++++++++++++

“bagaimana keadaan appa hyung??” Tanya jinki khawatir..daesung menghela nafas berat..tampak letih..mengaduk lattenya pelan..menyeruputnya perlahan, dan kembali menatap jinki..

“keadaan appa memburuk..sudah 2 minggu beliau koma” lirih daesung, kembali asik mengaduk lattenya yang jelas jelas sudah dingin dari tadi karna keseringan diaduk..

Deg

Koma??

Ya tuhaan…

Jinki menundukkan kepalanya..jauh di lubuk hatinya ada penyesalan mendalam..sangat menyesal..

Daesung memperhatikan dongsaengnya itu..ia iba namun bagaimana lagi..nasi sudah menjadi bubur..5 tahun..5 tahun sudah jinki dibuang oleh keluarga lee..appa mereka amat murka dengan perceraian jinki dan kibum..apalagi saat ia tau penyebab perceraian mereka karna perselingkuhan jinki..yesung merasa malu atas kelakuan putranya itu..yesung yang murka mengusir jinki dari keluarga lee..ini membuat yesung sering masuk rumah sakit karna penyakit jantung yang dideritanya kambuh..tapi ternyata, yesung sudah kompilkasi..ia juga menderita diabetes ditambah liver *ya allah, menderitanya suamikuu*


Yesung juga kerap kali pingsan karna memikirkan keberadaan kibum..ia merasa malu dengan keluarga kim yang notabene sahabat karibnya..keluarga kim malah sudah memutuskan hubungan mereka dan pindah ke prancis..2 minggu yang lalu yesung kembali jatuh pingsan namun berujung koma..

Mata jinki mulai berkaca kaca…penyesalan memang slalu datang terlambat..entah dimana akal dan prasaannya saat ia menceraikan kibum..

Bosan ia jadikan alas an..sungguh tak masuk akal…kini appa nya berjuang melawan maut karna kelakuannya..tuhan, manusia macam apa dia?? Anak durhaka skaligus suami durhaka??

Karma memang berlaku..yeojanya juga meninggalkannya dengan alas an yang sama setelah berhasil membuat jinki menjadi gembel dengan sgala macam permintaannya..kini ia pengangguran yang berjuang menyari kerja..namun sulit..hidup memang keras…

Kibum ah…kau dimana sekarang baby??

“jenguk lah appa kalau kau punya waktu..walaupun appa murka, tapi setidaknya ia bisa melihatmu setelah 5 tahun tak bersua..hyung harus kembali kerja..bye” daesung menepuk pundak jinki pelan sebelum melangkah meninggalkan café..membuat jinki meneteskan airmatanya..

Mianhae..

Mianhe appa..

Mianhae baby..

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


“mommy..yoogeun mau matan soto ayaam” rengek yoogeun, memeluk kaku mommynya dari belakang..

“tidak bosankah setiap hari makan ayam??” Tanya kibum ,menoleh ke bawah

“never say never  to chicken..chicken is my everything mommy” tegas yoogeun, menatap mommy nya tajam sebelum kembali memeluk kaki mommynya..kibum terkekeh kecil…bahkan kesukaan mereka sama..membuat hati kibum kembali bergetar..mengingatkannya pada seseorang yang seharusnya dihapus dari ingatannya..

Kibum membalikkan dirinya, kemudian jongkok, mensejajarkan dirinya dan yoogeun..tampak yoogeun sedang cemberut dg pipi yang gembung dan mulut yang manyun..membuat kibum mengecup gemas wajah imut aegya nya itu…

“karna yoogeun udah nolongin minhwa, mommy bakalan masakin yoogeun soto ayam special” ujar kibum, mengacak acak rambut putranya itu..

“ye yeeeee…mommy is the best..saranghae mommy” yoogeun memeluk kibum..namun karna terlalu semangat, kibum jatuh dan yoogeun berada diatasnya..tertawa dan memeluk yoogeun erat..mengecup lagi yoogeun dan menghirup wangi orange nya..

“sudah…mommy mau ke supermarket dulu..” kibum menurunkan yoogeun dan menepuk pelan butt nya..merapikan bajunya dan berjalan kekamar, mengambil dompetnya..

“yoogeun jaga rumah, ne…mommy sebentar kok” kata kibum dari dalam kamar

“ne mommy..” yoogeun senyum senyum..kini yang ada di pikirannya soto ayam special yang enaknya tiada tara..

Kibum tertawa kecil melihat yoogeun yang tengah asik berimajinasi, berjalan menuju pintu..

“mommy..daddy kapan pulangnya??”

Deg

Tangan kibum yang akan meraih gagang pintu terhenti..

“yoogeun lindu daddy, mommy..” terawang yoogeun..tampak raut wajah yoogeun berubah sedih..

“be..beberapa hari lagi daddy pulang sayang” suara kibum tercekat..tak menyangka aegya nya akan menanyakan hal ini..

“bo ong..bebelapa hali telus..” kesal yoogeun

“kemaren daddy menelpon mommy..daddy sendiri yang bilang” membalikkan badannya, berusaha tersenyum walaupun hatinya sedikit tak karuan??

“really??? Yippie..mommy ayo ke tupel juniol..eh talah..tupel malket nya..yoogeun lapaaaal” pinta yoogeun

“ne..jaga rumah ya” kibum membuka pintu..namun belum branjak, karna ia memikirkan kata yoogeun..kenapa tiba tiba yoogeun menanyakan daddy nya??

++++++++++++++++++++++++++++

Jinki berjalan lurus kea rah swalayan yang menjual buah buahan..ia berencana menjenguk appany..walaupun ia tau keluarganya akan marah, tapi ia tetap seorang anak dari yesung..ia masih punya hati, walaupun hati itu sudah sedikit membusuk..berbekal uang yang dikumpulkannya, jinki memilih parsel buah yang cukup besar..

“ayam..ayam…ayam..ah disana”

Deg

Suara itu..

Bukankah itu suara kibum??

Jinki menoleh cepat dan melihat sosok itu..

Benarkah itu kibumnya??

Kibum bergegas mendorong trolinya, jinki mengikutinya..

Wangi orange ini..

Wangi yang menyegarkannya ini..

Masih sama seperti 5 tahun yang lalu..

Itu kibumnya..pasti!!

Jinki mengamati sosok kibum yang tengah memilih ayam.

Yeppeo..tetap yeppeo..

Bagaimana keadaanmu sekarang baby??

Lama jinki melamun, tak sadar kibum telah menjauh..bahkan telah selesai membayar belanjaannya..kibum berjalan cepat menuju plataran supermarket, menyetop taksi..

Tunggu..

Tunggu aku kibum ah..

Jinki bergegas berlari, namun kibum telah pergi..

“baby…nae key…jangan tinggalkan akuu” lirih jinki..

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“nah..sekarang mommy masak dulu..yoogeun duduk yang manis yaaa” seru kibum sambil mengenakan celemek power rangersnya, kesukaan yoogeun..

“neee” ceria yoogeun yang kini telah duduk manis di meja makan

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Jinki telah sampai didepan kamar vip 001, kamar rawat appanya..ia ragu..akankah keluarganya menyambut kedatangannya..

Cklekk

Kosong, hanya ada appa nya yang terbaring tak sadarkan diri..melihat banyaknya alat yang dipasang ditubuh apppanya, hati jinki mencelos..ia tak tega melihat appanya seperti ini..

Tiit..tiiit..

Bunyi alat itu sedikit menakutkan jinki..ia takut alat itu akan berhenti berbunyi..selang oksigen..infus..sungguh, jinki ngeri melihat kondisi appanya..

Appa nya kurus..sangat kurus..ada lingkaran hitam dikantung matanya..bibirnya kering..

Tes

Tes

Tes

Jinki menangis…gara gara dirinya, appa nya seperti ini..

Anak durhaka!!

Tak henti hentinya jinki mengutuk dirinya sendiri,,,

“ap..pa…appa..” isak jinki, menggenggam lembut tangan appa nya..

“appa..” panggil jinki lagi, menciumi tangan appa nya..dingin..kenapa dingin??

“maafkan aku appa..aku tau kata maaf takkan berguna..aku tau appa bisa mendengarnya..maafkan aku appa..maafkan anakmu yang menjijikkan ini..yang meninggalkan istrinya demi selingkihannya..maafkan akuuu” isak jinki..masih menciumi tangan yesung…

Kata maaf saja takkan bisa mengembalikan kesadaran appanya..ia tau itu…tapi hanya kata maaf yang terlontar, karna ia merasa sangat bersalah…sangat bersalah dan menyesal..

“aku janji appa..aku akan mencari kibum..aku akan meminta maaf padanya..aku rela bersujud memohon maaf nya..aku janji appa..” janji jinki..

Tanpa jinki sadari, airmata menetes dari mata sipit yesung…tanda ia memaafkan anaknya..

+++++++++++++++++++++++++++++

“yoogeun macuk dulu mommy…yoogeun dandi dadi anak baik..ati ati kelumah tatitnya..tepat tembuh mommy..bye bye” yoogeun melambaikan tangannya pada kibum dan bergegas ke kelasnya…

Kibum memutuskan untuk kerumah sakit karna sejak kemaren malam ia merasa pusing..ia menitipkan yoogeun pada park sonsaengnim sbelum meninggalkan TK yoogeun...

dirumah sakit kibum segera melakukan pemeriksaan pada dokter jung kenalannya, dan hasilnya ternyata tekanan darah kibum rendah..ia kurang istirahat..

"kibum ah??"

su..suara itu??

"kau kibum kan??"

pergi..harus pergi..secepat mungkin..

greb..tangan kibum ditahan seseorang..andwae..lepaskan ia..

"kibum ah..aku mohon jangan pergi"

dan segera saja ia berada dalam dekapannya..masih sama seperti 5 tahun yang lalu..bahkan wangi bvlgarinya masih sama..tuhan, apa ini mimpi??

"lepas"

jinki malah mempererat dekapannya..

kibum memberontak..ingin secepat mungkin pergi..tak ingin dihantui masa lalu..

"jebal baby..jangan melarikan diri..jangan pergi dariku" lirih jinki

"setelah semua yang kau lakukan padaku?" badan kibum mulai gemetar..ia menggigit bibir bawahnya menahan sakit dan airmata..

"tolong dengarkan penjelasanku" ujar jinki

"pen..penjelasan apa lagi? bukankah semuanya sudah jelas??" runtuh..pertahanannya runtuh..airmatanya jatuh..ia tak sanggup menahan luka lama ini..seseorang, bantu ia mengobati luka ini..

jinki menarik kibum menuju lift, menuju ruang 001..kibum meronta melepaskan tangannya namun cengkraman jinki lebih kuat..ia pasrah saja..

cklek..pintu dibuka dan tampaklah sesorang berbaring disana..

"yes..sung ap..pa?" ucap kibum tak percaya..itu yesung appa bukan?? kenapa banyak skali alat bantu yang dipasang???

"appa koma" pelan jinki

koma?? koma jinki bilang??

kibum segera menyongsong yesung, mengenggam erat tangan appa nya tersebut...airmatanya mengalir..

"beliau begitu mengkhawatirkanmu" lanjut jinki

benarkah??

mianhae appa..jongmal mianhae aku tak menghubungi atau menemui mu slama ini...

kibum menciumi tangan yesung..menggenggamnya erat...mengelus wajah appa nya yang tak setampan dulu..mianhae appa..mianhae

"bagaimana keadaan mu sekarang??"

ckck, pertanyaan tak terduga..

"baik" kibum mengatur suaranya, agar terdengar biasa..lebih memilih memandangi yesung..

"aku..aku menyesal..menyesal atas semuanya"

cihh, hanya itu?? hanya menyesal setelah kau buat hatiku hancur berkeping keping??

"aku tau aku salah..aku tau kata maaf dan menyesal tak cukup untuk menebus semuanya.."

benar lee jinki, 100% benar

"tapi..jauh dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku minta maaf kibum ah.."

kibum masih tak bergeming, sibuk menghapus airmatanya yang kemabali mengalir..

"aku tau aku menjijikkan..suami yang tak menepati janjinya..suami rendahan..suami yang mencampakkan istrinya demi orang lain..suami yang membuat istrinya menderita..suami yang kejam..suami yang durhaka..suami iblis..suami...."

grebb

"sudah hentikan..." isak kibum, memeluk jinki erat..jinki balas memeluk kibum, tangis keduanya pecah...

"mianhae kibum ah..mianhae...aku tau aku mengecewakan mu..aku tau aku menyakitimu..bahkan aku yang menyebabkan appa ku sendiri jatuh koma karna ulahku..maafkan aku kibum ah..aku manusia rendahan..manusia hina..manusi..euummph" lagi, perkataan jinki terpotong saat kibum menautkan bibirnya lembut pada bibir jinki..sudah lama ia tak merasakan rasa manis ini..rasa manis yang memabukkannya..

kibum melepaskan tautannya, menangkup wajah jinki..menghapus airmata yang mengalir dari mata sipit jinki dengan jempolnya...mencoba tersenyum walaupun pahit..

"uljima.uljima...aku..aku sudah memaafkanmu jauh sebelum kau meminta maaf..uljima ne.." kata kibum, masih menghapus airmata jinki..karna aku mencintaimu makanya kau bisa memaafkanmu..aku benci padamu, tapi aku tetap mencintaimu...tangis jinki pecah lagi dalam pelukan kibum, memeluknya erat..takut kehilangannya lagi..

lagi..tanpa mereka sadari, yesung menangis...

++++++++++++++++++++++++++++++++

"ah..aku harus pergi.." kibum lupa, bahwa yoogeun sudah keluar sejak setengah jam yang lalu..

"aku antar ya" pinta jinki

ragu..kibum ragu..ia tak ingin jinki tau tentang yoogeun..

"ani..aku bisa sendiri.." kibum bangkit, mengecup kening yesung singkat sambil mendoakan kesembuhannya dan berjalan menuju pintu, tapi tangannya ditahan jinki..

"ayolahh" senyum jinki..ah, senyum itu..senyum manis itu..sudah berapa lama ia tak melihatnya..

ragu..ragu..

"ba..baiklah"

++++++++++++++++++++++++++++++

selama perjalanan, mereka hanya diam...hanya alunan musik yang terdengar..

"hmmm...baby.."

"bisakah berhenti memanggilku baby??"

eh??

tangan jinki sedikit tergelincir dari kemudi mobil..

"ki..kibum.."

"ne?"

ragu..ia yakin kibum belum sepenuhnya memaafkannya..

"bisa kah..bisakah kita kembali seperti dulu lagi..???" pelan jinki

lagi lagi, keduanya terdiam..

"mianhae, we can't..ah, disini..berhenti disini jinki"

eh?? apa tadi??

"jinki, berhenti disini..kita sudah sampai."

ckiiitt

jinki menghentikan mobilnya sementara kibum bergegas turun..ini?? bukankah ini taman kanak kanak?? jangan jangan...

"MOMMMYYY"

mommy??? jinki menoleh cepat..argh, benar dugaannya..anak itu memanggil kibum mommy..

"mommy lama cekali..apa mommy cudah cehat??" bocah itu memegang dahi kibum

"mommy sudah sehat sayang" kibum mengecup hidung bangir itu

"hoooyyeee..mommy cehat" memeluk erat kibum...siapa anak itu?? tunggu. kenapa wajahnya..wajahnya mirip dengan ku??

jinki turun dari mobil, mendekati ibu dan anak itu..memperhatikan lebih seksama..benar wajah mereka mirip..apa dia anakk..

"YOOGEUUN AH" sapa suara berat

yoogeun menoleh ke arah jinki..sumpah, mereka mirip..tuhan...

"DADDY" triak yoogeun senang, berlari ke arahnya..

dia memanggilku daddy? apa dia anakku??

yoogeun semakin mendekat..namun ia hanya melewati jinki.

HUP

"yoogeun lindduuuu daddy..sangat linduuu" pekik yoogeun senang, mengecup wajah daddynya..

sedikit membuat jinki kecewa dan...patah hati??

jadi.kibum telah menikah lagi??

"benar..inilah alasanku mengatakan bahwa kita tidak bisa bersama lagi..dia SONG JOONGKI..ia ayah dari..dari anakku.." kata kibum tiba tiba..ia sudah berdiri di samping jinki..jinki menatapnya tak percaya..

"aku..aku memang masih mencintaimu, tapi tak sebesar dulu...aku..aku sudah terlanjur kecewa jinki ah..aku sudah memaafkan mu, itu pasti..tapi..yah, kau tau..rasa kecewa itu masih tertanam disini" kibum menunjuk dadanya..

"terima kasih atas segalanya selama ini..aku bahagia pernah menjadi orang yang spesial di hatimu..menjadi orang yang sempat mengisi relung hatimu.."

"MOMMY AYO KITA PULAAANGG" triak yoogeun yang masih dalam pelukan daddynya..tampak bahagia...wajah mereka berdua juga mirip..

"NE..SEBENTAR" balas kibum..kibum memandang jinki.." aku senang kita bertemu lagi..aku akan terus berdoa akan kesembuhan yesung appa..sampai jumpa jinki..sampai bertemu..lagi" kibum memeluk jinki singkat dan berlari ke arah yoogeun dan joongki..

"itukah orangnya?" tanya joongki pada kibum..kibum mengangguk singkat..mengalungkan tangannya pada tangan joongki, menyandarkan kepalanya di lengan joongki..

"sudah kau katakan semuanya??" tanya joongki lagi

"akan aku bawa rahasia ini ke liang kubur ku" tegas kibum.." kajja" kibum menarik joongki..

tes

tes

tes

"semoga...semoga kalian bahagia..terima kasih masih mencintaiku kibum ah..pertemuan kita hari ini akan ku kenang..annyeong, kibum ah..annyeong nae sarang" lirih jinki, melangkahkan kakinya menuju mobil..

selamat tinggal !!!

THE END

fanfict ONKEY - OUR LOVE sekuel of CONFESSION

“jin..ki ah..ahhh..fas..sss..ter baby..ahhh” desah kibum, kepalanya bergerak kanan kiri menikmati apa yang sering disebut orang, surga dunia…

Tanpa banyak bicara, jinki smakin melipat gandakan kecepatannya..membuat kibum makin melenguh keras…meluapkan birahinya..membuat ranjang mereka bergoyang hebat…sampai akhirnya…mereka berdua mencapai klimaks..jinki jatuh menindih kibum, nafas keduanya tak karuang..peluh bercucuran seiring permainan keras mereka..jinki mengangkat badannya sedikit, memandang kibum yang berada dibawahnya..rambut hitam legam itu berantakan..namu tak menghapuskan kecantikan kibum seujung kukupun…yeppeo…

Jinki mengais poni kibum merapikannya, melap peluh yang membasahi wajah anaenya…

“gomawo baby…saranghae”bisik jinki sebelum akhirnya menautkan kembali bibir mereka..namun kali ini lembut tanpa dorongan nafsu…

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

2bulan sudah kibum resmi menjadi istrinya lee jinki..kibum meras sangat bahgia impiannya menikahi jinki menjadi kenyataan…sungguh..ia tak bohong..menjadi istri seorang lee jinki dulu bagai mimpi..lee jinni, putra pengusaha terkenal lee yesung dan kim ryeowook *g relaaa T^T*..tampan, kaya, baik hati, jenius..apalagi yang kurang?? Bersyukur…kibum sangat bersyukur bisa memiliki jinki…semoga cinta mereka abadi untuk slamanya…

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“baby, lembur lagi kah?” kesal kibum, memainkan kabel telpon..sedikit kecewa jinki pulang larut malam lagi..atau bahkan tak pulang, lagi lagi menginap di kantor..

“ne sayang..kau tau kan, appa sedang sakit, jadi aku yang harus menggantikannya untuk sementara..mianhae” ujar jinki dar sebreang sana..kedengarannya sedikit lelah..beberapa kali terdengar menghela nafasnya..sebegitu beratkah pekerjaannya??

“gwenchana baby…kau jangan sampai jatuh sakit..atau ada yang bisa aku bantu??” Tanya jinki, sedikit khawatir nampyeonnya akan jatuh sakit..

“kau baik skali baby..aku bisa sendiri baby..tenang saja..baby mu ini kan kuat dan pintar..hehehe” cengir jinki..membuat kibum tertawa kecil…

“ne..aku percaya..baby ku paling hebat sedunia..” tambah kibum, menimbulkan kekehan di sebrang sana..

“baby, aku harus kembali bekerja..” kata jinki

“ne…jangan terlambat makan lee jinki apalagi sampai tidak makan..annyeong bye…” kibum menekan meletakkan gagang telpon..

“chakaman baby” suara jinki terdengar lagi, kibum mendekatkan lagi gagang telpon ketelinganya..

“saranghae baby”

“hehhe..nado..sudah sana kembali bekerja..bye” kibum memutus telpon mereka, tapi tak beranjak dari sana..

Sejujurnya ia merindukan jinki…sudah seminggu mereka tidak bertemu..bukannya kibum menyalahkan jinki maupun yesung appa, tapi yah kibum rindu..hanya itu…

“miss you baby..really miss you..”lirih kibum, bangkit dan kemudian berjalan menuju kamarnya..bersiap siap tidur..sendiri..tiada jinki disampingnya…

“huuuffft” keluh kibum, meniup poninya.. biasanya kalau sudah begini, jinki akan merapikan poninya, mengecup pipinya berkali kali, merayunya  agar tidak cemberut lagi…kemudian jinki akan menyanyikan lagu kesukaannya sebelum tidur, aku bukan bang toyib, eh salah ku cinta kau by bcl…dan kibum akan terlelap dalam dekapan jinki yang hangat..atau menghabiskan waktu dengan saling mendengarkan cerita atau keluh kesah satu sama lain…tapii…sekarang kibum hanya sendiri…

“baby....im really missing you” ucap kibum sebelum terlelap dan tak lama kemudian sudah mengarungi dunia mimpinya…

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“hoooaaam” kuap kibum sambil meregangkan badannya..menoleh kesamping...hahhhh, tnyata jinki tak pulang…cukup lama menatap kesebebelahnya..entah apa yang dipikirkannya..

“yasudah lah…saatnya mandiii lalu sarapann…go go kibummm” kibum menyemangati dirinya sendiri, kemudian bergegas kekamar mandii..

Setelah merasa segaar dan puas (habis dandan trus nanya mirror pake dancenya goul nya 4minute) kibum pun melanglang buana ke dapur..membuka lemari es, meliat bahan bahan yang bisa diolahnya menjadi sarapan lezat bergizi..

“kenapa akuu ingin skali makan mangga muda?? Aneh”piker kibum sambil mengelus elus perutnya..anehh, padahal kan dia tidak begitu menyukai sesuatu yang asem asem seperti mangga contohnya..molla, masak yang ada saja, pasti kenyang..dan kibum pun menyiapkan segala sesuatunya dengan teliti sampaii..

“HOEKS”

Apa ini?? Kenapa ia merasa mual??

“HOEKS”

Lagi, kibum berlari ke kamar mandi dan menumpahkan segalanya ke kloset..tapi, tak da yang keluar…tapi perasaan mual terus menderanya..lama..lama kibum seperti itu..sampai ia kelelahan dan berjalan tertatih tatih kekamar..

“aku kenapa” keluhnya, memegang perutnya yang tiba tiba sakit..rasa mual trus menderunya walaupun frekuensinya mulai menurun..

“ooppps” kibum menutup mulutnya dengan punggung tangannya…jangan jangan ia……

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“hiks…hiks..hikss..”

Kibum menangis dengan apa yang dilihatnya..

Dua garis merah

Ia positif

Ia hamil

Ia menangis terharu…akhirnya..akhirnya ia memiliki separuh dari sang nampyeon tercintanya..

“terima kasih tuhaan..” isak kibum bahagia..ahh, jinki..ia teringat jinki..segera kibum bangkit dan mencari telpon genggamnya..dimana ia meletakkannya???

“ah…lama, pake telpon rumah saja” bergegas kibum menuju telpon rumah dan memencet nomor jinki…

“yeobseyo”

“baby” girang kibum,,,,ia rindu…rindu baby nyaaa..sangaaaat rindu…

“ne..ada apa baby?? Aku sedang sibuk”

“itu..aku..aku..”

“ah baby, mianhae..rekan bisnisku sudah dating..aku ada meeting penting..bye baby”

TUUUT TUUUUT TUUUUUT

Kibum tercengang, masih memegang gagang telpon…sedikit..eummm, kecewa??

“ah..pasti baby sibuk..”lirih kibum

Tes

Tes

Tes

Kibum heran..mengapa ia menangis??? Kibum mengusap airmatanya…reflex tangan kirinya mencengkram dadanya..appo..waeyo?? ia tak mengerti…

+++++++++++++++++++++++++++++

“baby..aku ada dinas luar kota 2 minggu…mianhae baby…”

Appo…

Entah kenapa hatinya sakit..

Dan lagi lagi tangan kanannya reflex mengels perutny yang masih datar…

“baby”panggil jinki

“ah..ne..pergilah…” kibum memaksakan senyuman…walaupun ia tau jinki takkan bisa melihat senyuman getirnya..

“aku pergi dulu baby…annyeong..hatihati ya..kalau ada apa apa hubungi aku”

PIIIIP

Lagi..

Sambungan telpon terputus..

1 bulan…

1bulan sudah ia tak bertatap muka dengan jinki..ingin rasanya kibum marah, tapi ia tak ingin mengacaukan pekerjaan suaminya…ia tau betul jinki meniti karirnya dari nol…

Tes

Tes

Tes

Lagi ia menangis…apa ini bawaan si kecil?? Ahh, bahkan ia belum sempat mengatakan kabar gembira ini pada jinki…kibum ingin menelpon lagi, tapi tak jadi..mengingat jinki akan lepas landas..

++++++++++++++++++++++++++++++++++

“aww..appo..”rintih kibum suatu malam..perutnya tiba tiba sakit..mencengkram perutnya sementara tangan kirinya mencari cari telpon genggamnya…ia langsung memencet panggilan cepat 1, namun

NOMOR YANG ANDA TUJU SEDANG BERADA DILUAR JANGKAUAN..SILAHKAN COBA BEBERAPA SAAT LAGI

Sakiiit..

Sangat sakiit..

“argg…baby, neomu appo..”rintih kibum berurai airmata

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“skali skali menghirup udara seoul enak jugaa’ senang kibum saat berjalan jalan di seryu street *ngarang :p*…ia bosan berada dirumah terus..apalagi seorang diri..ani, berdua diri dengan baby kecilnya..

“hmm..aku butuh baju baru…dan juga..baju baby kecilkuu..hihihi”kekeh kibum, mengelus lagi perutnya yang agak membuncit..

“kkaja baby kita ke mall..go go kibum n baby”

Kibum berjalan menelusuri pusat perbelanjaan terkenal di seoul itu..melangkahkan kakinya menuju ke baby shop terlebih dahulu..takjub dengan berbagai perlengkapan bayi yang ada disana..memilih beberapa baju baby yang lucu dan tersenyum sendiri..membayangkan babynya memakai baju baju lucu ituu..

“pasti imut..ani..tampan seperti jinki juga”senang kibum, walaupun hatinya agak perih menyebut nama jinki..

Setelah puas berkeliling cukup lama, akhirnya kibum keluar tanpa membeli apapun..kan masih lama…kibum melangkahkan kakinya ke MADAM HYUNDA, tempat langganannya, namun terkejut dengan apa yang dilihatnya…

“jin..ki??” panggil kibum tak percaya

Jinki menoleh dan kaget kibum berada disana..tunggu, siapa wanita yang bergelayut manja di tangan jinki ituu??

“jinki..kenapa kau disini?” Tanya kibum tak percaya..

Jinki tampak panic, melepaskan pegangan wanita itu dan menarik kibum keluar…

APPO

NEOMU APPO

“jinki..bisa kau jelaskan semuanya?” Tanya kibum mencoba agar nada bicaranya terdengar biasa…

“aku..aku..” gagap jinki

“sudah berapa lama?” Tanya kibum tepat sasaran

“akuuu..”

“JAWAB AKU LEE JINKI!! SIAPA WANITA ITU?? SUDAH BERAPA LAMA KAU BERHUBUNGAN DENGANNYA??” triak kibum keras, tanpa memperdulikan sekitarnya…orang yang berlalu lalang tau bahwa ini akan menjadi pertengkaran hebat, mencoba tak memperdulikan mereka terus berjalan..

Jinki terdiam…menarik nafas dan menatap kibum lagi

“sebulan yang lalu..ia sekretaris ku” jawab jinki mantap

Jadi begitu..tepat saat kau mulai lembur…

“aku mau kita bercerai”

GLEGAAR

Bagai petir di siang bolong, ucapan jinki menyambar kibum

“aku sudah tak mencintaimu lagi..aku bosan denganmu..kau begitu manja..sebentar sebentar merajuk..aku lelah..surat perceraian akan kukirim besok..bye..trima ksih atas segalanya” jinki melangkah meninggalkan kibum yang mematung bagaikan manusia yang tak punya prasaan..bosan dijadikan alas an?? tangan kibum tiba tiba reflex memegang perutnya..

APPO

NEOMU APPO

“baik lah..kalau memang itu mau mu…” kibum beranjak dari situ dengan berurai airmata..

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kibum selesai menandatangani surat perceraian nya…pengacara jinki menjabat tangan kibum dan pergi..begitu juga dengan kibum yang kini siap dengan kopernya, berdiri menatap rumahnya yang berisi kenangan manis dengan jinki..tapi semua hanya masa lalu..

“kim kibum, nae baby..kita sudah bersama selama 3 tahun..3 tahun waktu yang cukup lama untuk mengenal segala sesuatu tentangmu..bagiku ku kau segala galanya..kau melengkapi hidupku..kau membuat hari hari ku lebih indah..lebih berarti..kau selalu membuatku tersenyum bahkan saat duka skalipun..dengan mengingatmu saja, hati ku sudah tenang..walaupun terkadang kau cerewet menyruhku untuk menjaga kesehatanku, menyuruh ku ini itu, aku tak bisa marah padamu..kesal pun aku tak bisa..karna aku mencintaimu, sayang…pertengkaran yang ada malah smakin menguatkankan hubungan kita..sedari awal kita bertemu aku berjanji akan slalu mencintaimu..akan slalu ada untuk mu..akan slalu menjadi sandaran hatimu..akan slalu melindungimu..sampai tibalah saatnya sekarang, aku ingin kau slalu ada disisi ku..siang malam..setiap hari setiap jam selamanya bersama menjalin sebuah keluarga sederhana nan harmonis..will you marry me??”

Ya..semuanya hanya masa lalu…semua janji itu hanya masa lalu..sumpah itu hanya masa lalu..tak berlaku untuk sekarang dan seterusnya...ani tak berlaku untuk selamanya…

“maaf baby, kita harus pergi”
Lirih kibum, terisak kecil, menarik kopernya menjauh..

CINTA KITA HANYA SAMPAI DISINI

OUR LOVE IS OVER


THE END

fanfict ONKEY - WEDDING sekuel of CONFESSION

“baby…”panggil kibum manja, memeluk jinki erat dari belakang, sedikit membuat namja tampan yang sedang asik memilih milih tuxedo terperanjat..

“wae baby?”balas jinki, menggenggam erat tangan kibum yang melingkar di pinggangnya, tersenyum manis..

“kau mau aku mengenakan apa di pesta pernikahan kita??” Tanya kibum yang kini tengah menyandarkan dagunya di bahu jinki…

Jinki tersenyum, membuat wajahnya smakin tampan..menoleh pada calon anaenya yang tampak kebingungan..

“kau slalu tampak cantik apapun yang kau kenakan baby…”puji jinki sungguh sungguh, membalikkan badannya, menggenggam tangan sang baby erat…

“gombal” malu kibum sambil memukul pelan dada jinki..jinki tertawa ringan..melepaskan genggaman tangan kanannya,mengelus pipi kibum yang mulai bersemu merah..

“its true baby…neomu yeppeo”puji jinki lagi

Blusssshhh

“sudah ah..hmmm kalau begitu, aku mau memakai gaun saja..otte??” Tanya kibum lagi, tampak penuh harap pada jinki..

“hmmmm..terserah sayang, bagiku kau akan slalu cantik kapanpun dan dalam kondisi apapun”jawab jinki, tersenyum pada calon anaenya itu..

“gomawo baby..nah gaun yang mana yaaaa??”
Kibum segera berlari ke sudut gaun pengantin di toko itu..tinggal menghitung hari saja mereka resmi menjadi sepasang suami istri sehidup semati…undangan sudah disebar…keduanya juga sibuk mempersiapkan segala sesuatu sedetail detailnya…

“baby..yang ini otte??” kibum menunjukkan gaun pengantin dengan potongan sederhana bewarna putih mutiara dengan sedikit aksen renda di bagian bawah gaun..

“good…” jinki memberikan penilaiannya yang langsung disambut senyum sumringah kibum..

“kalau begituu ayo kita pilih tuxedo untuk mu baby..kajja” kibum menarik lengan jinki ke sudut toko yang menyediakan bermacam macam tuxedo..mereka sik memilih milih tuxedo yang akan dikenakan jinki tepat dihari bahagia mereka..kibum mebayangkan jinki pasti akan terlihat tampan malah sangat tampan saat hari pernikahan mereka..
“hwaaaa…aku sudah tidak sabaaaar” triak kibum dalam hati

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“baby..” seru jinki dari seberang sana..

“apa??? Kau dimana??” Tanya kibum penasaran…

“dihatimuuu” jawab jinki, diikuti dengan tawa renyah nya.

“ish, baby bercanda teruss.. aku serius..aku sudah gerah dengan gaun ini..kapan kau dating???” cemberut kibum, mengipasi dirinya yang mulai berkeringat walaupun tak seberapa (?)

“ sabar baby..aku masih dijalan..macet…”

“aku kan sudah bilang, bangun jam5 pagi..begini kan jadinyaa???”omel kibum pada jinki lewat handphone nya

“baby..jangan marah marah, nanti cantikknya hilang lho..kan kamu udah capek capek dandan…” goda jinki

“babyyy” triak kibum kesal, namun dalam hati ia senang dengan perkataan jinki barusan..

“baby…kau pasti sangat cantiik sekarang” ujar jinki lagi

“tau darimana???” Tanya kibum, memainkan cincin silver bertuliskan nae key di tangannya..cincin yang akan menjadi  penyatu mereka nantinya..

“nae key kan slalu cantik kapan pun dimana pun”

“gombaaaaal”

“SARANGHAE BABYYYYY”

“g perlu triak triak kan baby??? Telinga ku sakit” kesal kibum, sedikit menjauhkan telinganya dari handphone nya..

“hehehe..ayo jawab baby..”desak jinki

“ne ne..nado saranghae lee jinki…”  ujar kibum kemudian tertawa mendengar kelakuan calon suaminya yang kekanakan…

“ah..sudah mulai jalan..annyeong baby”

PIIP

“dasar onyunyuuuu..cepatlah dating sayaaaang” pekik key, menggenggam erat cinicinya..

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“daesung, mana adik mu??” Tanya yesung mendapati putranya yang notabene empunya pesta belum dating..

“molla appa..tadi saat ku telpon, jinki bilang ia terjebak macet” jawab daesung, hyungnya jinki sambil menatap jamnya..

“setengah jam”
Keluh kibum di ruang tungguu..kenapa appanya belum menjemputnya untuk berjalan menuju altar??? Apa babynya masih terjebak macet???

“baby..kamu dimana???”

+++++++++++++++++++++

“hey ini sudah 1 jam..anak itu dimana?? Liat para tamu mulai meninggalkan ruangan..aishhh” panic yesung, appa jinki..satu jam berlalu jinki belum juga dating..yesung sudah menghubungi jinki berkali kali, tapi tak aktif…ada apa ini??? Jinki kan slalu ontime??

“APPA !!! APPA !!!!” triakan daesung yang keras cukup menggegerkan seisi katedral..tampak daesung berlari dengan nafas terengah engah mendatangi apanya..dan anehnya, daesung berurai airmata..

“JINKI…JINKI..APPA..JINKI KECELAKAAN..JINKI..JINKI TEWAS DITEMPAT!!!” pekik daesung kemudian terduduk di lantai…menangis keras..

GLEGAAARRRR

“MWOO??? JINKI??? JINKI…..” raung ryeowook ibunda jinki pilu…sekejab saja beliau pingsan...para tamu undangan pun khawatir dan prihatin..beberapa mulai mengerubungi keluarka jinki…yesung berjalan menjauh….anaknya..anaknya jinki telah menduluinya…”jin..ki ah..”isak yesung,bersandar pada tembok katedral..”tuhan, mengapa kau mengambil anakku justru dihari bahagianya???

Tragedy di hari yang seharusnya menjadi hari bahagia???
Sungguh tragis..

++++++++++++++++++++++

“ya ampunnn” keluh kibum..ini sudah dua jam berlalu..keterlaluan..ia mulai marah pada jinki..bagaimana tidak,,jinki tak kunjung dating dan sekarang ia me non aktifkan handphonenya…

“kenapa appa juga belum kesini??” rasa penasaran menghampiri kibum..kibum memutuskan keluar mencari tau ada apa sebenarnya..dengan hati hati kibum berjalan, mengangkat gaunnya, takut rusak karna jinki belum melihatnya sekarang..kibum menelusuri lorong katedral dan sampai di dalam ruangan yang akan menjadi saksi sumpah setianya..

Heii, kenapa semua undangan tidak duduk pada tempatnya?? Dan kenapa jumlah mereka mulai menyusut..hmm, sepertinya mereka mengerubungi sesuatu..

Kibum mendekat perlahan, sedikit mengendap endap, tak mau kehadirannya disadari orang lain

“huuuhuuuuhuuuu..jinki ah…jinki….” Isak seseorang

Bukankah itu wooki umma?? Mengapa ia menangis?? Dan daesunghyung kenapa duduk dilantai seperti orang menderita begitu??? Mengapa ia menangis?? Mengapa tampangnya kusut?? Mengapa umma juga menangis?? Mengapa appa memeluk yesung appa?? Ada apa ini???

“jinki anakku…kenapa tak? Kenapa harus kau yang mengalami kecelakaan??? Mengapa tuhan harus merebutmu dari kami??” ratap wooki umma

Tunggu…tuhan merebut jinki??

“ada apa ini??” Tanya kibum yang sudah tak bisa menyembunyikan rasa penasarannya yang kian meninggi…prasaannya juga mulai cenat cenut..

Semua tamu kaget dengan kehadiran kibum..mereka menunduk..ada juga yang memandang iba..

“kibum ah…”daesung mendekati kibum mencoba merangkul bahunya..

Kibum menepis tangan daesung

“ada apa hyung??? Mengapa umma menangis?? Apa yang terjadi pada jinki??” tuntu kibum, menatap daesung tajam

“jin..jinki ah..”

“JAWAB HYUNG!!!” bentak kibum

“jinki..jinki mengalami kecelakaan beruntun..dan..dan jinki menghembuskan nafas terakhirnyaaa”

Hening

Kibum terpaku…apa?? Apa yang dikatakan daesung hyung??

“hahahahaha..jangan bercanda hyung” tawa kibum, terdengar sedkit mengerikan

Daesung menggeleng..kembali berurai airmata
“itu benar kibum ah..” isak daesung, menghapus airmatanya, namun percuma airmatanya tak berhenti mengalir

“HAHAHAHAHA..BOHONG !!!” triak kibum histeris..airmata perlahan turun membasahi pipinya

“kibum ah..”

“BOHONG..KALIAN SEMUA BOHONG..JINKI KU MASIH HIDUP..IA PASTI DATANG..”

“kibum ah..tenang nak"

“ARRRRRGGGHHHHHHHH” kibum berteriak histeris berlari keluar katedral…jadi itu maksud annyeong tadi??? Jinki ah..jinki…..

Kibum terus berlari tak memperhatikan dirinya lagi…make up minimalis yang menghias dirinya mulai luntur oleh keringat dan airmata..ujung gaunnya robek..ia tak peduli..yang ia butuhkan hanya jinkinya saat ini

Brrruuuk

Kibum tersandung.. ia jatuh..darah menetes dari sudut mulutnya..sakit..tapi lebih sakit lagi hatinya..ia menangis..wae jinki??? Bukan kah kau berjanji kita akan bersama selamanya?? Wae jinki?? WAEE???

“JINKI AHHH” histeris kibum memukul tanah…”JINKI AH..KEMBALILAH PADA KU…JINKIII” lagi, kibum memukul mukul tanah..airmata tak henti hentinya mengalir dari mata kucingnya..

“jinki ah…kenapa kau meninggalkanku??? Jinki ah..kenapa kau pergi???” ratap kibum

“kibum ah..”

Deg

Kenapa??? Kenapa suara jinki masih terngiang ngiang…

“kibum ah..”

Lagi..kibum menutup telinganya..menggeleng gelengkan kepalanya…

“nae key..”

Ini bukan halusinansi atau fatamorgana atau imajinasi atau semacamnya..hanya satu orang yang memanggilnya key..ONEW NYA..kibum menoleh kebelakang..benar itu onewnya..benar itu jinkinya..

“jin ki ah..??” panggilnya tak percaya..

“ne baby..ini aku” jawab jinki

“tapi mereka bilang kau.kau..” lanjut kibum

“aku memang kecelakaan..bruntung aku lekas loncat dari jok kemudi..korban yang meninggal adalah lee junki bukan aku” jelas jinki

“benarkah kau jinki ku?? Nae onew??” lirih kibum

“ne..aku lee jinki..onewnya key”

Tap tap tap

“JINKIIII” kibum berlari dalam pelukan jinki..merengkuh tubuh tegap itu erat..menangkup wajahnya, kemudian menyiumi tiap inci wajahnya..

“benarkah ini kau baby??” Tanya kibum masih tak percaya..berurai airmata

“ne sayang” jinki tersenyum

Senyum yang sama..suara yang sama..aroma bvlgarri yang sama..ini jinkinya..ini onew nya..

“jinkiiii” tangis kibum kian meledak di pelukan jinki..jinki mengusap lembut kepala kibum..

“uljima..aku sudah disini sekarang..uljimaa ne” bisik jinki menenangkan kibum…perlahan isakan kibum mereda dantangan mungilnya kembali menangkup wajah jinki..

“kau terlukaa baby”

“kau juga sayang..ahh, aku ada ide..baby, usaplah darah di bibirmu..” pinta jinki yang kini tengah mengusap darah di pelipisnya dengan jempolnya..kibum melakukan hal yang sama..

“baby kemarikan tanganmuu”

Jinki menyatukan jempolnya dan jempol kibum yang bernoda darah..menekannya “ mulai sekarang lee jinki adalah milik kim kibum..kim kibum adalah miliknya lee jinki dalam segala keadaan..tak ada yang dapat memisahkan kita layaknya darah yang menyatu ini..selamanya”

Kemudian jinki meraih dagu kibum dan mulai menghapus batas diantara mereka..bibinya bertemu dengan bibir tipis kibum, lembut…

“sekarang kita resmi menjadi suami istri..tak perlu undangan..tak perlu acara mewah..tak perlu pendeta..hanya kita dan tuhan..” bisik jinki lembut..kibum kembali berurai airmata dan menyurukkan wajahnya di dada jinki..sangat berterima kasih pada tuhan yang menyelamatkan nyawa orang yang paling dicintainya..tuhan, jagalah cinta kami ini selamanya sampai maut memisahkan kami..hanya kau yang bisa melindungi dan membimbing cinta kami…amin..

“saranghae…”

“nado saranghae…”

THE END

fanfict ONKEY - CONFESSION

“HUUUFFFT”keluh jinki,menghela nafas saat melihat pemandangan di luar..basah dimana mana..

“wae baby??”Tanya jinki sambil merengkuh lembut pinggang langsing kibum, menyandarkan dagunya di bahu kibum..berharap dapat menghilangkan penat yang tiba tiba menghampirinya..

“aku tidak suka hujan”keluh kibum, mengerucutkan bibirnya kesal..neomu kyeopta..

CHU~

Jinki mencium gemas pipi tirus kibum, melukiskan rona merah dipipi kibum..suasana yang semula dingin menjadi sedikit hangat..

“aku suka hujan”ujar jinki seraya mengeratkan pelukannya..menghirup dalam dalam wangi orange yang menyegarkan khas kibum..hahhh, sedikit menenangkannya...

“wae?? Bukan kah hujan menyebabkan banjir?? Bukankah hujan mneyebabkan genangan air kotor yang uuhh jorok”tuntut kibum, menoleh pada jinki yang tengah menyembunyikan wajahnya di leher kibum..

“kau akan tau nanti..ah, sudah mulai reda..kajja ikut akuu”

Jinki menggenggam lembut tangan kibum seraya mengajaknya ke suatu tempat..

“ah…pakai dulu boot mu..nanti kotor”

Jinki mengambil sepasang sepatu boot bewarna pink dan biru..memakaikan boot pink pada kibum dan boot biru untuk dirinya sendiri..

“kajja”

Menarik tangan kibum, mengajaknya ke suatu tempat..
Mereka menelusuri pepohonan pinus yang tumbuh di belakang villa jinki..hmmm, wangi pinus menyerbak menyegarkan..kibum yang tak tau menau arah tujuan mereka hanya mengikuti jinki yang membimbingya..

“hampir sampai baby”

Benar hampir sampai….

Siluet apa itu?? seperti danau???

Benar…Danau kecil yang indah..hei bukankah itu rusaa?? Ya ampuun, aku bisa melihat binatang langka itu,,kyeoptaa…dan ada bunga liar yang tumbuh juga..neomu yeppo…

Kibum berlari lari kecil menuju tepi danau..airnya jernih..

Pluung

“segaaar”seru kibum saat mencelupkan kaki kanannya kedalam air danau yang jernih..

Jinki tersenyum senang melihat kelakuan baby nya itu..polos..

“baby liat, ada bunga marigold disini..cantiknyaa’” seru kibum, melambai lambaikan tangannya, memanggil jinki untuk mendekat..

“ada yang lebih cantik baby..coba liat ke atas” pinta jinki pada kibum..

Kibum mendongak ke atas mencari cari sesuatu yang lebih indah dari bunga bunga liar yang ditemukannya tadi..

“apa sihh baby?? Aku…wahh benar, cantik” puji key saat melihat pelangi mulai menghiasi langit stelah hujan..merah jingga kuning hijau biru nila ungu..kyeoptaa..

“kau tau? Ini yang paling kusuka dari hujan baby..pelangi yang cantik, seperti dirimu..warna nya yang beragam dan indah mengingatkanku pada dirimu yang slalu ceria..selalu tertawa…selalu tersenyum..cantik.”ungkap jinki yang tau tau sudah merangkul bahu kibum…kibum menoleh pada jinki, kaget akan kehadiran yang tak disadarinya kemudian menunduk..

“wae baby?”Tanya jinki sambil mengangkat lembut dagu kibum..rona merah mulai menghiasi pipi tirusnya..yeppeo..

“kau..slalu berhasil membuatku malu”tutur kibum, kmbali menunduk

Jinki tertawa kecil..kembali mengangkat lembut dagu kibum…”kenapa harus malu baby?? Aku berkata jujur kok..kau secantik pelangi…bahkan lebih cantik”

Kibum kembali tersenyum dan memukul dada jinki pelan..jinki tersenyum, membawa kibum dalam pelukannya…
“gomawo baby”ucap kibum..

Lagi lagi jinki tersenyum…ah, ia baru ingat..
“baby…aku mau mengakui sesuatu” jinki melepaskan pelukannya membuat kibum heran..jinki mundur beberapa langkah, kemudian tersenyum penuh arti pada kibum..membuat kibum luluh dengan senyuman itu..

“kim kibum, nae baby..kita sudah bersama selama 3 tahun..3 tahun waktu yang cukup lama untuk mengenal segala sesuatu tentangmu..bagiku ku kau segala galanya..kau melengkapi hidupku..kau membuat hari hari ku lebih indah..lebih berarti..kau selalu membuatku tersenyum bahkan saat duka skalipun..dengan mengingatmu saja, hati ku sudah tenang..walaupun terkadang kau cerewet menyruhku untuk menjaga kesehatanku, menyuruh ku ini itu, aku tak bisa marah padamu..kesal pun aku tak bisa..karna aku mencintaimu, sayang…pertengkaran yang ada malah smakin menguatkankan hubungan kita..sedari awal kita bertemu aku berjanji akan slalu mencintaimu..akan slalu ada untuk mu..akan slalu menjadi sandaran hatimu..akan slalu melindungimu..sampai tibalah saatnya sekarang, aku ingin kau slalu ada disisi ku..siang malam..setiap hari setiap jam selamanya bersama menjalin sebuah keluarga sederhana nan harmonis..will you marry me??”

Hening….hanya bunyi riak air yang dibuat oleh beberapa ikan kecil yang terdengar..rerumputan yang agak tinggi juga bergoyang seiring ditiup oleh angin semilir..membuat suasana menyejukkan…kibum terdiam menatap jinki…pikiran dan hatinya tak sejalan, berkecamuk..kacau lebih tepatnya..

Jinki yang merasa tak mendapat respon dari kibum, tiba tiba merasa sedikit malu..uh, bagaimana kalau kibum hanya menganggap ini hanya lelucon?? Argghh, susah payah ia mempersiapkan sgalanya..

“a..aku tak pandai merangkai katakata yang lebih romantic dari ini..hahahaha..aku.ak..”perkataan jinki terpotong saat kibum menyeruak kedadanya..memelukknya erat..

“hiks hiks”

“eh?? Baby kenapa menangis???” jinki panic mendapati kibum menangis di dadanya..

“sst..uljimma”

Namun tangis kibum smakin keras..
Jinki smakin panic, yang ia lakukan hanya mengusap usap lembut kepala kibum..

“mianhae aku membuatmu menangis..mian..”

“I..do..”lirih kibum ditengah tangisannya

“eh??”

‘I DO LEE JINKI..AKU BERSEDIA MENIKAH DENGAN MU” kibum sedikit berterik mendapati jinki yang tak kunjung mengerti maksudnya, kembali menyurukkan wajahnya di dada jinki, namun gagal karna kini jinki menangkup wajahnya, mensejajarkan wajah mereka

“maksudmu?? Kau menerima lamaranku??”Tanya jinki tak percaya, seraya menghapus airmata kibum

“ne baby..i do..aku akan slalu disisimu tiap menit tiap jam tiap hari sekarang dan selamanya”jelas kibum, rona merah tampak menghiasi pipinya..matanya mulai menghindari tatapan jinki..

Hati jinki srasa akan meledak..KIBUM MENERIMANYA!!!!! HIP HIP HOORAYYYY!!!!

“baby..”panggil jinki..

“ne”kibum masih mengalihkan pandangannya dari jinki..

“baby, tatap aku”

Dengan malu malu kibum menatap jinki, tepat pada mata sipitnya yang memancarkan kebahagiaan tak terkira..

“gomawo baby..gomawo kau bersedia menikah denganku..aku janji akan membahagiakanmu..”

“ne baby..”

Perlahan, wajah mereka saling berdekatan dan kemudian menghapus batas saat bibir keduanya bertemu…

Kupu kupu cantik yang berterbangan tampak turut bahagia akan kedua sejoli ini..anginpun bertiup, menggoyangkan bunga bunga liar nan cantik, seolah olah menari senang…

Semoga, semoga cinta mereka berdua abadi untuk slamanya..


THE END

Senin, 02 Mei 2011

BUNUH DIRI

Bunuh diri (dalam bahasa Inggrissuicide; dalam budaya Jepang dikenal istilah harakiri) adalah tindakan mengakhiri hidup sendiri tanpa bantuan aktif orang lain. Alasan atau motif bunuh diri bermacam-macam, namun biasanya didasari oleh rasa bersalah yang sangat besar, karena merasa gagal untuk mencapai sesuatu harapan.


Bunuh diri adalah perbuatan menghentikan hidup sendiri yang dilakukan oleh individu itu sendiri atau atas permintaannya.



Pada dasarnya, segala sesuatu itu memiliki hubungan sebab akibat (ini adalah sistematika). Dalam hubungan sebab akibat ini akan menghasilkan suatu alasan atau sebab tindakan yang disebut motif.
Motif bunuh diri ada banyak macamnya. Disini penyusun menggolongkan dalam kategori sebab, misalkan :
  1. Dilanda keputusasaan dan depresi
  2. Cobaan hidup dan tekanan lingkungan.
  3. Gangguan kejiwaan / tidak waras (gila).
  4. Himpitan Ekonomi atau Kemiskinan (Harta / Iman / Ilmu)
  5. Penderitaan karena penyakit yang berkepanjangan.
Dalam ilmu sosiologi, ada tiga penyebab bunuh diri dalam masyarakat, yaitu
  1. egoistic suicide (bunuh diri karena urusan pribadi),
  2. altruistic suicide (bunuh diri untuk memperjuangkan orang lain), dan
  3. anomic suicide (bunuh diri karena masyarakat dalam kondisi kebingungan).

Pandangan Islam


Ayat Al-Qur'an tentang larangan bunuh diri

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." (An-Nisa' : 29) "Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al Qur'an)." (QS. Al-Kahfi ; 6)


Hadits-Hadits tentang larangan bunuh diri

Hadits 86. (Shahih Muslim) Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw., bersabda : “Siapa yang bunuh diri dengan senjata tajam, maka senjata itu akan ditusuk-tusukannya sendiri dengan tangannya ke perutnya di neraka untuk selama-lamanya; dan siapa yang bunuh diri dengan racun, maka dia akan meminumnya pula sedikit demi sedikit nanti di neraka, untuk selama-lamanya; dan siapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari gunung, maka dia akan menjatuhkan dirinya pula nanti (berulang-ulang) ke neraka, untuk selama-lamanya.”
Hadits 87. (Shahih Muslim) Dari Tsabit bin Dhahhak ra, dari Nabi saw., sabdanya : “Tidak wajib bagi seseorang melaksanakan nazar apabila dia tidak sanggup melaksanakannya.” “Mengutuk orang Mu’min sama halnya dengan membunuhnya.” “Mengadakan tuduhan bohong atau sumpah palsu untuk menambah kekayaannya dengan menguasai harta orang lain, maka Allah tidak akan menambah baginya, bahkan akan mengurangi hartanya.”
Hadits 88. (Shahih Muslim) Dari Tsabit bin Dhahhak ra, katanya Nabi saw., sabdanya : “Siapa yang bersumpah menurut cara suatu agama selain Islam, baik sumpahnya itu dusta maupun sengaja, maka orang itu akan mengalami sumpahnya sendiri. “Siapa yang bunuh diri dengan suatu cara, Allah akan menyiksanya di neraka jahanam dengan cara itu pula.”
Hadits 89. (Shahih Muslim) Dari Abu Hurairah ra, katanya : “Kami ikut perang bersama-sama Rasulullah saw., dalam perang Hunain. Rasulullah saw., berkata kepada seorang laki-laki yang mengaku Islam, “Orang ini penghuni neraka.” Ketika kami berperang, orang itu pun ikut berperang dengan gagah berani, sehingga dia terluka. Maka dilaporkan orang hal itu kepada Rasulullah saw., katanya “Orang yang tadi anda katakan penghuni neraka, ternyata dia berperang dengan gagah berani dan sekarang dia tewas.” Jawab Nabi saw., “Dia ke neraka.” Hampir saja sebahagian kaum muslimin menjadi ragu-ragu. Ketika mereka sedang dalam keadaan demikian, tiba-tiba diterima berita bahwa dia belum mati, tetapi luka parah. Apabila malam telah tiba, orang itu tidak sabar menahan sakit karena lukanya itu. Lalu dia bunuh diri. Peristiwa itu dilaporkan orang pula kepada Nabi saw. Nabi saw., bersabda, : “Kemudian beliau memerintahkan Bilal supaya menyiarkan kepada orang banyak, bahwa tidak akan dapat masuk surga melainkan orang muslim (orang yang tunduk patuh).
Hadits 90. (Shahih Muslim) Dari Syaiban ra., katanya dia mendengar Hasan ra, bercerita : “Masa dulu, ada seorang laki-laki keluar bisul. Ketika ia tidak dapat lagi menahan sakit, ditusuknya bisulnya itu dengan anak panah, menyebabkan darah banyak keluar sehingga ia meninggal. Lalu Tuhanmu berfirman : Aku haramkan baginya surga.” (Karena dia sengaja bunuh diri.) Kemudian Hasan menunjuk ke masjid sambil berkata, “Demi Allah! Jundab menyampaikan hadits itu kepadaku dari Rasulullah saw., di dalam masjid ini.

au gelaaap :p

kalo boleh jujur...gw iri banget sama yang lain..gimana g, yang lain pada pinter pinter, cantik cantik, dan yang paling penting, g kayak gw, gendut..

kalo liat foto bareng, pasti gw jijik sendiri liat diri gw..hahahaha, slalu foto gw yang paling jelek n paling g menarik..nasib..nasib..

bukannya gw g mau diet, tapi emang g bisa..segala macam obat udah gw coba tapi tetep aja g bisa...mungkin salah satu jalan keluar yaa plastic surgery atau sedot lemak..tapi biaya nya ituu lhooo, bisa mati gw..g mungkin kan gw seenaknya ngabisin uang ortu gw sebanyak itu..

pas pergi shopping, terpaksa gw harus nahan kesal n sakit ati, karna g da yg pas sama gw..gw iri..iri banget...tapii mau gimana lagi...kadang gw nangis, tapi apa gunanya coba?? g ada yang dengerin gw..g ada yang negrti gw kalau udah masalah ini..semuanya pasti pada pura pura g terjadi apa apa..haahhhh, gw cuma bisa bersabar..mudah mudahan gw bisa lah kayak mereka..amin

the end
*au ah gelap ini serita apaaa

Minggu, 01 Mei 2011

fanfict ONKEY - SAD STORY

Kibum dan jinki sudah lama saling mencintai...mrka bahkan sudah menjalin kasih, mereka berdua sudah mendapat restu dari semua pihak...

jinki mencintai kibum begitu juga sebaliknya...

pada hari itu,grup mereka,shinee,dinobatkan menjadi pemenang disalah satu award bergengsi di korea selatan...sebagai wujud terima kasih pada semua pihak yang mendukung mereka,shinee mempersembahkan hits mereka LUCIFER...

tapi ada yang aneh dengan  kibum...kibum tampak pucat,entah itu karena make up atau efek cahaya...kibum juga  tampak tak bersemangat...berkali kali kibum melakukan kesalahan...saat gilirannya bernyanyi,kibum mengandalkan lipsing...tampak kibum terbatuk batuk...darah mengalir dari hidung kibum...kibum menyekanya dan tetap lanjut menari...sampai akhirnya darah tak berhenti mengalir,kibum sempoyongan dan jatuh...

sontak para artis lain berlarian menuju panggung....jinki memeluk kibum dan berusaha menyadarkannya tapi  nihil...tampak leader suju,leeteuk,menelpon rumah sakit dengan wajah cemas...leeteuk memberitahu jinki ambulance sudah datang...segera jinki menggendong tubuh lemah kibum ke  ambulance...

dirumah sakit,kibum mendapat pertolongan pertama dan segera dipindahkan ke kamar inap...kibum sudah sadar...

"kalau sakit,kamu istirahat saja nae key...jangan paksakan diri" jinki membelai lembut wajah kibum..kibum hanya tersenyum lemah...

"aku tak mau merepotkan kalian...mianhae" lirih kibum

"sudah...istrahat saja" jinki mnyelimuti kibum...tak berapa lama kemdian kibum tertidur...

sejak hari itu,kondisi tubuh kibum menurun....sedikit saja kibum menari, ia langsung terduduk lemas dan mimisan walaupun tak pingsan...member lain sering menyuruh kibum untuk memeriksakan dirinya ke dokter...tapi kibum bersikeras,ini semua hanya karna kelelahan...sampai akhirnya suatu hari,kibum ditemukan pingsan dg darah mengalir dari hidung dan mulutnya dikamar mandi...alhasil kibum harus menginap dirumah sakit untuk beberapa hari..jinki begitu setia menemani kibum dirumah sakit skalipun ia baru pulang dari  jobnya...

suatu pagi..

"kibumssi...saya sudah memperingatkan anda untuk tidak melakukan aktifitas berat,skalipun menari" terdengar dokter sedang menasehati kibum... "ya dokter" jawab kibum seadanya... "ingat,anda sedang menderita kanker yang sampai saat ini kami tidak mengetahui penyebab dan perkembangannya" lanjut dokter...

brak!!!

pintu terbuka...

kibum kaget melihat jinki yang dipastikan sudah mendengar semuanya...dokter keluar meninggalkan mereka berdua....kibum tak brani memandang jinki...

"wae?" tanya jinki...kibum bungkam...

"kenapa kau merahasiakannya?" tanya jinki lagi...kibum menatap jinki dengan airmta yang mulai berlinang...

"mianhae" kibum mencabut selang infus dan berlari keluar...kibum trus berlari dengan langkah terseok seok...

bruk

kibum jatuh di aspal...lutut dan pelipisnya berdarah...kibum bangkit dan duduk dibangku terdekat...darah mulai mengalir dari  hidungnya...batuk darah juga melanda kibum...pandangannya kabur....kibum merasa seseorang memanggilnya...pandangan kibum smakin kabur dan kemudian gelap...kibum jatuh dirumput yang masih berembun...

sudah 3 minggu kibum koma...tak ada perkembangan sedikitpun...jinki begitu setia menemani kibum siang malam...jinki bahkan meng-cancel semua jobnya...yang ia pedulikan hanya kibum sadar dan memanggil namanya lagi..

"nae key...sadarlah...aku merindukanmu" jinki mengusap tangan kibum lembut dengan linangan airmta...tak lama kemudian jinki tertidur disamping kibum...

"nae onew,bangunlah" ujar suara lembut...jinki bangun dan mendapati kibum sadar....semua alat bantu nafas sudah dilepaskan...

"nae key,kau sudah sadar?" tanya jinki tak percaya...kibum mengangguk dan tersenyum...jinki memeluk kibum erat...kibum balas memeluk jinki..

"syukurlah...kau tau betapa aku mengkhawatirkanmu??? kau tau betapa khawatirnya yang lain??" tanya jinki...

"mianhae" jawab kibum...

"aku tak ingin kalian susah karna aku..." lanjut kibum...

kibum memeluk jinki lebih erat...

"nae onew,aku mncntaimu...tak da seorangpun yang bisa menggantikanmu dihatiku...berjanjilah kau akan slalu bahagia" ujar kibum...

"aku mencintaimu...sangat mencintaimu...aku berjanji akan membahagiakanmu" jawab jinki..

kibum melepaskan pelukannya dan tersenyum kemudian berbaring...

"nae onew,aku mengantuk...mungkin tidurku akan lama...annyeong nae onew...saranghae yeongwonhi" bisik kibum...

jinki terbangun...ternyata semuanya hanya mimpi...kibum masih belum sadar...hei,ada yang aneh...sejak kapan kibum tersenyum???

dan kenapa alat itu mengeluarkan bunyi aneh???

jinki memanggil dokter...dokter memeriksa kondsi kibum...alat itu smakin mengeluarkan bunyi aneh nan keras dengan garis lurus panjang,tapi ada satu satu titik yg muncul..

jinki berfirasat buruk.dkter mnggnakan alat yg lain,tp tak da reaksi dr kibum.tiit.swara panjang nan memekakan tlinga bgaung druangan itu.jinki mntap alat yg mnggmbrkan garis lurus itu tak pcya.airmta plahan mngalir dpipi chubby nya.*mav.kami sdh mlakukan yg tbaik*dkter mnpuk bahu jinki pelan n kluar.jinki mndkati kibum.kibum tersenyum,manis skali.jinki mmbelai pipi kibum.dingin.*nado.saranghae yeongwonhi nae key.annyeong*tangis jinki pcah dsmping jsad kibum yg tbujur kaku.ya,kibum tlah pergi utk slamanya.