“eunggg” jinki berdengung kecil..membuka matanya perlahan..mengedarkan pandangannya ke sekitarnya..kenapa semuanya bewarna putih??
Jinki duduk perlahan…”arghh” erang jinki seraya memegang kepalanya yang masih terasa sakit dan pusing..perasaan geli tiba tiba mendera tangan kiri jinki..
”key??”gumam jinki tak percaya saat mendapati key tertidur disampingnya...
“anda sudah sadar??” seorang perawat menyeruak masuk untuk mengecek perkembangan jinki..
“ya..” gumam jinki
“sejak kapan ada kucing di sini?? Oh iya..teman anda yang katanya akan menyelesaikan tagihan pengobatan anda mana??” Tanya perawat itu lagi sambil memeriksa tekanan darah jinki..
“teman??” ulang jinki
“iya teman anda..seorang namja cantik..permisi” jelas perawat itu lagi, kali ini sambil menyusupkan thermometer di armpit jinki
“namja cantik…tunggu dulu..aku diantar namja cantik??” Tanya jinki lagi
“iya tuan..ia membopong anda mati matian dan tanpa alas kaki..kakinya bahkan terluka..ia menjadi bahan pembicaraan para perawat karna rupanya yang tampan tapi cantik..boleh saya keluarkan kucingnya??” Tanya si perawat
“biarkan saja ia disini” pinta jinki
“mm..oke..suhu tubuh anda sudah turun..saya permisi dulu” ujar si perawat sambil melangkah pergi..meninggal jinki dengan segudang pemikiran..
Yang jinki ingat, saat mendekati jam pulang kerja, jinki merasa tubuhnya panas dan kepalanya pusing..beruntung jinki diantar sopir kantor ke apartemennya..ia juga ingat menyapa key..kemudian ia masuk kamar dan mengunci pintu..lalu tiba tiba rasa sakit yang sangat menyerang kepala dan dadanya..ia berteriak kesakitan..kemudian terjatuh berguling guling dilantai..mencengkram erat kepala dan dadanya..samar samar ia mendengar sesuatu mendobrak pintunya keras yang belakangan ia ketahui sesuatu itu adalah key,dari eongannya yang memekakkan telinga…lama jinki berteriak kesakitan sampai ia mendengar pintu terbuka keras dan seseorang meneriakkan namanya kemudian memeluk jinki..pandangan jinki mulai kabur..ia sempat melihat sosok yang menolongnya itu..sepertinya si penolong naked, terlihat dari kulit putih bersihnya yang terekspos dan pergi sebentar kemudian yang jinki rasakan ia telah berada di punggung si penolong..kemudian jinki jatuh pingsan..yah, hanya itu..
Dan sekarang..tiba tiba ia sudah berada di rumah sakit..dan kenapa key yang bisa ada disini..lagi pula ia juga penasaran dengan sosok namja cantik yang kata perawat tadi sudah menolongnya..apakah mereka orang yang sama??? Sepertinya begitu..firasat jinki juga mengatakan bahwa mereka orang yang sama..namja cantik?? Bahkan jadi bahan pembicaraan para perawat..ah, jinki jadi penasaran..
Prasaan geli menjalar di tangan jinki..jinki mengalihkan perhatiannya pada key yang tengah meregangkan tubuhnya..jinki tersenyum..ia tak tau bagaiman key bisa mengikutinya sampai kerumah sakit..tapi jinki senang, ia tak sendirian..jinki membawa key ke dekapannya..mengelus elus kepala kucing imut itu..
“meong” eong key, membuka matanya yang biru..merasa heran saat tau dirinya dalam dekapan jinki..dalam dekapan jinki???
Key membuka matanya lebar..oh no..ia menjadi kucing lagi..hahhh, sedikit kecewa..karna..karna jinki belum melihat sosok manusianya..jinki???
Key memutar badannya..dilihatnya jinki sudah sadar dan kini tengah asik membelai bulu bulu halus key..syukurlah jinki baik baik saja..yah walaupun jinki tak sempat melihat sosok manusianya, key tetap bersyukur dapat menyelamatkan jinki dengan sosok manusianya walaupun mungkin hanya sekali dalam seumur hidup..tak apalah..ini semua demi jinki..
“nae key..hari ini aneh skali..aku jatuh pingsan dan tibatiba ada namja cantik yang menolongku..ahhh..aku jadi ingin bertemu dengannya..membalas kebaikannya..”ujar jinki dengan pandangan menerawang sambil mengelus elus key yang dalam pelukannya..
“here I am jinki..here I am..”batin kibum..
Jinki masih menatap kosong kedepan masih mengelus elus key..”kau tak perlu membalas kebaikan ku jinki..karna aku ikhlas melakukan ini semua..karna kau sangat baik padaku…”batin key lagi
“dan juga karna aku mencintaimu..aku tak ingin melihat orang yang aku cintai menderita” batin key lagi sambil menatap jinki..
.
Tuhan, salahkah aku bila mencintai makhluk mu yang bernama lee jinki ini???
.
.
.
.
“uhuk uhuk uhuk”
Jinki memegangi dadanya yang ikutan sakit akibat batuk yang menyerangnya..sepulang dari rumah sakit malah kondisinya mulai memburuk..key smakin khawatir dengan keadaan jinki ini..
“meong~” key mengeong khawatir..
“aku baik baik saja key..tidak perlu kerumah sakit” tegas jinki..entah ikatan batin apa yang sudah terjalin diantara mereka, jinki entah kenapa memahami eongan key belakangan ini..
“MEONG~”key mengeong keras, mencakar kursi makan yang terbuat dari kayu..kali ini sedikit memaksa jinki..
“ok ok ok..aku kerumah sakit..”jinki mengalah dan mengambil petbox key, kemudian berjalan menuju parkiran tempat mobilnya berada..dan melaju menuju rumah sakit..
“maaf anda dilarang membawa peliharaan ke dalam ruang periksa” tegas seorang dokter..jinki mengangguk, kemudian meletakkan petbox key didepan pintu ruang periksa..”aku kedalam dulu..uhuk..uhuk..jangan nakal” ucap jinki sambil masuk kedalam ruang periksa..entah ini kebetulan atau disengaja, pintu ruang periksa tidak tertutup rapat, jadi key bisa mendengar percakapan dokter pasien itu..
“jadi dok..saya sebenarnya mengidap penyakit apa?? Belakangan ini saya sering batuk batuk dan disertai sesak nafas walaupun tidak akut..dan 4 hari yang lalu saya pingsan akibat sakit kepala dan sakit yang temat sangat di dada..padahal dulu saya baik baik saja..” jinki menyampaikan keluhannya..
“hmm…sepertinya anda menderita asma dan mulai bergerak kearah bronchitis..”jelas si dokter, PARK JUNG SOO
“bronchitis??”ulang key
Jinki terkejut dengan diagnosa dokter park..pasalnya seumur hidup ia belum pernah dinyatakan mengidap asma..apalagi bronchitis..
“tapi dok..bagaimana mungkin bisa?? Selama ini saya sehat sehat saja..memang saya pernah merasa sesak nafas tapi itu dulu dok” sangkal jinki
“mm..sepertinya ada yang menstimulasi asma anda hingga kambuh kembali..apa anda memelihara kucing??” Tanya dokter park, memajukan badannya ke hadapan jinki
DEG
“jadi..jadi ini semua karna aku..??” pelan key
“aku..ak..tapi apa hubungannya dengan kucing dok??” jinki bertanya balik
“bulu kucing dapat menjadi alergi bagi penderita asma” jelas dokter lagi
Jinki terhenyak..sungguh saat ini tubuhnya begitu lemas entah kenapa
“saya sarankan anda segera membuang kucing anda sebelum penyakit anda bertambah parah..saya akan memberikan resep..tapi yang perlu anda ingat mencega lebih baik daripada mengobati..obat itu racun, prilaku hidup sehat yang perlu” dokter park mengakhiri sesi Tanya jawab dengan menyerahkan sehelai resep pada jinki..
“terima kasih dokter park” jinki berjalan lesu dan perhatiannya terpaku pada pintu yang ternyata tak tertutup rapat, lebih tepatnya pada petbox di luar sana..segera menjinjing petbox itu dan melangkah menuju apotik rumah sakit ini..menunggu namanya dipanggil dalam diam..dan meluncur pulang setelah menyelesaikan segala sesuatunya..
Sesampainya di rumah, entah kenapa jinki merasa sepi tanpa eongan manja key..apa kucingnya itu mendengar semuanya??
“nae key..kenapa diam saja?” Tanya jinki seraya mengeluarkan key dari petbox, key langsung melenggang menuju kandangnya..
“hei..hei apa kau sakit??”Tanya jinki lagi yang heran dengan diamnya key..
“kau mencemaskan ku?? Tak usah dipikirkan..ini bukan salahmu”lanjut jinki..mungkin semua orang menganggap jinki gila berbicara dengan binatang..tapi sejak jinki merasa ia mempunyai ikatan batin dengan key, ia yakin key mengerti segala sesuatu yang jinki ucapkan..
Key hanya diam..tiba tiba dirasakannya sentuhan hangat jinki..ahh, key ingin menangis..
“key..ini semua bukan salahmu..akan aku buktikan semua diagnosis dokter park salah..aku akan sehat..ok??” jinki berusaha menenangkan key
Key mengerjapkan matanya kemudian berbalik pada jinki..
“meoowww” key mencoba mengeong seperti biasa, menyuruh jinki meminum obat kemudian istirahat..
“ok..ok..aku akan minum obat dan istirahat..aku pergi dulu..good night nae key..chu~” jinki melayangkan kecupannya pada kepala key..membuatnya batuk lagi..
“gwencanayo..hehe..night baby” jinki melangkah menjauhi key..
“hiks..hiks..” key menangis pelan..sungguh ia tak menyangka ia lah penyebab jinki sakit..sungguh ia tak bermaksud membuat jinki sakit dengan kehadirannya..ia hanya ingin dengan kehadirannya dapat mewarnai hari hari jinki yang dulu sepi..dan apa tadi kata dokter, penyakit ini bisa bertambah parah??
“jinki…jinki” ratap key…ia tak ingin lagi membuat jinki makin sakit..ia harus berkorban..agar orang yang dicintainya sembuh..
.
.
.
.
Jinki terjaga oleh sinar matahari yang menggelitiknya..tersenyum senang saat merasakan nafasnya kembali normal tidak berdengung seperti kemaren malam..melangkahkan kakinya menuju tempat pemberhentian pertamanya, kandang key..
“key..”panggil jinki sambil tersenyum senang, tapi kaget mendapati kandang key kosong melompong..jinki mulai panic..ia cari kesana kemari..tapi nihil, key tak ada..oh tuhan, jangan sampai key pergi..jinki berlari kea rah tangga darurat..siapa tau key masih disekitar sini..
Sementara itu, key tampak bersembunyi dibelakang tong sampah besar di belakang apartemen jinki..ia bersembunyi dari jinki yang memanggilny dari tadi..sungguh key ingin menyahuti panggilan jinki, tapi ia harus pergi dari kehidupan jinki..ini semua demi kebaikan jinki..ini semua demi kelangsungan hidup jinki..key, menoleh pada jinki yang tampak panic..menatapnya lama, kemudian membalikkan badan..melangkah pergi meninggalkan jinki yang masih meneriak kan namanya..
“annyeong jinki ah”
.
.
.
.
Sudah seminggu key meninggalkan jinki..sudah seminggu pula hidup key terasa hampa tanpa kehadiran majikan yang paling disayanginya itu..key berkelana kesana kemari..memutuskan untuk tidak memiliki majikan untuk saat ini, mengingat dan menimbang kejadian buruk yang menimpa jinki..saat melewati perempatan key melihat selebaran yang tertempel di tiang lampu jalan..
“telah hilang, kucing angora berbulu putih bersih dengan warna bola mata biru..apabila menemukannya segera melapor pada LEE JINKI 07-123-2324 atau pada pos polisi terdekat..”
Ah, jadi jinki masih mencarinya..kenapa..kenapa jinki tak melupakannya saja??
Jinki..ah, key begitu merindukannya..arggh, kenapa hati key menjadi tak karuan?? Ah, kerumah jinki saja..walaupun aku hanya bisa melihatnya dri jauh, setidaknya dpat mengobati rasa rindu ini, batin key..kemudian key melangkah cepat sesekali melompat ke apartemen jinki..
Key akhirnya sampai di depan gedung apartemen jinki yang menjulang tinggi..ia tak mungkin masuk dengan mudahnya..key putuskan untuk bersembunyi di parkiran, tempat jinki biasanya memarkirkan mobilnya..lama sekali key menunggu tapi batang hidung jinki tak tampak sama sekali..
“tuan lee masih dirumah sakit ya?? Kasian sekali karna mencari kucingnya ia sampai jatuh sakit akibat asma yang dideritanya..” kata sebuah suara
“benar..sudah seminggu lebih ia dirumah sakit xxx..pasti kucing itu sangat berarti baginya..” kata suara kedua
“jinki..” isak key dan tanpa membuang waktu key berlari secepat mungkin kerumah sakit..sesekali melompati jalanan..ia ingin bertemu jinki nya..
.
.
“hosh..hosh..hosh” nafas key berderu hebat..ia lelah tapi ia harus menemukan jinki dulu..kenapa firasatnya mengatakan jinki berada di ruangan yang paling ujung itu??
Segera key berlari ke ujung..berharap benar itu kamar jinki dan hup, meloncat ke pinggiran jendela dan hampir terjatuh saat melihat pasien dikamar itu..benar itu lee jinki..benar itu majikannya..
“jinki..”isak key..ia tak lagi dapat menahan airmatanya melihat alat bantu pernafasan terpasang pada jinki..”ini semua salahku..huhuhuuhu..andai kita tak bertemu, pasti kau takkan seperti ini” isak key
“tuhan..sembuhkan jinki tuhan..aku ingin sekali berada disampingnya..tapi aku takut aku smakin membuatnya sakit..tuhan..aku tak tau lagi harus bagaimana..tuhan bantu aku dan jinki..sembuhkan ia” doa key sambil menatap jinki pilu..
Sriiiinnng
Cahaya putih lagi lagi menimpa key..membuat tubuh mungil itu terpental ke bawah..key membuka matanya dan…ia berubah menjadi manusia kembali..
“terima kasih tuhan” isak key dan segera berlari menerobos rumah sakit, mencari kamar jinki..itu dia..cklek, key membuka pintunya pelan..takut membangunkan jinki..ya tuhan, lagi lagi key menangis saat menyaksikan kondisi jinki dari dekat..tubuh itu tak lagi kekar..tampak bekas suntikan di tangannya..key menyongsong jinki..menautkan jemarinya di jemari jinki..menyiumi jemari itu seraya menangis..
“jinki..jinki..sadarlah” isak key..sungguh ia tak bermaksud membuat jinki seperti ini..
“key..key” igau jinki
Key menegakkan kepalanya..”ya jinki..here I am..” panggil key
“key..jangan pergi..huks..”igau jinki lagi
“jinki sadarlah..here I am..keymu..maafkan aku telah membuatmu menderita..aku mohon sadarlah jinki..aku takkan pergi lagi..”isak key..hatinya sakit melihat orang yang dicintainya menderita akibat ulahnya sendiri..
Seolah itu manteranya, jinki membuka matanya perlahan..membuat key sedikt berteriak senang..mendekatkan wajahnya pada jinki..
“kau..siapa??” Tanya jinki lemah
“ini aku jinki..aku key..”jawab key
“key ku seekor kucing..key ku..”
“key mu telah berubah menjadi manusia..tuhan mengijinkanku menjadi manusia jinki ah..lihat..lihat mataku..” key mencoba meyakinkan jinki..memang itu konyol tapi setidaknya.
“mata bi..ru..itu hanya milik..nae key”lirih jinki
“benar ini aku..aku key mu..aku tau kau sulit percaya..tapi ini aku…”ucap key..
Jinki menatap sosok namja cantik dihadapannya itu..bukankah..bukankah itu namja yang menolongnya tempo hari..dan mata biru itu..jinki yakin hanya key seorang yang memilikinya..itu key nya!! Key nya kembali
“key..key..” panggil jinki..mengangkat tangannya hendak meraih wajah key..key menyambut tangan jinki dan menempelkan tangan hangat itu di wajahnya..
“iya jinki..ini aku key” isak key
Jinki membawa key dalam pelukannya seperti biasa..dan tangis keduanya pun meledak..
“maafkan aku telah membuatmu menderita jinki..maafkan aku..”isak key..
Jinki melepas pelukannya, mencoba duduk bersandar dan menatap key dalam..
“ini bukan salahmu..jadi jangan seperti itu..justru kau telah membawa warna dalam hidupku..berjanjilah jagan pernah memikirkan untuk pergi lagi dari ku key..berjanjilah..” kata jinki
“aku berjanji..aku takkan pergi lagi..karna kini aku manusia seutuhnya..aku akan slalu ada disisimu ..menjadi sandaranmu..menjadi pelindungmu..menjadi~ eumph” kata kata key terpotong saat bibirnya bertemu dengan bibir tebal jinki..mmm, jadi begini rasanya..rasanya begitu manis..
“kau cukup menjadi kekasihku..kekasih yang aku cintai seumur hidupku..kekasih yang juga mencintaiku seumur hidupnya.,,maukah??” pinta jinki
Lagilagi key menangis..tapi kali ini tangisan bahagia..karna ia menjadi manuia seutuhnya..dan ia menjadi kekasih jinki yang sangat dicintainya..
“I do..” key pun berhambur dalam pelukan jinki..
Tuhan terima kasih atas keajaiban ini, doa mereka berdua dalam hati
THE END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar